• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

BPJS Kesehatan dan USU Perkuat Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis di Sumut

by SDGS Admin
14 November 2025
BPJS Kesehatan dan USU Perkuat Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis di Sumut
22
SHARES
138
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Medan, Kabar SDGs – Dalam upaya memperkuat sistem pencegahan penyakit kronis di Sumatera Utara, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I menggandeng Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara (USU) untuk meningkatkan deteksi dini Penyakit Ginjal Kronis (PGK) melalui pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Kota Medan, Selasa (11/11/2025).

Kolaborasi strategis ini diarahkan untuk meningkatkan partisipasi peserta dalam pemeriksaan Prolanis yang dilaksanakan dua kali setahun, terutama bagi penderita diabetes melitus dan hipertensi, yang merupakan kelompok paling berisiko mengalami gangguan ginjal.

BACA JUGA

Jasa Medis Pegawai RSUP Kepri Mulai Dibayarkan Bertahap

Jasa Medis Pegawai RSUP Kepri Mulai Dibayarkan Bertahap

1 Juli 2026
BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

BPJS Kesehatan Ingatkan Ketentuan Denda dan Layanan yang Tidak Dijamin

17 Juni 2026
Wali Nanggroe Dorong Akses Kesehatan Pascabencana

Wali Nanggroe Dorong Akses Kesehatan Pascabencana

6 Februari 2026

Peneliti USU sekaligus Ketua Umum Persatuan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI), Isti Ilmiati Fujiati, menjelaskan bahwa pemeriksaan Prolanis dua kali dalam setahun memiliki dasar ilmiah yang kuat untuk memastikan diagnosis dan intervensi dini terhadap gangguan fungsi ginjal.

“Hasil pemeriksaan pertama sering dipengaruhi oleh faktor sementara seperti dehidrasi, penggunaan obat tertentu, infeksi saluran kemih, atau fluktuasi tekanan darah dan gula darah. Oleh karena itu, pemeriksaan kedua setelah 3-6 bulan menjadi penentu utama untuk memverifikasi apakah terjadi gangguan fungsi ginjal yang persisten. Inilah alasan ilmiah mengapa Prolanis wajib dilaksanakan dua kali setahun,” ujarnya.

Isti menambahkan, kerja sama ini tidak hanya menyoroti aspek klinis, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan edukatif melalui Prolanis Jempol, sebuah model intervensi berbasis bukti yang dikembangkan oleh tim peneliti USU bersama peserta Prolanis dari sejumlah puskesmas dan klinik di Medan.

“Melalui Prolanis Jempol, kami memperkenalkan pendekatan 7 Keterampilan Perilaku Perawatan Diri (7 Skills Self-Care Behavior) yang melibatkan keluarga dalam proses pendampingan. Tujuh keterampilan tersebut meliputi: pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, pemantauan gula darah mandiri, kepatuhan minum obat, pemecahan masalah kesehatan, manajemen stres, serta upaya pengurangan risiko komplikasi,” jelasnya.

Hasil awal penelitian menunjukkan bahwa peserta yang aktif mengikuti edukasi, menerapkan keterampilan perawatan diri, dan menjalani pemeriksaan berkala secara konsisten, cenderung memiliki fungsi ginjal yang lebih stabil, tekanan darah lebih terkontrol, serta progresivitas kerusakan ginjal yang lebih lambat.

“Kolaborasi antara penyelenggara JKN dan lembaga pendidikan tinggi menjadi salah satu bentuk sinergi dalam memperkuat fondasi sistem kesehatan kita. USU menyediakan keilmuan dan riset berbasis bukti, BPJS Kesehatan menyediakan akses dan pendanaan, sedangkan fasilitas kesehatan menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan di lapangan,” ujar Isti.

Ia juga mengajak masyarakat Sumut, khususnya peserta JKN yang didiagnosis diabetes atau hipertensi, agar aktif memanfaatkan fasilitas Prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.

“Ginjal tidak pernah berhenti bekerja, tetapi sering kali kita lupa menjaganya. Pemeriksaan berkala adalah bentuk penghargaan kita terhadap organ yang bekerja tanpa henti untuk menyaring racun dari tubuh. Mari jadikan Prolanis sebagai benteng pertama dalam menjaga kesehatan jangka panjang,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah I BPJS Kesehatan, Nuim Mubaraq, menegaskan bahwa Prolanis merupakan fondasi penting dalam upaya deteksi dini berbagai penyakit kronis termasuk PGK. Program ini mencakup pemeriksaan laboratorium (urine dan kimia darah), pemantauan tekanan darah dan gula darah, konsultasi medis, edukasi kesehatan, serta kegiatan fisik terstruktur seperti Senam Prolanis.

“Prolanis bukan sekadar rangkaian pemeriksaan rutin. Ini adalah intervensi menyeluruh yang dirancang untuk mencegah komplikasi berat, termasuk gagal ginjal stadium akhir yang memerlukan hemodialisis. Sayangnya, masih banyak peserta yang hadir pada pemeriksaan pertama, namun tidak kembali pada sesi lanjutan. Padahal, pemeriksaan kedualah yang memberikan gambaran klinis yang valid untuk pengambilan keputusan medis selanjutnya,” tegasnya.

Nuim juga memastikan bahwa seluruh biaya pelaksanaan Prolanis ditanggung penuh oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“BPJS Kesehatan memastikan akses layanan ini ditanggung sepenuhnya tanpa biaya tambahan bagi seluruh peserta JKN,” tambahnya.

Share9SendTweet6
Previous Post

Kemensos Salurkan Bantuan ke Korban Banjir dan Longsor di Nduga Papua Pegunungan

Next Post

PLN dan MyFundAction Indonesia demi Tingkatkan Kemampuan Barista

Next Post
PLN dan MyFundAction Indonesia demi Tingkatkan Kemampuan Barista

PLN dan MyFundAction Indonesia demi Tingkatkan Kemampuan Barista

PermanaNet Medan Rayakan Ulang Tahun Ke-14 Dengan Aksi Sosial

PermanaNet Medan Rayakan Ulang Tahun Ke-14 Dengan Aksi Sosial

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PLN Buka Peluang Inovasi Berkelanjutan dari Kaltim dan Kaltara

PLN Buka Peluang Inovasi Berkelanjutan dari Kaltim dan Kaltara

1 September 2026
214 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Flores, Kementerian PU Perkuat Layanan Pengungsi

214 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Flores, Kementerian PU Perkuat Layanan Pengungsi

31 Agustus 2026
Pariwisata Labuan Bajo Diperkuat Pascagempa

Pariwisata Labuan Bajo Diperkuat Pascagempa

31 Agustus 2026
Menteri Dody Targetkan 3 Sekolah Rakyat di Kepri Rampung Juni 2027

Menteri Dody Targetkan 3 Sekolah Rakyat di Kepri Rampung Juni 2027

31 Agustus 2026
Bandung Legend Tembus 16 Besar di Jepang

Bandung Legend Tembus 16 Besar di Jepang

31 Agustus 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2193 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2231 shares
    Share 892 Tweet 558
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2489 shares
    Share 996 Tweet 622
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2177 shares
    Share 871 Tweet 544
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2190 shares
    Share 876 Tweet 548

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.