Jakarta, Kabar SDGs – PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bekerja sama dengan MyFundAction Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Barista bagi 20 pemuda dari wilayah ring 1 perusahaan yang mencakup Kelurahan Karet Semanggi, Karet Kuningan, dan Pancoran di Jakarta.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, dan dihadiri oleh Kepala MyFundAction Indonesia, Rimanda Putra, serta Sekretaris Lurah Karet Semanggi, Ziyad. Kegiatan berlangsung selama sepekan dengan fokus pada peningkatan keterampilan teknis, pelayanan pelanggan, serta pengelolaan usaha kopi secara profesional.
“PLN EPI percaya bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya berbicara soal energi, tetapi juga tentang manusia. Melalui pelatihan ini, kami ingin menyalakan semangat dan keterampilan anak muda agar mampu menjadi pelaku ekonomi kreatif di lingkungannya,” ujar Mamit dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/11/2025).
Program ini mencakup berbagai materi, mulai dari pengenalan dunia kopi, teknik brewing, latte art, manajemen usaha, hingga praktik membuka mini coffee corner. Peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan magang di The Komunal Cafe, jaringan kedai kopi milik MyFundAction di Shah Alam, Malaysia. Di akhir pelatihan, seluruh peserta akan menerima Sertifikasi Barista sebagai bekal untuk bekerja di industri kopi atau merintis usaha secara mandiri.
“Kami tidak hanya belajar menyeduh kopi, tapi juga bagaimana melayani pelanggan, menjaga kualitas rasa, dan mengelola usaha kecil. Saya jadi yakin bahwa kopi bisa jadi jalan untuk masa depan yang lebih baik,” ungkap Difa, peserta dari Kelurahan Karet Kuningan.
Pelatihan ini merupakan wujud komitmen PLN EPI dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
“Kami ingin alumni pelatihan ini tidak hanya menjadi barista, tapi juga wirausaha muda yang membawa perubahan di lingkungannya,” tambah Mamit.
Melalui inisiatif ini, PLN EPI berharap dapat menciptakan model pengembangan keterampilan yang berkelanjutan bagi generasi muda, sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai korporasi energi yang aktif memberdayakan masyarakat.












Discussion about this post