• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Pemerintah akan Sekolahkan 100 Dokter ke Luar Negeri demi Atasi Kekurangan Dokter Onkologi

by SDGS Admin
27 November 2024
Pemerintah akan Sekolahkan 100 Dokter ke Luar Negeri demi Atasi Kekurangan Dokter Onkologi
29
SHARES
182
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Solo, Kabar SDGs – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa Indonesia masih mengalami kekurangan dokter onkologi. Akibatnya, penanganan kanker untuk anak-anak dan dewasa di Indonesia belum berjalan dengan baik.

“Masalah utama dalam penanganan kanker di Indonesia adalah jumlah dokternya, kita kekurangan dokter onkologi,” ujar Menkes.

BACA JUGA

Prabowo Tegaskan Percepatan Pemenuhan Dokter dan Pembangunan Rumah Sakit

Prabowo Tegaskan Percepatan Pemenuhan Dokter dan Pembangunan Rumah Sakit

30 Agustus 2025
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI membuka Program Bantuan Pendidikan (PBP)

Kemenkes RI Buka Program Bantuan Pendidikan untuk Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis

2 Juni 2022
Kemenkes Mereaktivasi 300 Ribu Posyandu

Perluas Layanan Kesehatan, Kemenkes Mereaktivasi 300 Ribu Posyandu

13 Mei 2022

Dikatakan Menkes, kurangnya dokter ini juga menghambat distribusi alat kesehatan ke rumah sakit di daerah karena tidak ada spesialis yang dapat mengoperasikannya.

Untuk menyelesaikan masalah ini, pemerintah mengambil langkah berani dengan meluncurkan program fellowship dan mengembalikan kolegium kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kami ingin mempercepat program fellowship agar dokter spesialis penyakit dalam bisa melakukan kemoterapi,” jelas Menkes.

Diharapkan langkah ini dapat menambah jumlah dokter yang mampu menangani kanker, sehingga lebih banyak pasien bisa diselamatkan dengan penanganan yang lebih cepat.

Lebih lanjut, Menkes menyampaikan, Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama dengan Tiongkok, India, Jepang, dan Korea untuk mengirimkan 100 dokter setiap tahunnya. Para dokter ini akan mengikuti program fellowship di bidang seperti kardiologi intervensional. Masa pelatihan berkisar antara 6 hingga 24 bulan.

Pemerintah memutuskan untuk mengirim dokter belajar ke luar negeri karena adanya keterbatasan kapasitas pendidikan domestik untuk program fellowship.

Agar program ini berhasil, Menkes menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, terutama kolegium. Tanpa dukungan kolegium, akan sulit mewujudkan peningkatan jumlah dokter spesialis yang berkualitas untuk kemoterapi dan intervensi medis.

“Bagi sebagian orang, langkah ini mungkin tidak popular, tapi kita harus ingat 234 ribu orang meninggal setiap tahunnya,” tutup Menkes.

Share12SendTweet7
Previous Post

Menteri Bahlil Terima Menteri Energi UEA Bahas Percepatan Produksi LNG di Blok Andaman

Next Post

Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Next Post
Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia akan Diisi Ahli Jantung Berpengalaman

Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bhayangkara Road Race Jadi Ajang Pembinaan Pembalap Muda

Bhayangkara Road Race Jadi Ajang Pembinaan Pembalap Muda

15 Juli 2026
BP Batam Bangun Bundaran Raja Ali Marhum

BP Batam Bangun Bundaran Raja Ali Marhum

15 Juli 2026
Gubernur Kaltim Usulkan Perusda Jadi Distributor Pupuk

Gubernur Kaltim Usulkan Perusda Jadi Distributor Pupuk

15 Juli 2026
DLH Karawang Perkuat Antisipasi Kebakaran TPA Jalupang

DLH Karawang Perkuat Antisipasi Kebakaran TPA Jalupang

15 Juli 2026
Lewat Forum ACWG-RASA, InJourney Airports Perkuat Konektivitas ASEAN-China

Lewat Forum ACWG-RASA, InJourney Airports Perkuat Konektivitas ASEAN-China

14 Juli 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    934 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1214 shares
    Share 486 Tweet 304
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    922 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    936 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    925 shares
    Share 370 Tweet 231

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.