• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
4 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

by SDGS Admin
25 Mei 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah
20
SHARES
126
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Aceh, Kabar SDGs – Pemerintah Aceh kembali mengadakan pasar murah secara serentak di 23 kabupaten/kota sebagai upaya menjaga kestabilan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026. Program tersebut juga diarahkan untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

Ketua TP PKK Aceh, Marlina, menyampaikan langkah tersebut merupakan strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan saat hari besar keagamaan. Hal itu disampaikan usai meninjau pelaksanaan pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh di halaman Masjid Jami’ Lueng Bata serta sejumlah titik lain di Aceh pada Kamis (21/5/2026).

BACA JUGA

Pasar Murah Terintegrasi Bantu Jaga Stabilitas Harga Pangan

Pasar Murah Terintegrasi Bantu Jaga Stabilitas Harga Pangan

2 Juli 2026
Pesanan Arang Pesantren Meningkat Jelang Iduladha

Pesanan Arang Pesantren Meningkat Jelang Iduladha

1 Juni 2026
Pemkot Surabaya Tindak Pembuang Limbah Kurban

Pemkot Surabaya Tindak Pembuang Limbah Kurban

29 Mei 2026

“Pasar Murah digelar oleh Pemerintah Aceh untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. Jika dua faktor ini mampu kita jaga, maka secara bersamaan kita mampu menekan inflasi,” ucap perempuan yang akrab disapa Kak Na itu.

Ia menjelaskan tren kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri maupun Iduladha umumnya terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut bukan semata disebabkan praktik perdagangan yang tidak sehat, melainkan juga dipengaruhi keterbatasan pasokan di pasaran.

“Kenaikan harga jelang hari raya bukan semata karena ada oknum pedagang nakal, tetapi memang stok barang kebutuhan pokok terbatas, sementara itu permintaan meningkat karena permintaan masyarakat meningkat karena persiapan menyambut hari raya,” ujarnya.

Marlina juga menyebut sejumlah warga yang ditemuinya mengaku merasa terbantu dengan adanya pasar murah tersebut karena dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar.

“Sejumlah masyarakat yang saya temui tadi mengaku senang dengan digelarnya kegiatan ini, karena mereka bisa membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar,” kata Kak Na.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, T Adi Darma, menjelaskan pasar murah kali ini dilaksanakan bekerja sama dengan Bulog Divre Aceh. Dalam program tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dalam satu paket dengan harga yang telah ditentukan.

“Kita menggelar pasar murah ini serentak di 23 kabupaten dan kota. Hanya dengan Rp203 ribu, masyarakat sudah bisa menebus 1 sak beras premium 10 kg, 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng dan 1 papan telur ayam,” ujar Darma.

Setelah meninjau pelaksanaan di Masjid Jami’ Lueng Bata, Marlina bersama Kepala Disperindag Aceh melanjutkan kunjungan ke Kantor Camat Peukan Bada, Aceh Besar. Di lokasi tersebut, ia didampingi Ketua TP PKK Aceh Besar, Rita Maya Sari, untuk melihat langsung pelaksanaan pasar murah serta berinteraksi dengan masyarakat yang sedang mengantre mendapatkan kebutuhan pokok.

Share8SendTweet5
Previous Post

Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

Next Post

Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Next Post
Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

Bali Interfood Dorong Pertumbuhan Industri Kuliner

4 September 2026
Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

Barista Muda Adu Kreativitas di Surabaya

4 September 2026
Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

Hetzer Medical Fokus Perkuat Likuiditas dan Penjualan

4 September 2026
Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

Industri Kreatif Tumbuh dari Desa Balongbendo

4 September 2026
60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DTCP 2026

4 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2585 shares
    Share 1034 Tweet 646
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2288 shares
    Share 915 Tweet 572
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2325 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2263 shares
    Share 905 Tweet 566
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2281 shares
    Share 912 Tweet 570

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.