• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos

by SDGS Admin
25 April 2026
Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos
16
SHARES
98
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi salah satu daerah kantong kemiskinan ekstrem di Kampung Bongol kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/4). Foto: Kemenko PMK

Cek Kampung Kumuh Bongol, Menko PMK Temukan Bansos Belum Tersalurkan

25 April 2022
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir meninjau penyaluran bansos di Kantor Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (16/4). Foto: Kemenko PMK

Jelang Idul Fitri, Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos

16 April 2022
Antisipasi Penyelewengan Bansos, Mensos Siapkan Mekanisme Baru

Mensos Risma Minta Bantuan Lapan

18 April 2021

Mojokerto, Kabar SDGs – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menanggapi berbagai keluhan masyarakat terkait distribusi bantuan sosial yang dinilai belum merata di wilayahnya. Ia mengungkapkan masih adanya warga yang seharusnya menerima bantuan namun belum terdata, sementara sebagian penerima lainnya justru tidak sesuai kriteria.

Persoalan tersebut, menurutnya, tidak sekadar kesalahan teknis, melainkan mencerminkan perlunya pembenahan sistem pendataan secara menyeluruh. Hal itu disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barra saat menghadiri sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kantor Kecamatan Dlanggu. “Kami sudah menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan. Hasilnya, memang masih ada ketidaktepatan dalam penyaluran bansos. Ini bukan sekadar kekeliruan data, tetapi menunjukkan bahwa sistem data kita harus diperbaiki secara serius,” kata Gus Barra dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Ia menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Ketidakakuratan data berpotensi memunculkan berbagai persoalan sosial, seperti lansia terlantar, anak putus sekolah, hingga warga yang tidak memperoleh layanan kesehatan. “Saya minta dilakukan pemutakhiran data DTSEN secara berkala, akurat, dan berbasis kondisi riil di lapangan. Kita tidak hanya mengejar jumlah penyaluran, tetapi juga ketepatan sasaran. Peran kecamatan dan desa sangat penting karena paling memahami kondisi masyarakat,” jelas Gus Barra.

Dalam penjelasannya, ia menyebut kelompok masyarakat pada desil 1 hingga desil 4 menjadi prioritas utama dalam skala kesejahteraan nasional, yang mencerminkan 10 hingga 40 persen masyarakat dengan kondisi ekonomi terendah berdasarkan puluhan variabel dari pemerintah pusat. Kelompok ini menjadi target utama program bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, sementara desil 5 dapat diusulkan untuk PBI-JK.

Ia menegaskan, dalam kondisi ideal, masyarakat pada kelompok desil terendah seharusnya telah mendapatkan perlindungan sosial secara menyeluruh. Karena itu, jika masih ada yang belum menerima bantuan, hal tersebut menjadi tanda adanya masalah dalam sistem yang harus segera ditangani. “Cermati masyarakat desil 1 sampai 4 yang belum menerima bansos. Jika layak, segera diusulkan. Jika tidak sesuai kondisi, lakukan pembaruan desil. Perhatikan juga masyarakat pada desil 6 hingga 10 yang secara riil membutuhkan bantuan. Ini harus ditindaklanjuti dengan pemutakhiran data. Kecamatan agar berperan sebagai penghubung administratif dan memantau desa dalam proses pembaruan data,” paparnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Try Raharjo Murdianto, menjelaskan bahwa DTSEN merupakan sistem data terpadu yang mengintegrasikan berbagai informasi sosial dan ekonomi masyarakat dari sejumlah instansi, termasuk Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik, Dukcapil, Bappenas, hingga pemerintah daerah. “Jika sebelumnya data tersebar di berbagai instansi dan kerap tidak sinkron, melalui DTSEN seluruh data akan disatukan menjadi satu acuan nasional. Ini merupakan bagian dari transisi tahun 2025 dari DTKS menuju DTSEN. Presiden menginginkan satu data terpadu yang dihimpun dari Regsosek, P3KE, dan DTKS,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa akurasi data masih perlu ditingkatkan sehingga proses pembaruan menjadi sangat penting. Ia juga menyoroti perlunya kerja sama antara pemerintah kecamatan dan desa, khususnya dalam pengelolaan data oleh operator, dengan tetap menjaga kerahasiaan informasi masyarakat. “Kendala di lapangan salah satunya adalah data berbasis by name dan by address. Kami telah berkoordinasi dengan pusat. Dinsos memiliki data desil 1 hingga 5 yang dapat diakses melalui mekanisme resmi. Namun, harus disertai perjanjian tanggung jawab kerahasiaan data,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, termasuk dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta para camat se-Kabupaten Mojokerto sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat akurasi data sosial di daerah.

 

Share6SendTweet4
Previous Post

Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

Next Post

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Next Post
Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

25 April 2026
Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos

Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos

25 April 2026
Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

25 April 2026
Festival Layanan UMKM Permudah Perizinan Usaha

Festival Layanan UMKM Permudah Perizinan Usaha

25 April 2026
Peluang Kerja IKN Dorong Perempuan Balikpapan Tingkatkan Keterampilan

Peluang Kerja IKN Dorong Perempuan Balikpapan Tingkatkan Keterampilan

25 April 2026

POPULAR

  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gunadarma Mulai Kuliah Perdana di IKN

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.