Purwakarta, Kabar SDGs – Dua siswa SMPN 1 Purwakarta kembali mengharumkan nama daerah setelah terpilih mengikuti Program Bina Talenta Tahap 2 Tahun 2025 yang digelar Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Mereka adalah Muhamad Rifat Sulaeman dan Aira Rahmawati, yang akan melanjutkan pembinaan talenta nasional bidang Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di Politeknik Manufaktur Bandung pada 7–13 Desember 2025.
Keduanya berhasil menembus proses seleksi panjang yang dirancang untuk menjaring peserta terbaik dari seluruh Indonesia. Program ini menghadirkan pengalaman belajar interaktif melalui pelatihan, penguatan karakter, serta pembinaan minat bakat yang diikuti ratusan peserta berprestasi dari berbagai daerah. Dalam penjelasannya, PIC Lomba Siswa Nasional SMPN 1 Purwakarta, Delina, menyebut keberhasilan dua siswa tersebut merupakan buah dari rangkaian proses yang berlangsung sejak Agustus. “Mereka harus melalui seleksi administrasi pada Agustus 2025. Salah satu syaratnya adalah siswa sudah terdata di SIMT atau memiliki prestasi yang terakurasi Puspresnas,” ujarnya, Senin (8/12).
Setelah lolos administrasi, keduanya menjalani pelatihan daring Bina Talenta Tahap 1 pada 15 September hingga 14 November 2025. Pelatihan digelar tiga kali sepekan, setiap Senin, Kamis, dan Jumat pukul 15.30–17.30, dengan materi Koding, Kecerdasan Artifisial, dan Penguatan Karakter dari berbagai perguruan tinggi mitra Puspresnas. “Dari sekian banyak peserta se-Indonesia yang mengikuti pelatihan daring, hanya dua siswa dari SMPN 1 Purwakarta yang memenuhi kriteria untuk melanjutkan ke Tahap 2,” kata Delina.
Kepala SMPN 1 Purwakarta, Patoni, yang baru saja meraih Predikat Pegawai Berkinerja Terbaik Ke-1 Kabupaten Purwakarta Tahun 2025, tidak menyembunyikan kebanggaannya. Ia menyebut pengumuman resmi dari Kepala Puspresnas Kemdikdasmen RI Nomor 1521/J.3/PN.03/2025 mencatat ada 268 siswa terpilih secara nasional, termasuk tiga dari Kabupaten Purwakarta. “Saya bersyukur dua siswa kami terpilih untuk mengikuti pelatihan ini. Ini menjadi kado awal menjelang ulang tahun Spensa pada 31 Januari 2026 dan sekaligus penutup prestasi di tahun 2025,” kata Patoni.
Ia menilai kesempatan ini sangat berharga karena proses seleksinya panjang dan ketat. “Harapan saya, mereka dapat mengikuti pelatihan dengan baik sehingga menjadi pengalaman terbaik bagi keduanya,” ungkapnya. Ia juga menegaskan komitmen sekolah untuk terus menyediakan ruang bagi siswa yang ingin berkembang. “Kami di SMPN 1 Purwakarta merasa bahagia karena selalu mampu membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh peserta didik untuk melangkah lebih tinggi,” ujarnya.












Discussion about this post