• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Aktivis Himbau Stop Buang Sampah di Sungai Balantieng yang Tercemar Mikroplastik

by SDGS Admin
15 Juni 2025
Aktivis Himbau Stop Buang Sampah di Sungai Balantieng yang Tercemar Mikroplastik
31
SHARES
195
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bulukumba, Kabar SDGs – Sungai Balantieng yang menjadi salah satu sumber air utama di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, saat ini menghadapi permasalahan serius berupa pencemaran mikroplastik.

Dalam kegiatan kampanye yang diselenggarakan oleh komunitas Aksi Bulukumba pada Jumat (13/6/25), para pegiat lingkungan menyampaikan protes dengan membentangkan poster di atas tumpukan sampah yang memenuhi sungai, sebagai bentuk keprihatinan terhadap tingkat pencemaran yang terus meningkat.

BACA JUGA

Denpasar Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Denpasar Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

30 Maret 2026
DLH Balikpapan Kendalikan Sampah Selama Ramadan

DLH Balikpapan Kendalikan Sampah Selama Ramadan

28 Februari 2026
PKK Badung Gelar Aksi Bersih Pantai Cemagi

PKK Badung Gelar Aksi Bersih Pantai Cemagi

26 Februari 2026

Sebuah riset terbaru dari Yayasan Ecoton mengungkapkan fakta yang mengejutkan: ikan Kareppe, spesies lokal yang hidup di sungai tersebut, telah ditemukan mengandung mikroplastik.

Dari lima sampel ikan Kareppe yang diambil—masing-masing seberat sekitar 200 gram—hasil analisis laboratorium menunjukkan adanya mikroplastik berjenis fiber dan film di bagian lambung ikan.

Firly Mas’ulatul Janah, peneliti dari Ecoton, menjelaskan bahwa mikroplastik fiber kemungkinan berasal dari serat pakaian yang terlepas saat pencucian, sementara jenis film diduga berasal dari kantong dan kemasan plastik yang telah terurai.

“Jika masuk ke tubuh manusia, mikroplastik sangat berisiko karena mengandung bahan kimia berbahaya seperti BPA, logam berat, serta residu pestisida, yang bisa menyebabkan gangguan hormon, kerusakan organ, bahkan penyakit kronis,” ungkap Firly.

Ia juga menyoroti bahwa pencemaran ini berkaitan erat dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, termasuk kebiasaan membuang limbah rumah tangga langsung ke sungai.

Rifal Gaffar Aldi Pratama Putra, anggota muda dari komunitas Siring Bambu, mengaku kaget saat mengetahui hasil penelitian tersebut. Ia yang ikut terlibat dalam proses pengambilan sampel menyampaikan bahwa ikan Kareppe masih menjadi konsumsi harian warga di sekitar aliran Sungai Balantieng, terutama di wilayah Desa Bulolohe.

“Saya tidak menyangka mikroplastik bisa masuk ke tubuh ikan. Ini sangat mengkhawatirkan, apalagi masyarakat belum sepenuhnya sadar akan bahayanya,” tutur Rifal. Ia berharap agar masyarakat segera berhenti menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan bersama.

Share12SendTweet8
Previous Post

Petani Milenial Sergai Sukses Panen Perdana Melon dengan Omzet Miliaran

Next Post

KMP Jatra II Mulai Beroperasi Melayani Rute Sibolga – Gunungsitoli

Next Post
KMP Jatra II Mulai Beroperasi Melayani Rute Sibolga – Gunungsitoli

KMP Jatra II Mulai Beroperasi Melayani Rute Sibolga - Gunungsitoli

Prabowo Tegaskan Bangun Giant Sea Wall Atasi Ancaman Rob di Pesisir Utara Jawa

Prabowo Tegaskan Bangun Giant Sea Wall Atasi Ancaman Rob di Pesisir Utara Jawa

Discussion about this post

NEWS UPDATE

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

14 Mei 2026
Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

14 Mei 2026
DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

14 Mei 2026
Akses Tol Pattimura Dibangun untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

Akses Tol Pattimura Dibangun untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

14 Mei 2026
Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

14 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.