• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pendanaan Internasional Dorong Pengembangan Proyek Panas Bumi PGEO

by SDGS Admin
10 Juni 2026
Pendanaan Internasional Dorong Pengembangan Proyek Panas Bumi PGEO
18
SHARES
115
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Pertamina Perkuat Bioenergi Berbasis Sawit

Pertamina Perkuat Bioenergi Berbasis Sawit

25 Juli 2026
Pertamina Drilling Perkuat Komitmen Energi dan Lingkungan di Usia Ke-18

Pertamina Drilling Perkuat Komitmen Energi dan Lingkungan di Usia Ke-18

19 Juni 2026
CSR Pertamina Balikpapan Raih Penghargaan Nasional

CSR Pertamina Balikpapan Raih Penghargaan Nasional

30 Mei 2026

Muara Enim, Kabar SDGs – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang kuat pada kuartal pertama 2026. Perseroan berhasil meningkatkan laba bersih dan pendapatan secara signifikan, sekaligus memperoleh dukungan pembiayaan internasional untuk tiga proyek strategis panas bumi yang masuk dalam Green Book 2026 terbitan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Berdasarkan laporan keuangan hingga 31 Maret 2026, PGEO membukukan laba bersih sebesar US$43,90 juta. Angka tersebut meningkat 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$31,35 juta. Sementara itu, pendapatan perusahaan tumbuh 14,8 persen secara tahunan menjadi US$116,56 juta dari US$101,507 juta pada kuartal pertama 2025.

Peningkatan kinerja tersebut didukung oleh strategi bisnis berkelanjutan yang diterapkan perusahaan serta pertumbuhan produksi listrik yang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, PGEO mencatatkan produksi listrik tertinggi sepanjang sejarah perusahaan atau all-time high sebesar 5.095 gigawatt hour (GWh), meningkat 5,55 persen dibandingkan capaian 4.827 GWh pada 2024.

Momentum pertumbuhan itu berlanjut pada tiga bulan pertama 2026. Produksi listrik perusahaan mencapai 1.370 GWh atau naik 15,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di tengah capaian tersebut, tiga proyek panas bumi PGEO memperoleh dukungan pendanaan internasional dengan total nilai mencapai US$477,87 juta setelah masuk dalam Green Book 2026. Dukungan ini dinilai menjadi langkah penting dalam mempercepat pengembangan proyek energi bersih milik perusahaan.

Direktur Utama PGEO Ahmad Yani mengatakan masuknya proyek-proyek tersebut ke dalam Green Book 2026 menunjukkan kesiapan proyek untuk melangkah ke tahap pengembangan berikutnya.

“Pencapaian tersebut membuka peluang akses terhadap berbagai sumber pendanaan internasional sekaligus meningkatkan visibilitas proyek-proyek PGEO di mata mitra strategis dan lembaga pendanaan global,” tulis Perseroan dalam pernyataan resmi, Minggu, 7 Juni 2026.

Tiga proyek yang memperoleh dukungan pembiayaan tersebut meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 berkapasitas 55 MW, serta PLTP Lahendong Unit 7-8 dengan kapasitas 50 MW.

Seluruh proyek tersebut mendapatkan skema pembiayaan on-lending melalui concessional loan yang menawarkan bunga lebih kompetitif serta jangka waktu pinjaman yang lebih panjang dibandingkan pembiayaan komersial. Dalam alokasi pendanaannya, PLTP Lumut Balai Unit 3 yang ditargetkan beroperasi pada 2030 memperoleh pembiayaan sebesar US$158,86 juta dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Sementara PLTP Lumut Balai Unit 4 yang ditargetkan beroperasi pada 2032 memperoleh dukungan US$148,97 juta dari lembaga yang sama. Adapun PLTP Lahendong Unit 7-8 yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2030 mendapatkan pendanaan sebesar US$170,04 juta dari World Bank.

Perusahaan menilai dukungan pembiayaan tersebut akan membantu menjaga struktur pendanaan yang sehat, mempertahankan biaya utang yang kompetitif, serta meningkatkan kelayakan ekonomi proyek dalam jangka panjang.

Ketiga proyek itu merupakan bagian dari peta jalan pengembangan panas bumi PGEO menuju kapasitas terpasang 3 gigawatt (GW). Untuk wilayah Sumatera, pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 dan Unit 4 di Kabupaten Muara Enim serta Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, diharapkan memperkuat kapasitas energi panas bumi perusahaan. Kedua proyek tersebut juga telah mengantongi Power Purchase Agreement (PPA), sementara Lumut Balai Unit 4 telah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN.

Di Sulawesi Utara, pengembangan PLTP Lahendong Unit 7-8 dan Binary Unit di Kabupaten Minahasa diproyeksikan meningkatkan kontribusi pasokan listrik PGEO terhadap kebutuhan listrik daerah tersebut dari sekitar 30 persen menjadi 35 hingga 40 persen.

Sebagai salah satu produsen energi panas bumi terbesar di dunia, PGEO menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pertumbuhan bisnis jangka panjang melalui optimalisasi aset yang dimiliki, perluasan kapasitas usaha, serta pengembangan sumber pendapatan baru guna mendukung percepatan transisi energi nasional dan pembangunan berkelanjutan.

 

Share7SendTweet5
Previous Post

Lion Parcel Luncurkan MINIPACK Untuk Tekan Biaya Kirim Paket Ringan

Next Post

UMKM Balikpapan Didorong Terapkan Ekonomi Hijau

Next Post
UMKM Balikpapan Didorong Terapkan Ekonomi Hijau

UMKM Balikpapan Didorong Terapkan Ekonomi Hijau

Pemko Batam Evaluasi Gotong Royong Usai Kebakaran Lahan

Pemko Batam Evaluasi Gotong Royong Usai Kebakaran Lahan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Exploration Day

DBS Indonesia Tanamkan Cinta Sejarah, Ajak Anak Komunitas Pekerja Sampah ke Kota Tua

25 Juli 2026
Pertamina Perkuat Bioenergi Berbasis Sawit

Pertamina Perkuat Bioenergi Berbasis Sawit

25 Juli 2026
IDCloudHost Perkuat Layanan Keamanan Siber

IDCloudHost Perkuat Layanan Keamanan Siber

25 Juli 2026
Pindad Dilibatkan Kembangkan Tabung CNG 3 Kg

Pindad Dilibatkan Kembangkan Tabung CNG 3 Kg

25 Juli 2026
Jepang Waspadai Gelombang Panas Ekstrem

Jepang Waspadai Gelombang Panas Ekstrem

25 Juli 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1432 shares
    Share 573 Tweet 358
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1184 shares
    Share 474 Tweet 296
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.