• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

ASDP Buka Lintasan Dobo–Marlasi

KMP Lobster Perkuat Konektivitas 3T dan Dorong Ekonomi Maluku

by Riski Yanti
21 September 2025
ASDP Buka Lintasan Dobo–Marlasi
20
SHARES
124
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tual, KabarSDGs – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus meneguhkan perannya sebagai penghubung nusantara dengan meresmikan lintasan perintis terbaru di wilayah Tual, Maluku.

Mulai hari ini, Sabtu (20/9), kapal KMP Lobster resmi melayani lintasan Dobo – Marlasi, yang diharapkan menjadi motor penggerak mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan timur Indonesia.

BACA JUGA

ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif

ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif

20 April 2026
Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional

Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional

20 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan bahwa hadirnya lintasan baru ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas jaringan layanan penyeberangan, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

“Lintasan Dobo – Marlasi ini adalah bukti nyata bahwa ASDP hadir untuk menjembatani masyarakat hingga ke pelosok nusantara. Kami ingin memastikan bahwa layanan transportasi penyeberangan tidak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi juga mampu membuka akses bagi daerah yang selama ini sulit dijangkau,” ujar Heru.

Untuk tahap awal, lintasan ini beroperasi satu kali setiap hari dengan durasi perjalanan sekitar enam jam.

Dari Dobo menuju Marlasi, kapal berlayar pukul 09.00 – 15.30 WIT, sementara dari Marlasi menuju Dobo beroperasi pukul 16.30 – 23.00 WIT.

Selain membuka akses transportasi, lintasan baru ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi daerah.

Kawasan Dobo dan Marlasi dikenal kaya akan sumber pangan, mulai dari hasil laut yang melimpah hingga umbi-umbian lokal.

Di sisi lain, panorama pantai yang menawan memberi peluang besar bagi sektor pariwisata untuk tumbuh lebih pesat.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan bahwa keberadaan lintasan ini akan membawa dampak ganda bagi masyarakat.

“Dengan adanya lintasan Dobo – Marlasi, mobilitas masyarakat semakin mudah, distribusi barang lebih lancar, dan peluang wisata semakin terbuka. Transportasi yang andal akan mendorong aktivitas ekonomi yang lebih dinamis serta mempercepat pengenalan potensi daerah ke kancah yang lebih luas,” jelas Shelvy.

ASDP meyakini bahwa pembukaan lintasan ini hanyalah langkah awal dari perjalanan panjang untuk memperkuat konektivitas antardaerah.

“Ke depan, ASDP akan terus menghadirkan inovasi layanan dan memperluas jaringan lintasan demi mendukung pemerataan pembangunan, dari ujung barat hingga timur Indonesia,” pungkas Shelvy.

Rincian Tarif Lintasan Dobo – Marlasi

A. Penumpang
• Dewasa : Rp 63.000
• Bayi : Rp 7.800
B. Kendaraan
• Golongan I : Rp 87.000
• Golongan II : Rp 136.000
• Golongan III : Rp 238.000
• Golongan IV
• Kendaraan Penumpang : Rp 1.195.000
• Kendaraan Barang : Rp 1.093.000
• Golongan V
• Kendaraan Penumpang : Rp 2.035.000
• Kendaraan Barang : Rp 2.037.000
• Golongan VI
• Kendaraan Penumpang : Rp 3.389.000
• Kendaraan Barang : Rp 3.203.000
• Golongan VII : Rp 2.974.000
• Golongan VIII : Rp 3.781.000
• Golongan IX : Rp 5.423.000

Share8SendTweet5
Previous Post

KMP Jatra II Siap Layani Gunungsitoli-Sibolga

Next Post

Dari Emak-Emak hingga Santri, Sektor Ekonomi Kreatif akan Lahirkan 540 Ribu Lapangan Kerja Baru

Next Post
Dari Emak-Emak hingga Santri, Sektor Ekonomi Kreatif akan Lahirkan 540 Ribu Lapangan Kerja Baru

Dari Emak-Emak hingga Santri, Sektor Ekonomi Kreatif akan Lahirkan 540 Ribu Lapangan Kerja Baru

Platform BeRest, Aplikasi Penyedia Jasa Kreatif yang Inovatif

Platform BeRest, Aplikasi Penyedia Jasa Kreatif yang Inovatif

Discussion about this post

NEWS UPDATE

MitMe Fest 2026 Dorong UMKM Naik Kelas Berbasis Digital

MitMe Fest 2026 Dorong UMKM Naik Kelas Berbasis Digital

26 April 2026
Proyek Migas Manpatu Balikpapan Masuk Fast Track

Proyek Migas Manpatu Balikpapan Masuk Fast Track

26 April 2026
Koperasi Korpri Beriman Balikpapan Catat Laba Miliaran

Koperasi Korpri Beriman Balikpapan Catat Laba Miliaran

26 April 2026
Kartini Holistic Living Ajak Perempuan Peduli Kesehatan

Kartini Holistic Living Ajak Perempuan Peduli Kesehatan

26 April 2026
RSUD Subandi Jember Jadi Rujukan Regional

RSUD Subandi Jember Jadi Rujukan Regional

26 April 2026

POPULAR

  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gunadarma Mulai Kuliah Perdana di IKN

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.