Deli Serdang, Kabar SDGs – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sembahe di Kecamatan Kutalimbaru memicu terjadinya tanah longsor pada Rabu dini hari (8/4/2026). Peristiwa tersebut menelan korban jiwa, dengan tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan tiga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa begitu informasi kejadian diterima, aparat langsung bergerak cepat dengan mengerahkan personel ke lokasi terdampak. Sebanyak 20 personel dari Yon A Por diturunkan untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban yang diduga tertimbun material longsor.
“Personel langsung kami kerahkan untuk membantu pencarian dan evakuasi korban bersama unsur gabungan di lapangan,” kata Ferry dalam keterangannya.
Ia menjelaskan bahwa tim yang dipimpin oleh AIPTU Agus Andrian diberangkatkan setelah apel kesiapan pada pukul 00.15 WIB dan tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian. Setibanya di lokasi, personel langsung berkoordinasi dengan instansi terkait serta masyarakat setempat untuk mempercepat proses pencarian korban.
Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya tiga korban dalam kondisi tidak bernyawa. Selanjutnya, korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan untuk penanganan lebih lanjut.
“Fokus kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan aman,” ujar Ferry.
Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, pihak kepolisian juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan. Kondisi cuaca yang belum stabil serta potensi longsor susulan menjadi perhatian serius dalam setiap langkah evakuasi.
Selain itu, Polda Sumatera Utara turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor maupun di sekitar daerah aliran sungai, mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Kami minta masyarakat tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila menemukan kondisi darurat di lapangan,” kata Ferry.
Hingga kini, proses pencarian terhadap tiga korban yang masih hilang terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, instansi terkait, hingga masyarakat sekitar yang turut membantu di lokasi kejadian.












Discussion about this post