Bintan, Kabar SDGs – Kementerian Pariwisata RI mulai melakukan penilaian terhadap finalis ajang Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025 untuk kategori Most Inspiring Tourism Leader (MITL). Dari sembilan nama yang terjaring secara nasional, Bupati Bintan menjadi salah satu figur yang dinilai memiliki inovasi dan terobosan strategis dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.
Proses kurasi berlangsung sejak 18 Oktober hingga 21 November 2025, diikuti 27 daerah sebelum akhirnya mengerucut menjadi sembilan finalis. Sekretaris Kemenpar RI, Bayu Aji, menjelaskan bahwa seleksi dilakukan berdasarkan kualitas perencanaan pariwisata yang komprehensif, berkelanjutan, dan berorientasi jangka panjang. “Seleksi awal berlangsung sejak 18 Oktober hingga 21 November 2025, dengan fokus pada perencanaan pariwisata yang kuat dan arah yang berkelanjutan,” ujar Bayu.
Untuk kategori kabupaten, tiga kandidat yang lolos adalah Kabupaten Bintan (Kepri), Kabupaten Banyuwangi (Jatim), dan Kabupaten Bengkalis (Riau). Menurut Bayu, penilaian tidak hanya menyoroti kepemimpinan kepala daerah, tetapi juga inovasi serta kemampuan membangun kolaborasi lintas unsur. Indikator Wonderful Collaboration Innovation dan Wonderful Contribution Innovation turut menjadi penilaian penting, terutama terkait kontribusi daerah terhadap pelestarian budaya, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam sesi penilaian melalui zoom meeting, Bupati Bintan Roby Kurniawan memaparkan rencana strategis pengembangan pariwisata daerah untuk 5 hingga 20 tahun ke depan. Ia menekankan tiga pilar utama dalam RENSTRA pariwisata Bintan, yakni penguatan destinasi, pemasaran pariwisata, dan sektor ekonomi kreatif. “Salah satu program strategis juga yaitu pengembangan Desa Wisata yang kami tuangkan dalam Peraturan Bupati Bintan,” ujar Roby.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah desa wisata, termasuk kawasan ekowisata, telah terbentuk dan terus diperkuat. Bintan bahkan mendorong setiap desa untuk menghadirkan kegiatan pariwisata secara berkelanjutan. “Ada beberapa Desa Wisata termasuk Eko Wisata yang terbentuk. Bahkan untuk upaya pengembangan lanjutan, di Bintan setiap desa dituntut untuk melahirkan event wisata, slogan kami One Village One Event,” terang Roby.
Roby turut menegaskan bahwa penyelenggaraan event wisata internasional tetap menjadi prioritas. Selain menjadi penyumbang PAD terbesar bagi daerah, kehadiran event bertaraf global memperkuat posisi Bintan sebagai destinasi wisata kelas dunia. “Kami optimis Bintan terus melangkah maju menjadi daerah dengan destinasi wisata berdaya saing internasional,” katanya.
Puncak penganugerahan Wonderful Indonesia Award 2025 dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember 2025 di Balairung Susilo Sudarman, Kemenpar RI. Ajang ini menjadi momentum bagi pemerintah pusat untuk memberikan pengakuan kepada pemimpin daerah yang dinilai memiliki dedikasi besar dalam pembangunan pariwisata nasional.












Discussion about this post