• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Pemerintah akan Sekolahkan 100 Dokter ke Luar Negeri demi Atasi Kekurangan Dokter Onkologi

by SDGS Admin
27 November 2024
Pemerintah akan Sekolahkan 100 Dokter ke Luar Negeri demi Atasi Kekurangan Dokter Onkologi
29
SHARES
181
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Solo, Kabar SDGs – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa Indonesia masih mengalami kekurangan dokter onkologi. Akibatnya, penanganan kanker untuk anak-anak dan dewasa di Indonesia belum berjalan dengan baik.

“Masalah utama dalam penanganan kanker di Indonesia adalah jumlah dokternya, kita kekurangan dokter onkologi,” ujar Menkes.

BACA JUGA

Prabowo Tegaskan Percepatan Pemenuhan Dokter dan Pembangunan Rumah Sakit

Prabowo Tegaskan Percepatan Pemenuhan Dokter dan Pembangunan Rumah Sakit

30 Agustus 2025
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI membuka Program Bantuan Pendidikan (PBP)

Kemenkes RI Buka Program Bantuan Pendidikan untuk Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis

2 Juni 2022
Kemenkes Mereaktivasi 300 Ribu Posyandu

Perluas Layanan Kesehatan, Kemenkes Mereaktivasi 300 Ribu Posyandu

13 Mei 2022

Dikatakan Menkes, kurangnya dokter ini juga menghambat distribusi alat kesehatan ke rumah sakit di daerah karena tidak ada spesialis yang dapat mengoperasikannya.

Untuk menyelesaikan masalah ini, pemerintah mengambil langkah berani dengan meluncurkan program fellowship dan mengembalikan kolegium kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kami ingin mempercepat program fellowship agar dokter spesialis penyakit dalam bisa melakukan kemoterapi,” jelas Menkes.

Diharapkan langkah ini dapat menambah jumlah dokter yang mampu menangani kanker, sehingga lebih banyak pasien bisa diselamatkan dengan penanganan yang lebih cepat.

Lebih lanjut, Menkes menyampaikan, Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama dengan Tiongkok, India, Jepang, dan Korea untuk mengirimkan 100 dokter setiap tahunnya. Para dokter ini akan mengikuti program fellowship di bidang seperti kardiologi intervensional. Masa pelatihan berkisar antara 6 hingga 24 bulan.

Pemerintah memutuskan untuk mengirim dokter belajar ke luar negeri karena adanya keterbatasan kapasitas pendidikan domestik untuk program fellowship.

Agar program ini berhasil, Menkes menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, terutama kolegium. Tanpa dukungan kolegium, akan sulit mewujudkan peningkatan jumlah dokter spesialis yang berkualitas untuk kemoterapi dan intervensi medis.

“Bagi sebagian orang, langkah ini mungkin tidak popular, tapi kita harus ingat 234 ribu orang meninggal setiap tahunnya,” tutup Menkes.

Share12SendTweet7
Previous Post

Menteri Bahlil Terima Menteri Energi UEA Bahas Percepatan Produksi LNG di Blok Andaman

Next Post

Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Next Post
Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Indonesia Naik ke Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

Indonesia Naik ke Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

21 Juni 2026
Pelaku Wisata di Dieng Diminta Tingkatkan Kesiapan Jelang Liburan Sekolah

Pelaku Wisata di Dieng Diminta Tingkatkan Kesiapan Jelang Liburan Sekolah

21 Juni 2026
Loko Café Hadir di Gelaran Vok Pop Music On Track Bareng LRT Jabodebek

Loko Café Hadir di Gelaran Vok Pop Music On Track Bareng LRT Jabodebek

21 Juni 2026
10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

21 Juni 2026
Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

21 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    482 shares
    Share 193 Tweet 121
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    444 shares
    Share 178 Tweet 111
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    447 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    722 shares
    Share 289 Tweet 181

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.