• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
10 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Pemerintah akan Sekolahkan 100 Dokter ke Luar Negeri demi Atasi Kekurangan Dokter Onkologi

by SDGS Admin
27 November 2024
Pemerintah akan Sekolahkan 100 Dokter ke Luar Negeri demi Atasi Kekurangan Dokter Onkologi
30
SHARES
186
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Solo, Kabar SDGs – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa Indonesia masih mengalami kekurangan dokter onkologi. Akibatnya, penanganan kanker untuk anak-anak dan dewasa di Indonesia belum berjalan dengan baik.

“Masalah utama dalam penanganan kanker di Indonesia adalah jumlah dokternya, kita kekurangan dokter onkologi,” ujar Menkes.

BACA JUGA

Prabowo Tegaskan Percepatan Pemenuhan Dokter dan Pembangunan Rumah Sakit

Prabowo Tegaskan Percepatan Pemenuhan Dokter dan Pembangunan Rumah Sakit

30 Agustus 2025
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI membuka Program Bantuan Pendidikan (PBP)

Kemenkes RI Buka Program Bantuan Pendidikan untuk Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis

2 Juni 2022
Kemenkes Mereaktivasi 300 Ribu Posyandu

Perluas Layanan Kesehatan, Kemenkes Mereaktivasi 300 Ribu Posyandu

13 Mei 2022

Dikatakan Menkes, kurangnya dokter ini juga menghambat distribusi alat kesehatan ke rumah sakit di daerah karena tidak ada spesialis yang dapat mengoperasikannya.

Untuk menyelesaikan masalah ini, pemerintah mengambil langkah berani dengan meluncurkan program fellowship dan mengembalikan kolegium kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kami ingin mempercepat program fellowship agar dokter spesialis penyakit dalam bisa melakukan kemoterapi,” jelas Menkes.

Diharapkan langkah ini dapat menambah jumlah dokter yang mampu menangani kanker, sehingga lebih banyak pasien bisa diselamatkan dengan penanganan yang lebih cepat.

Lebih lanjut, Menkes menyampaikan, Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama dengan Tiongkok, India, Jepang, dan Korea untuk mengirimkan 100 dokter setiap tahunnya. Para dokter ini akan mengikuti program fellowship di bidang seperti kardiologi intervensional. Masa pelatihan berkisar antara 6 hingga 24 bulan.

Pemerintah memutuskan untuk mengirim dokter belajar ke luar negeri karena adanya keterbatasan kapasitas pendidikan domestik untuk program fellowship.

Agar program ini berhasil, Menkes menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, terutama kolegium. Tanpa dukungan kolegium, akan sulit mewujudkan peningkatan jumlah dokter spesialis yang berkualitas untuk kemoterapi dan intervensi medis.

“Bagi sebagian orang, langkah ini mungkin tidak popular, tapi kita harus ingat 234 ribu orang meninggal setiap tahunnya,” tutup Menkes.

Share12SendTweet8
Previous Post

Menteri Bahlil Terima Menteri Energi UEA Bahas Percepatan Produksi LNG di Blok Andaman

Next Post

Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Next Post
Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PLN Sambungkan Listrik Gratis untuk 65 Keluarga

PLN Sambungkan Listrik Gratis untuk 65 Keluarga

10 Agustus 2026
FOTILE Perluas Pasar dengan Produk untuk Semua

FOTILE Perluas Pasar dengan Produk untuk Semua

10 Agustus 2026
Zankore by Indosat Dorong Indonesia Jadi Hub AI

Zankore by Indosat Dorong Indonesia Jadi Hub AI

10 Agustus 2026
547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

547 Nelayan Kutai Timur Kantongi e-Pas Kecil

9 Agustus 2026
PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

PLN Beri Pengalaman Belajar untuk Anak

9 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1533 shares
    Share 613 Tweet 383
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1819 shares
    Share 728 Tweet 455
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1539 shares
    Share 616 Tweet 385
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1539 shares
    Share 616 Tweet 385
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1568 shares
    Share 627 Tweet 392

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.