• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Menkes: Merokok Berdampak pada Buruknya Kesehatan Masyarakat dan Kerugian Ekonomi hingga 20 Triliun

by SDGS Admin
31 Mei 2023
Menkes: Merokok Berdampak pada Buruknya Kesehatan Masyarakat dan Kerugian Ekonomi hingga 20 Triliun
46
SHARES
285
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

MAGELANG, KabarSDGs – Dalam pidato ICTOH ke-8, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan keprihatinan atas jumlah perokok yang tinggi di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat tiga di dunia dalam hal jumlah perokok, setelah India dan Cina.

“Dengan lebih dari 65 juta orang yang merokok, hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mengakibatkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi Indonesia. Kerugian ini diperkirakan mencapai antara 17,9 hingga 20 triliun Rupiah,” ujar Budi dalam sambutannya secara virtual dalam acara ICTOH ke-8 di Magelang pada 30 Mei 2023.

BACA JUGA

RUKKI, TCSC IAKMI, dan CISDI Tekankan Perlunya Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum terhadap Rokok Elektronik

RUKKI, TCSC IAKMI, dan CISDI Tekankan Perlunya Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum terhadap Rokok Elektronik

21 Februari 2026
Aksi Peringatan Hari Kesehatan Nasional: Hentikan Kompromi dengan Korporasi Rokok

Aksi Peringatan Hari Kesehatan Nasional: Hentikan Kompromi dengan Korporasi Rokok

12 November 2025
Kementerian PU Kembangkan Fungsi Sabo Dam Menayu di Magelang Sebagai Sumber Irigasi

Kementerian PU Kembangkan Fungsi Sabo Dam Menayu di Magelang Sebagai Sumber Irigasi

27 Oktober 2025

Ia mengungkapkan kekhawatiran karena sekitar 7,8 juta perokok berasal dari kalangan masyarakat miskin yang lebih memilih membeli rokok daripada bahan makanan yang sehat dan bergizi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pengeluaran untuk rokok merupakan yang tertinggi kedua setelah beras, yaitu sebesar 11,9 persen di perkotaan dan 11,2 persen di pedesaan.

“Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk telur, yaitu sebesar 4,3 persen di perkotaan dan 3,7 persen di pedesaan,” ungkapnya.

Untuk mengurangi jumlah perokok di Indonesia, Budi mengakui bahwa berbagai kebijakan telah diambil. Beberapa cara yang telah dilakukan untuk mengendalikan konsumsi rokok dan mengurangi paparan asap rokok antara lain melalui edukasi, penguatan layanan berhenti merokok, implementasi kawasan tanpa rokok, dan pelarangan penjualan rokok kemasan, seperti pembatasan iklan, promosi, dan sponsor rokok.

Dalam rangka peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2023, Budi berharap tema “Kami Butuh Makanan Pokok, Bukan Rokok” dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya makanan sehat dan bergizi dibandingkan dengan rokok.

“Saya menghimbau semua pihak, baik di tingkat daerah maupun pusat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, serta seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pengendalian konsumsi rokok,” tambahnya.

Sejalan dengan Budi, Dr. Lubna Bhatti dari WHO Indonesia juga menyatakan bahwa Indonesia sebagai salah satu dari tiga negara dengan konsumsi rokok tertinggi di dunia memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah untuk mengambil kebijakan intervensi dalam mengendalikan konsumsi rokok.

“Rokok merupakan penyebab utama kematian di dunia. Oleh karena itu, kita perlu mencari solusi yang dapat meningkatkan kesehatan masyarakat tanpa merugikan petani tembakau,” jelas Lubna.

Share18SendTweet12
Previous Post

Pembangunan GOR dan Youth Center di Kendal Dimulai

Next Post

Pemerintah Ambil Langkah Cepat terkait Pencegahan TPPO

Next Post
Pemerintah Ambil Langkah Cepat terkait Pencegahan TPPO

Pemerintah Ambil Langkah Cepat terkait Pencegahan TPPO

Logo Ibu Kota Nusantara Resmi Diluncurkan, Bertema Pohon Rakyat

Logo Ibu Kota Nusantara Resmi Diluncurkan, Bertema Pohon Rakyat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

19 April 2026
Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

18 April 2026
BINUS Malang Dorong Kepedulian Kesehatan Mental Kampus

BINUS Malang Dorong Kepedulian Kesehatan Mental Kampus

18 April 2026
Sekolah Rakyat Mulai Seleksi Tanpa Pendaftaran

Sekolah Rakyat Mulai Seleksi Tanpa Pendaftaran

18 April 2026
Kerja Sama Indonesia Prancis Diperkuat

Kerja Sama Indonesia Prancis Diperkuat

18 April 2026

POPULAR

  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    23 shares
    Share 9 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.