• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Dari Rumput Laut hingga Batik Etnik, Menteri Ekraf Dorong Kaltara Jadi Mesin Ekonomi Baru

by Riski Yanti
22 Juli 2026
Dari Rumput Laut hingga Batik Etnik, Menteri Ekraf Dorong Kaltara Jadi Mesin Ekonomi Baru
17
SHARES
106
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf),Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, untuk mempercepat pembangunan sektor ekonomi kreatif di wilayah perbatasan.

Menteri Ekraf menegaskan bahwa Kaltara memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru di Indonesia.

BACA JUGA

Negosiasi Akuisisi AGAR Masih Berlangsung

Negosiasi Akuisisi AGAR Masih Berlangsung

23 Juli 2026
Rindekraf 2026-2045 Disahkan, Menteri Ekraf Jadikan Pedoman Ekonomi Kreatif Daerah

Rindekraf 2026-2045 Disahkan, Menteri Ekraf Jadikan Pedoman Ekonomi Kreatif Daerah

13 Juli 2026
Menteri Ekraf Ajak IESPA Perkuat Kolaborasi Kembangkan Gim Indonesia

Menteri Ekraf Ajak IESPA Perkuat Kolaborasi Kembangkan Gim Indonesia

7 Juni 2026

“Kaltara memiliki akar budaya yang kuat. Jadi memang daerah yang akar budayanya kuat, ketika akar budayanya kita sentuh dengan inovasi, teknologi dan kreativitas, hilirnya inilah ekonomi kreatif yang bisa diserap menjadi mesin ekonomi baru di daerah,” ujar Menteri Ekraf saat audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (21/7).

Provinsi Kaltara memiliki beragam potensi ekonomi kreatif yang prospektif. Menurut Menteri Ekraf, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan menjadi kunci dalam mengakselerasi potensi tersebut.

Pada subsektor kuliner, Kaltara fokus pada hilirisasi dan pengemasan produk turunan rumput laut di Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan.

Subsektor kriya bertumpu pada pemanfaatan rotan dan bambu menjadi anyaman khas suku Dayak dan Tidung di Kabupaten Malinau serta Kabupaten Tana Tidung.

Sementara di subsektor fesyen, pengembangan batik bercorak etnik kontemporer di Kota Tarakan terus didorong untuk menembus pasar nasional hingga ekspor.

Akselerasi ini didukung penuh dari sisi regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) Kaltara Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Regulasi tersebut menjadi pilar strategis transformasi ekonomi daerah dari sektor ekstraktif menuju ekonomi kreatif, sekaligus memberikan perlindungan hukum, dukungan pembiayaan, dan perluasan akses pasar bagi pelaku ekraf lokal.

Komitmen ini juga terlihat dari pendaftaran 83 Kekayaan Intelektual (KI) asal Kaltara hingga tahun 2024.

Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, mengharapkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi pegiat ekraf di Kaltara dengan 46 desa wisata yang telah aktif di wilayah tersebut.

“Kaltara memiliki alam serta budaya yang luar biasa, untuk itu kami cukup memprioritaskan memajukan ekonomi kreatif yang berasal dari kearifan lokal,” ujar Zainal A. Paliwang.

Audiensi tersebut turut dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati, Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie, Wakil Ketua II DPRD Kaltara Muddain, Kepala Dinas Pariwisata Kaltara Njau Anau, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Sementara itu Menteri Ekraf didampingi Staf Ahli Bidang Sistem Pemasaran dan Infrastruktur Septriana Tangkary, Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fahmy Akmal, Plt. Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Aulia Chloridiany, Tenaga Ahli Menteri Panji Purboyo, serta jajaran Kementerian Ekraf.

Share7SendTweet4
Previous Post

Lensa ‘Awan Cerah’, Sambut Hari Anak Nasional

Next Post

Musisi Papua Tengah Harap Diberi Panggung Utama

Next Post
Musisi Papua Tengah Harap Diberi Panggung Utama

Musisi Papua Tengah Harap Diberi Panggung Utama

BMTH Benoa Didorong Jadi Ikon Wisata Bahari

BMTH Benoa Didorong Jadi Ikon Wisata Bahari

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

4 September 2026
Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

4 September 2026
Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

4 September 2026
Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

4 September 2026
60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

4 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2598 shares
    Share 1039 Tweet 650
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2337 shares
    Share 935 Tweet 584
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2301 shares
    Share 920 Tweet 575
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2294 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2284 shares
    Share 914 Tweet 571

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.