• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Kemenkes RI Buka Program Bantuan Pendidikan untuk Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis

Program ini diharapkan bisa mempercepat pemenuhan dan pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia

by Editor
2 Juni 2022
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI membuka Program Bantuan Pendidikan (PBP)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI membuka Program Bantuan Pendidikan (PBP)

42
SHARES
264
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Pemerataan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Untuk mengatasi masalah ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI membuka Program Bantuan Pendidikan (PBP).

Program ini sesuai Surat Edaran Nomor HK. 02.02/I/1050/2022 tentang Rekrutmen Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis – Dokter Gigi Spesialis Angkatan XXIX dan Dokter Subspesialis Angkatan XI Kemenkes RI Tahun 2022. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari implementasi transformasi sistem kesehatan pilar kelima, yakni transformasi Sumber Daya Manusia Kesehatan.

BACA JUGA

SDN di Rejang Lebong Terima Bantuan Rehabilitasi Pendidikan

SDN di Rejang Lebong Terima Bantuan Rehabilitasi Pendidikan

15 November 2025
Prabowo Tegaskan Percepatan Pemenuhan Dokter dan Pembangunan Rumah Sakit

Prabowo Tegaskan Percepatan Pemenuhan Dokter dan Pembangunan Rumah Sakit

30 Agustus 2025
Bank DKI Mulai Salurkan KJP Tahap I 2025 Bagi 43.502 Siswa

Bank DKI Mulai Salurkan KJP Tahap I 2025 Bagi 43.502 Siswa

21 April 2025

Budi berharap adanya bantuan pendidikan mempercepat pemenuhan jumlah tenaga kesehatan yang tersebar ke seluruh pelosok Tanah Air. “PBP merupakan bagian yang disiapkan pemerintah dalam rangka penyiapan Program Pendidikan Dokter Spesialis-Subspesialis (PPDS) dan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) sebagai bentuk dukungan pelaksanaan transformasi SDM kesehatan untuk tercapainya pemenuhan dan pemerataan SDM Kesehatan,” katanya di Jakarta, Kamis (2/6).

Bantuan pendidikan PPDS dan PPDGS menjangkau ASN dan Non-ASN dengan latar belakang pendidikan di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan boleh mendaftar.

Calon peserta bantuan pendidikan diutamakan kepada 7 program spesialis yang direkomendasikan oleh RS Pemerintah yang membutuhkan, terutama pada layanan penyakit prioritas dan berkomitmen untuk mendayagunakan setelah selesai pendidikan.

Adapun jenis kepesertaan lain yang diusulkan adalah calon peserta dari Dinas Kesehatan Provinsi, UPT Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan -TNI/Polri dan calon peserta pasca penugasan Nusantara Sehat.

Budi meminta para tenaga kesehatan bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain pemberian bantuan pendidikan ini, pada saat yang sama Kementerian Kesehatan juga bekerjasama dengan Kemendikbud-Dikti untuk Bantuan Biaya Pendidikan yang bisa didapatkan melalui program LPDP.

Budi menjelaskan, ketersediaan tenaga kesehatan spesialis, terutama penyakit-penyakit kronis, masih sangat kurang. Menurut dia, tenaga kesehatan spesialis banyak yang terkonsentrasi di kota-kota besar.

“Penyakit paling besar dampak nyawa dan biaya bagi masyarakat adalah jantung. Masih banyak provinsi tidak bisa memberikan layanan jantung. Akibatnya kalau butuh intervensi harus diterbangkan ke daerah lain,” ujar Menkes di Jakarta, Kamis (2/6).

Budi menargetkan seluruh fasilitas layanan kesehatan di tingkat provinsi bisa memberikan layanan kesehatan jantung pada 2024. Namun, target ini dinilai sulit dicapai karena lamanya proses pendidikan dokter.

Menurut data WHO, rasio dokter untuk warga negara Indonesia adalah 1:1000 dokter, sedangkan di negara maju rasionya 3:1000, bahkan ada juga yang 5:1000. Saat ini, jumlah dokter di Indonesia sekitar 270 ribu, sementara tenaga kesehatan yang memiliki STR dan praktik hanya 140 ribu. Artinya masih ada kekurangan tenaga kesehatan sebanyak 130 ribu.

“Produksi dokter setahunnya hanya 12 ribu, dibutuhkan setidaknya 10 tahun bahkan lebih untuk mengejar ketertinggalan jumlah dokter minimal sesuai standar WHO untuk melayani 270 juta masyarakat Indonesia,” tutur Budi.

Share17SendTweet11
Previous Post

Sistem Pengendali Banjir Jakarta Raih Penghargaan Internasional

Next Post

Presiden Jokowi: Tanaman Sorgum bisa Jadi Alternatif Pangan bagi Masyarakat

Next Post
Presiden Jokowi: Tanaman Sorgum bisa Jadi Alternatif Pangan bagi Masyarakat

Presiden Jokowi: Tanaman Sorgum bisa Jadi Alternatif Pangan bagi Masyarakat

Membangkitkan Kembali Nilai-nilai Pancasila di Era Digital

Membangkitkan Kembali Nilai-nilai Pancasila di Era Digital

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SBY Gelar Pameran Lukisan di Surabaya

SBY Gelar Pameran Lukisan di Surabaya

21 September 2026

Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

21 September 2026
Polinela dan ITERA Perkuat Kerja Sama Akademik

Polinela dan ITERA Perkuat Kerja Sama Akademik

21 September 2026
Brand Fesyen Lokal Kuasai Pasar Internasional

Brand Fesyen Lokal Kuasai Pasar Internasional

21 September 2026
Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

21 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2895 shares
    Share 1158 Tweet 724
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3218 shares
    Share 1287 Tweet 805
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2906 shares
    Share 1162 Tweet 727
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2895 shares
    Share 1158 Tweet 724
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2861 shares
    Share 1144 Tweet 715

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.