Padang, Kabar SDGs – Di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sirah Piai Nan XX mengalihkan sementara operasional dapurnya untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi. Sejak Kamis (27/11/2025), dapur itu sepenuhnya difungsikan sebagai pusat distribusi makanan bagi warga terdampak yang tersebar di berbagai posko.
Dalam unggahan video akun Instagram @sppgtanahsirahpiainanxx, mobil layanan SPPG terlihat menerobos hujan deras untuk mengantar makanan bergizi gratis (MBG) ke titik pengungsian. “Pendistribusian MBG ke posko warga yang terkena banjir,” tertulis dalam narasi video tersebut. Setibanya di lokasi, petugas bersama relawan menurunkan paket makanan yang dikemas dalam wadah styrofoam. Warga yang mengantre didominasi oleh lansia dan anak-anak, dan mereka tampak menikmati makanan hangat itu bersama-sama di posko pengungsian.
Aksi tanggap darurat ini diharapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat yang terpaksa mengungsi akibat bencana. Keberadaan SPPG menjadi ujung tombak dalam penyediaan makanan siap saji, memungkinkan bantuan dapat bergerak cepat saat situasi darurat terjadi. Makanan yang dibagikan tak hanya untuk mengisi kebutuhan dasar, tetapi juga memastikan para pengungsi tetap mendapatkan asupan gizi layak di tengah ketidakpastian kondisi.
Di berbagai wilayah Padang, banjir besar menghancurkan rumah warga, membawa batang pohon dan lumpur dalam arus deras, hingga menghanyutkan beberapa jembatan penghubung. Dalam situasi yang serba sulit itu, distribusi makanan bergizi yang dilakukan SPPG menghadirkan secercah harapan dan ketahanan bagi warga yang sedang menghadapi masa-masa paling berat.












Discussion about this post