• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 Februari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Dari Emak-Emak hingga Santri, Sektor Ekonomi Kreatif akan Lahirkan 540 Ribu Lapangan Kerja Baru

Kemenko PM-Kementerian Ekraf Perkuat Kelas Menengah Melalui Ekonomi Kreatif dan Digitalisasi

by Riski Yanti
21 September 2025
Dari Emak-Emak hingga Santri, Sektor Ekonomi Kreatif akan Lahirkan 540 Ribu Lapangan Kerja Baru
18
SHARES
113
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menyepakati kolaborasi strategis untuk mencegah penurunan kelas menengah dan mendongkrak mobilitas sosial masyarakat ke kelas tersebut melalui digitalisasi dan program pelatihan ekonomi kreatif.

Kolaborasi ini tertuang dalam pertemuan antara Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya bersama Menko PM Muhaimin Iskandar di Kantor Kemenko PM, Jakarta, yang salah satunya membahas Program Pemberdayaan Masyarakat.

BACA JUGA

Ferizy Tembus 3,5 Juta Pengguna

Ferizy Tembus 3,5 Juta Pengguna

9 Februari 2026
Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama Screenverse untuk Industri Audiovisual

Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama Screenverse untuk Industri Audiovisual

21 Januari 2026
Indonesia–Tiongkok Perkuat Positioning Ekonomi Kreatif melalui Global Executive Nexus Program

Indonesia–Tiongkok Perkuat Positioning Ekonomi Kreatif melalui Global Executive Nexus Program

14 Januari 2026

Menko PM Muhaimin Iskandar menyatakan dukungannya terhadap inisiatif yang sudah dikerjakan Kementerian Ekraf.

“Ekonomi kreatif terbukti memberi dampak nyata bagi perekonomian dan kontribusi signifikan terhadap PDB. Kami siap menyelaraskan program dengan standar pertumbuhan nasional, termasuk sinergi bersama UMKM,” ungkap Muhaimin.

Menteri Ekraf menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas dan mobilitas kelas menengah yang menjadi motor perekonomian nasional.

“Kami ingin terus memperkuat amanah dari Menko, terutama hasil rapat terakhir. Fokus kami adalah memastikan kelas menengah tidak turun kelas dan mendorong masyarakat yang mendekati kelas menengah agar bisa naik. Ekonomi kreatif dapat menjadi solusi alternatif untuk mewujudkan hal itu,” ujar Menteri Ekraf.

Menteri Ekraf menambahkan bahwa karakter kelas menengah, terutama di wilayah perkotaan, sangat potensial dijangkau melalui program digital.

“Banyak kelompok kelas menengah yang turun kelas. Mereka dapat dijangkau dengan pendekatan digital melalui program-program sederhana berbasis teknologi,” imbuhnya. Pendekatan ini diharapkan mampu membuka peluang kerja baru dan menopang daya beli masyarakat.

Kementerian Ekraf telah menyiapkan serangkaian program akselerasi sumber daya manusia yang dirancang untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan keterampilan digital.

Program Emak-Emak Matic Digital Marketer misalnya, memberikan pelatihan pemasaran digital bagi ibu rumah tangga untuk menjual produk kebutuhan keluarga (FMCG) dan diproyeksikan menciptakan 100.000 lapangan kerja.

Selain itu, program Gen Matic Digital Marketer menyasar generasi muda, khususnya Gen Z, dengan pelatihan pemasaran digital produk gaya hidup. Program ini diperkirakan mampu membuka 100.000 peluang kerja baru.

“Orientasi program ekonomi kreatif memang kami arahkan untuk menciptakan lapangan kerja bagi tenaga muda sekaligus menopang kelas menengah,” tegas Menteri Ekraf.

Kolaborasi lintas kementerian juga menjadi fokus utama. Kementerian Ekraf bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung program prioritas Presiden melalui Koperasi Merah Putih (KMP) Digital Marketer.

Dengan 80.000 koperasi di desa dan pelatihan affiliator digital bagi tiga orang per desa, program ini diharapkan dapat menambah sekitar 240.000 lapangan kerja.

Program lain adalah Santri Matic Digital Marketer yang menargetkan 40.000 pesantren dan lima juta santri di seluruh Indonesia.

Melalui pelatihan pemasaran digital untuk produk keagamaan, busana modest fashion dan lainnya, diharapkan dua persen dari total santri dapat menciptakan 100.000 lapangan kerja baru.

Tidak hanya itu, Kementerian Ekraf juga mendapat mandat dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai tim percepatan paket stimulus ekonomi untuk memperkuat ekosistem gig economy model ekonomi berbasis kerja lepas yang memanfaatkan teknologi digital dalam mempertemukan pekerja dengan konsumen.

Melalui kerja sama strategis ini, Kementerian Ekraf menegaskan perannya sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.

Penguatan kelas menengah melalui pemberdayaan digital dan penciptaan lapangan kerja diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Share7SendTweet5
Previous Post

ASDP Buka Lintasan Dobo–Marlasi

Next Post

Platform BeRest, Aplikasi Penyedia Jasa Kreatif yang Inovatif

Next Post
Platform BeRest, Aplikasi Penyedia Jasa Kreatif yang Inovatif

Platform BeRest, Aplikasi Penyedia Jasa Kreatif yang Inovatif

Indeks Kepuasan Pelanggan KAI Sentuh Angka 4,52

Indeks Kepuasan Pelanggan KAI Sentuh Angka 4,52

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Badung Perkuat Gerakan Bersih Pantai di Kedonganan

Badung Perkuat Gerakan Bersih Pantai di Kedonganan

10 Februari 2026
Aston Mojokerto Hadirkan Kuliner Korea

Aston Mojokerto Hadirkan Kuliner Korea

10 Februari 2026
Pariwisata Indonesia Ramaikan Pameran di OTM Mumbai

Pariwisata Indonesia Ramaikan Pameran di OTM Mumbai

10 Februari 2026
Health In Motion 2026 Perluas Akses Layanan Kesehatan di Balikpapan

Health In Motion 2026 Perluas Akses Layanan Kesehatan di Balikpapan

10 Februari 2026
Populasi Badak Jawa Bertambah Terekam Induk dan Anakan di Ujung Kulon

Populasi Badak Jawa Bertambah Terekam Induk dan Anakan di Ujung Kulon

10 Februari 2026

POPULAR

  • BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Honda Jazz 2026 Muncul Kembali di Tengah Tekanan Mobil Listrik

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan Digital Dunia

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Inovator Karawang Ciptakan Aplikasi Chat Tanpa Internet Nusa Mesh

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    93 shares
    Share 37 Tweet 23

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.