• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Kemenag Tetapkan Hari Raya Iduladha pada 29 Juni 2023, Ini Alasannya

by SDGS Admin
18 Juni 2023
Kemenag Tetapkan Hari Raya Iduladha pada 29 Juni 2023, Ini Alasannya
25
SHARES
156
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1444 Hijriyah jatuh pada tanggal Selasa, 20 Juni 2023. Dengan ditetapkannya awal Zulhijah ini, maka Hari Raya Iduladha 1444 H akan jatuh pada tanggal Kamis, 29 Juni 2023.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan keputusan ini setelah memimpin Sidang Isbat (Penetapan) Awal Zulhijah di Jakarta pada hari Minggu (18/6/2023).

BACA JUGA

Masjid Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik

Masjid Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik

24 Februari 2026
Tiga Siswa MTs Darun Najah Banyuwangi Wakili Kemenag di Rembuk Anak 2025

Tiga Siswa MTs Darun Najah Banyuwangi Wakili Kemenag di Rembuk Anak 2025

23 Juli 2025
Idul Adha 1446 H, InJourney Airports Salurkan 92 Hewan Kurban Melalui 37 Bandara di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1446 H, InJourney Airports Salurkan 92 Hewan Kurban Melalui 37 Bandara di Seluruh Indonesia

7 Juni 2025

“Sidang isbat telah mencapai kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1444 Hijriyah jatuh pada tanggal 20 Juni 2023. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1444 H akan jatuh pada tanggal 29 Juni 2023,” ujarnya dalam siaran tertulisnya.

Zainut menjelaskan, sidang ini mengambil keputusan tersebut berdasarkan dua alasan. Pertama, laporan dari Direktur Urusan Agama Islam (Urais) menyatakan bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia telah berada di atas ufuk, tetapi masih di bawah kriteria imkanur rukyat yang ditetapkan oleh MABIMS. Diketahui, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara 0° 11,78′ hingga 2° 21,57′, dengan sudut elongasi antara 4,39° hingga 4,93°.

“Dengan parameter-parameter ini, posisi hilal di Indonesia saat ini belum memenuhi Kriteria Baru MABIMS yang menetapkan bahwa hilal dapat teramati secara astronomis jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat,” paparnya.

Alasan kedua adalah, lanjut Zainut, Kemenag telah melakukan pemantauan atau rukyatul hilal di 99 titik di Indonesia.

“Dari 34 provinsi yang telah kami tempatkan pemantau hilal, tidak ada satupun dari mereka yang melihat hilal,” kata Wamenag.

Sidang isbat awal Zulhijah 1444 H ini dihadiri oleh perwakilan dari Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Duta Besar negara sahabat. Hadir juga perwakilan dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, lembaga dan instansi terkait, pimpinan ormas Islam, serta Pondok Pesantren.

Share10SendTweet6
Previous Post

Kemenparekraf dan Altas Beach Fest Hasilkan Kesepakatan Strategis

Next Post

PT Dirgantara Indonesia Bangun Sarana MCK untuk Pondok Pesantren di Bintan

Next Post
PT Dirgantara Indonesia Bangun Sarana MCK untuk Pondok Pesantren di Bintan

PT Dirgantara Indonesia Bangun Sarana MCK untuk Pondok Pesantren di Bintan

Kemenaker Miliki 4 Program untuk Optimalkan Angkatan Kerja Muda

Kemenaker Miliki 4 Program untuk Optimalkan Angkatan Kerja Muda

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Lampung Bangun Akses Wisata Pesisir Tanggamus

Lampung Bangun Akses Wisata Pesisir Tanggamus

22 April 2026
Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.