• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

BPJS Kesehatan dan USU Perkuat Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis di Sumut

by SDGS Admin
14 November 2025
BPJS Kesehatan dan USU Perkuat Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis di Sumut
20
SHARES
124
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Medan, Kabar SDGs – Dalam upaya memperkuat sistem pencegahan penyakit kronis di Sumatera Utara, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I menggandeng Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara (USU) untuk meningkatkan deteksi dini Penyakit Ginjal Kronis (PGK) melalui pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Kota Medan, Selasa (11/11/2025).

Kolaborasi strategis ini diarahkan untuk meningkatkan partisipasi peserta dalam pemeriksaan Prolanis yang dilaksanakan dua kali setahun, terutama bagi penderita diabetes melitus dan hipertensi, yang merupakan kelompok paling berisiko mengalami gangguan ginjal.

BACA JUGA

Wali Nanggroe Dorong Akses Kesehatan Pascabencana

Wali Nanggroe Dorong Akses Kesehatan Pascabencana

6 Februari 2026
Daerah Raih UHC Awards 2026 Bukti Komitmen Perluas Perlindungan Kesehatan

Daerah Raih UHC Awards 2026 Bukti Komitmen Perluas Perlindungan Kesehatan

29 Januari 2026
USU Perkuat Kepemimpinan Akademik Dukung Misi Asta Cita

USU Perkuat Kepemimpinan Akademik Dukung Misi Asta Cita

22 Januari 2026

Peneliti USU sekaligus Ketua Umum Persatuan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI), Isti Ilmiati Fujiati, menjelaskan bahwa pemeriksaan Prolanis dua kali dalam setahun memiliki dasar ilmiah yang kuat untuk memastikan diagnosis dan intervensi dini terhadap gangguan fungsi ginjal.

“Hasil pemeriksaan pertama sering dipengaruhi oleh faktor sementara seperti dehidrasi, penggunaan obat tertentu, infeksi saluran kemih, atau fluktuasi tekanan darah dan gula darah. Oleh karena itu, pemeriksaan kedua setelah 3-6 bulan menjadi penentu utama untuk memverifikasi apakah terjadi gangguan fungsi ginjal yang persisten. Inilah alasan ilmiah mengapa Prolanis wajib dilaksanakan dua kali setahun,” ujarnya.

Isti menambahkan, kerja sama ini tidak hanya menyoroti aspek klinis, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan edukatif melalui Prolanis Jempol, sebuah model intervensi berbasis bukti yang dikembangkan oleh tim peneliti USU bersama peserta Prolanis dari sejumlah puskesmas dan klinik di Medan.

“Melalui Prolanis Jempol, kami memperkenalkan pendekatan 7 Keterampilan Perilaku Perawatan Diri (7 Skills Self-Care Behavior) yang melibatkan keluarga dalam proses pendampingan. Tujuh keterampilan tersebut meliputi: pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, pemantauan gula darah mandiri, kepatuhan minum obat, pemecahan masalah kesehatan, manajemen stres, serta upaya pengurangan risiko komplikasi,” jelasnya.

Hasil awal penelitian menunjukkan bahwa peserta yang aktif mengikuti edukasi, menerapkan keterampilan perawatan diri, dan menjalani pemeriksaan berkala secara konsisten, cenderung memiliki fungsi ginjal yang lebih stabil, tekanan darah lebih terkontrol, serta progresivitas kerusakan ginjal yang lebih lambat.

“Kolaborasi antara penyelenggara JKN dan lembaga pendidikan tinggi menjadi salah satu bentuk sinergi dalam memperkuat fondasi sistem kesehatan kita. USU menyediakan keilmuan dan riset berbasis bukti, BPJS Kesehatan menyediakan akses dan pendanaan, sedangkan fasilitas kesehatan menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan di lapangan,” ujar Isti.

Ia juga mengajak masyarakat Sumut, khususnya peserta JKN yang didiagnosis diabetes atau hipertensi, agar aktif memanfaatkan fasilitas Prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.

“Ginjal tidak pernah berhenti bekerja, tetapi sering kali kita lupa menjaganya. Pemeriksaan berkala adalah bentuk penghargaan kita terhadap organ yang bekerja tanpa henti untuk menyaring racun dari tubuh. Mari jadikan Prolanis sebagai benteng pertama dalam menjaga kesehatan jangka panjang,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah I BPJS Kesehatan, Nuim Mubaraq, menegaskan bahwa Prolanis merupakan fondasi penting dalam upaya deteksi dini berbagai penyakit kronis termasuk PGK. Program ini mencakup pemeriksaan laboratorium (urine dan kimia darah), pemantauan tekanan darah dan gula darah, konsultasi medis, edukasi kesehatan, serta kegiatan fisik terstruktur seperti Senam Prolanis.

“Prolanis bukan sekadar rangkaian pemeriksaan rutin. Ini adalah intervensi menyeluruh yang dirancang untuk mencegah komplikasi berat, termasuk gagal ginjal stadium akhir yang memerlukan hemodialisis. Sayangnya, masih banyak peserta yang hadir pada pemeriksaan pertama, namun tidak kembali pada sesi lanjutan. Padahal, pemeriksaan kedualah yang memberikan gambaran klinis yang valid untuk pengambilan keputusan medis selanjutnya,” tegasnya.

Nuim juga memastikan bahwa seluruh biaya pelaksanaan Prolanis ditanggung penuh oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“BPJS Kesehatan memastikan akses layanan ini ditanggung sepenuhnya tanpa biaya tambahan bagi seluruh peserta JKN,” tambahnya.

Share8SendTweet5
Previous Post

Kemensos Salurkan Bantuan ke Korban Banjir dan Longsor di Nduga Papua Pegunungan

Next Post

PLN dan MyFundAction Indonesia demi Tingkatkan Kemampuan Barista

Next Post
PLN dan MyFundAction Indonesia demi Tingkatkan Kemampuan Barista

PLN dan MyFundAction Indonesia demi Tingkatkan Kemampuan Barista

PermanaNet Medan Rayakan Ulang Tahun Ke-14 Dengan Aksi Sosial

PermanaNet Medan Rayakan Ulang Tahun Ke-14 Dengan Aksi Sosial

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 Lewat Foto Lingkungan

Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 Lewat Foto Lingkungan

12 Mei 2026
Festival Egrang Ledokombo Kembali Meriah

Festival Egrang Ledokombo Kembali Meriah

12 Mei 2026
Abrasi Ancam Jembatan Air Martan di Seluma

Abrasi Ancam Jembatan Air Martan di Seluma

12 Mei 2026
Gebyar TK Pekanbaru Meriahkan Hari Kartini

Gebyar TK Pekanbaru Meriahkan Hari Kartini

12 Mei 2026
BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

11 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.