Jakarta, Kabar SDGs – Sebuah inovasi tekstil kesehatan asal Jepang kini resmi hadir di Indonesia. Kaos kesehatan pertama di dunia bernama Relive mulai dipasarkan dengan klaim mampu melancarkan aliran darah dan meningkatkan vitalitas tubuh. Produk ini sebelumnya telah beredar di Jepang sejak Juli 2019 dan hingga April 2024 tercatat terjual sekitar dua juta potong.
Relive Shirt, atau dikenal juga sebagai Relive Wear, dikembangkan dengan teknologi tekstil canggih yang menggabungkan teori meridian dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kandungan mineral khusus, serta desain bertarget yang dipatenkan. Pola cetak pada kaos disebut mampu menstimulasi titik akupresur sehingga merangsang fungsi alami tubuh, mulai dari relaksasi otot, peningkatan fleksibilitas, hingga pemulihan kelelahan dan pengurangan stres.
Produk ini diperkaya dengan mineral turmalin dan batu terahertz sintetis yang diyakini memberi efek positif pada sirkulasi darah, metabolisme, serta pengaturan ritme seluler. Teknologi yang digunakan, disebut indirect taping, bekerja dengan stimulasi halus di area strategis tubuh seperti bahu dan pinggul untuk menggantikan kebutuhan taping manual.
Berbagai uji klinis di Jepang melaporkan peningkatan kecepatan aliran darah, perluasan fleksibilitas sendi, dan berkurangnya kekakuan otot pada pengguna Relive Shirt. Efeknya tidak hanya dirasakan atlet profesional, tetapi juga pekerja lapangan, perawat, lansia, hingga anak-anak. Banyak pengguna menyebut tidur lebih nyenyak dan bangun pagi dengan kondisi tubuh lebih segar.
Di Indonesia, produk ini menargetkan pasar luas dengan perhatian khusus pada kelompok lansia dan kalangan olahraga. Distributor percaya Relive dapat mendukung kesehatan tubuh sehari-hari sekaligus meningkatkan performa atlet di berbagai cabang olahraga.












Discussion about this post