• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

2 Bendungan di Bogor Diresmikan Presiden Jokowi

Mendukung Pengendalian Banjir di DKI Jakarta

by SDGS Admin
23 Desember 2022
2 Bendungan di Bogor Diresmikan Presiden Jokowi
37
SHARES
232
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BOGOR, KabarSDGs – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/12/2022) pagi.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Bendungan Ciawi di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada pagi hari ini saya nyatakan diresmikan,” ujar Presiden Jokowi yang dilanjutkan dengan pemutaran roda pintu air bendungan.

BACA JUGA

Pemerintah Percepat Pemulihan Bendung Pante Lhong Demi Selamatkan Musim Tanam

Pemerintah Percepat Pemulihan Bendung Pante Lhong Demi Selamatkan Musim Tanam

2 Maret 2026
Pemerintah dan KAI Perkuat Konektivitas Sukabumi–Bogor–Bandung Barat untuk Pertumbuhan Wilayah

Pemerintah dan KAI Perkuat Konektivitas Sukabumi–Bogor–Bandung Barat untuk Pertumbuhan Wilayah

26 Januari 2026
Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Selesai Lebih Cepat, Akses Terowongan Kampung Rambutan Telah Dibuka Bertahap

Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Selesai Lebih Cepat, Akses Terowongan Kampung Rambutan Telah Dibuka Bertahap

16 Juni 2025

Presiden Jokowi menerangkan, keberadaan kedua bendungan tersebut akan mendukung pengendalian banjir di DKI Jakarta.

“Problem besar DKI (Jakarta) sejak dulu adalah tiga hal; banjir, macet, dan tata ruang. Sekarang kita di sini akan berbicara mengenai urusan banjir,” jelasnya.

Dalam upaya pengendalian banjir di DKI Jakarta tersebut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya konsistensi dalam menyelesaikan tiga hal. Pertama, normalisasi 13 sungai yang ada di Jakarta. Kedua, manajemen pemompaan yang ada di waduk-waduk yang ada di Jakarta. Kemudian ketiga, penyelesaian pembangunan tanggul laut juga giant sea wall. Selain itu, Kepala Negara juga mengingatkan agar sodetan Ciliwung menuju ke Banjir Kanal Timur (BKT) segera diselesaikan.

“Di sini ada Gubernur DKI (Jakarta) dan Gubernur Jawa Barat. Saya minta betul agar dituntaskan urusan yang berkaitan dengan banjir di Jakarta secara konsisten, baik yang berkaitan waduk ini selesai, kemudian normalisasi 13 sungai yang ada di Jakarta, urusan sodetan Ciliwung menuju ke BKT, tanggul laut dan giant sea wall, serta pengelolaan pompa-pompa yang ada dengan manajemen yang lebih baik,” terangnya.

Presiden Jokowi optimistis, dengan konsistensi dalam menyelesaian tiga hal tersebut, banjir di Jakarta akan dapat teratasi.

“Kalau tiga hal ini tidak selesai sampai kapan pun Jakarta akan selalu banjir. Siapa pun gubernurnya harus konsisten menyelesaikan tadi yang saya sampaikan. Karena sebetulnya masterplan itu sudah jelas di Bappeda DKI ada, di Kementerian PU juga ada,” ungkapnya.

Diketahui, pembangunan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang merupakan bendungan kering (dry dam). Pembangunan Bendungan Ciawi dimulai sejak tahun 2016 dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,3 triliun. Bendungan ini memiliki daya tampung kurang lebih 6,05 juta meter kubik. Sedangkan Bendungan Sukamahi dibangun sejak tahun 2017.

“Ciawi dan Sukamahi bisa nanti akan mereduksi dari 464 juta meter kubik menjadi 318 juta meter kubik. Kurang lebih nanti 12 kelurahan yang akan menjadi tidak terdampak lagi karena adanya Waduk Ciawi dan Sukamahi ini,” pungkas Presiden Jokowi.

Share15SendTweet9
Previous Post

Pemkot Jambi Beri Penghargaan terkait CSR kepada JNE

Next Post

HTR Nuklir Berpotensi Memenuhi Kebutuhan Energi di Indonesia

Next Post
HTR Nuklir Berpotensi Memenuhi Kebutuhan Energi di Indonesia

HTR Nuklir Berpotensi Memenuhi Kebutuhan Energi di Indonesia

Kemensos dan BI Adakan Pilot Project Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Malang Raya

Kemensos dan BI Adakan Pilot Project Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Malang Raya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

30 April 2026
OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

30 April 2026
Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

30 April 2026
Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

29 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Relaksasi Pelaporan SPT Pajak Diberlakukan Hingga Akhir April

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.