• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
2 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Wamenhut Pimpin Koordinasi Pembersihan Kayu Banjir

by SDGS Admin
22 Desember 2025
Wamenhut Pimpin Koordinasi Pembersihan Kayu Banjir
23
SHARES
144
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Aceh Tamiang, Kabar SDGs – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki memimpin Rapat Koordinasi Pembersihan Material Kayu Terbawa Banjir yang digelar secara daring saat melakukan kunjungan ke lokasi banjir di Aceh Tamiang, Minggu (21/12/2025). Rapat ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Kehutanan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penanganan dampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam pembukaan rapat, Wakil Menteri Kehutanan menegaskan fokus pemerintah pada upaya pembersihan material kayu yang terbawa arus banjir di sejumlah wilayah terdampak. “Sesuai arahan dari Menhut, pagi hari ini kita mengadakan rapat terkait pembersihan material kayu terbawa banjir,” ujar Wakil Menteri Kehutanan saat membuka rapat.

BACA JUGA

Pembersihan Lumpur Pascabencana Sumatera Hampir Rampung

Pembersihan Lumpur Pascabencana Sumatera Hampir Rampung

23 Mei 2026
Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

10 Mei 2026
Warga Lubuk Sidup Tempati Hunian Sementara Pascabanjir

Warga Lubuk Sidup Tempati Hunian Sementara Pascabanjir

5 Mei 2026

Ia menekankan pentingnya evaluasi perkembangan pembersihan di Padang, Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Tapanuli Selatan, sekaligus mendorong percepatan pekerjaan di lapangan agar berjalan efektif. “Harapannya yang lokasi di Padang bisa jadi quick win dari pembersihan ini,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, unsur Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta dukungan TNI dan Polri. Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan menyampaikan bahwa koordinasi lintas pihak terus diperkuat, terutama untuk memastikan ketersediaan dan penambahan alat berat di wilayah terdampak banjir.

Di Sumatera Barat, pembersihan material kayu di pesisir Padang telah dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan delapan unit alat berat dan partisipasi aktif masyarakat. Pembersihan ditargetkan rampung dalam waktu empat hingga lima hari, meskipun ketebalan tumpukan kayu di sekitar pantai tergolong tinggi. Menanggapi progres tersebut, Wakil Menteri Kehutanan menyampaikan apresiasi sekaligus arahan teknis. “Ada 8 excavator yang sudah turun, silakan diatur di mana yang perlu menggunakan tenaga excavator terutama yang kayu-kayu berukuran besar, terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah terlibat dalam pembersihan,” ujarnya. Ia juga mengarahkan pemanfaatan material kayu hasil pembersihan. “Silakan diatur dan alokasikan kayu-kayu yang dibersihkan ini, mana yang buat dibuang ke TPA mana yang bisa digunakan untuk membantu pembangunan hunian sementara bagi para korban banjir,” ujarnya.

Di Aceh Tamiang, pembersihan dipusatkan di kawasan Pesantren Darul Muchsin dengan rencana pengoperasian delapan unit excavator. Berdasarkan hasil pengukuran drone, tumpukan kayu di lokasi tersebut mencapai luas sekitar dua hektare dengan ketinggian hingga empat meter dan volume diperkirakan sekitar 80 ribu meter kubik. Proses pembersihan diproyeksikan membutuhkan waktu sekitar tujuh hari, dengan dukungan tambahan satu kompi personel Brimob dari Polri. Wakil Menteri Kehutanan memastikan koordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat akan diperkuat, terutama terkait pemanfaatan kayu yang masih layak untuk mendukung perbaikan pascabencana, serta penanganan kayu yang tidak dapat digunakan kembali.

Sementara itu di Sumatera Utara, pembersihan material kayu di Sungai Garoga telah berlangsung hampir 20 hari dan menyisakan kurang dari 20 persen dari kondisi awal. Kendala akses menuju lokasi masih menjadi tantangan dalam mendatangkan alat berat. Tim gabungan dari Kementerian Kehutanan, TNI, dan Polri terus dikerahkan untuk normalisasi sungai, pembangunan jembatan darurat, serta pembersihan rumah warga dan fasilitas umum. Terkait potensi bahaya kayu yang masih berada di hulu sungai, Wakil Menteri Kehutanan menegaskan langkah antisipasi lanjutan. “Prinsipnya kita dukung penuh, dan terkait kayu yang masih ada di hulu Sungai Garoga, saya minta UPT terbangkan drone untuk melihat itu, cari kemungkinan akses untuk menjangkau itu, kayu-kayu itu harus dicacah untuk mengurangi potensi terjangan kayu terbawa air sungai jika curah hujan kembali meningkat,” tegasnya. Ia juga menyampaikan tiga prioritas penanganan di Garoga, yakni pembersihan di hilir, pemantauan titik longsoran di hulu, serta pemberian peringatan dini kepada masyarakat terkait potensi banjir susulan.

Di Aceh Utara, tiga unit alat berat telah dikerahkan dan berhasil membersihkan masjid utama agar kembali dapat digunakan masyarakat. Untuk mempercepat penyelesaian, Wakil Menteri Kehutanan memastikan penambahan alat berat. “Dioptimalkan dan kita akan tambahkan alat berat menjadi 7 unit segera,” ujarnya, seiring koordinasi dengan BNPB dan instansi terkait.

Menutup rapat koordinasi, Wakil Menteri Kehutanan menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dampak banjir. “Terima kasih atas kerja kerasnya rekan semua, semoga upaya kita dalam pembersihan ini bisa berjalan lancar dan sukses,” tuturnya. Ia kembali menegaskan bahwa pemerintah telah mempersilakan material kayu terbawa banjir untuk dimanfaatkan dalam pembangunan pascabencana sebagai bagian dari upaya pemulihan yang terpadu dan berkelanjutan.

Share9SendTweet6
Previous Post

Kemenhut Percepat Pembersihan Sisa Banjir

Next Post

Menhut Siapkan Rehabilitasi Tesso Nilo

Next Post
Menhut Siapkan Rehabilitasi Tesso Nilo

Menhut Siapkan Rehabilitasi Tesso Nilo

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional Banten Menuju Pelabuhan Merak–Bakauheni

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional Banten Menuju Pelabuhan Merak–Bakauheni

Discussion about this post

NEWS UPDATE

BRIN Soroti Risiko Vape bagi Generasi Muda

BRIN Soroti Risiko Vape bagi Generasi Muda

1 Oktober 2026
Rute Langsung Hong Kong-Surabaya Resmi Beroperasi

Rute Langsung Hong Kong-Surabaya Resmi Beroperasi

1 Oktober 2026
Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

1 Oktober 2026
Kebersihan KRL Diapresiasi Netizen Jepang

Kebersihan KRL Diapresiasi Netizen Jepang

1 Oktober 2026
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean

1 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3314 shares
    Share 1326 Tweet 829
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3620 shares
    Share 1448 Tweet 905
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3255 shares
    Share 1302 Tweet 814
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3302 shares
    Share 1321 Tweet 826
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3265 shares
    Share 1306 Tweet 816

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.