• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Gunakan Waste Bag Organik, KAI Dukung Hari Bebas Kantong Plastik

by Riski Yanti
2 Juli 2025
Gunakan Waste Bag Organik, KAI Dukung Hari Bebas Kantong Plastik
31
SHARES
191
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Program Tarif Diskon 30% Terjual 2.071.134 Tiket

JAKARTA, kabarSDGs – Dalam rangka menyambut Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia yang diperingati setiap tanggal 3 Juli besok, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali memperlihatkan komitmennya untuk mendukung gerakan global pengurangan sampah plastik.

BACA JUGA

Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

Evakuasi Sarana Krl Masih Berlangsung di Bekasi Timur

29 April 2026
Presiden Prabowo dan Menhub Temui Korban Insiden KA Bekasi Timur

Presiden Prabowo dan Menhub Temui Korban Insiden KA Bekasi Timur

28 April 2026
Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

28 April 2026

Sebagai bagian dari upaya ini, KAI telah mengganti waste bag/kantong sampah di dalam kereta dari plastik menjadi bahan kertas yang lebih ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.

Ini adalah langkah nyata yang diambil KAI untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memberikan kontribusi positif terhadap kelestarian lingkungan.

Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia, yang diperingati secara global, bertujuan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai yang berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan.

“KAI mengambil langkah tegas dengan mengganti waste bag berbahan plastik yang digunakan di dalam kereta menjadi kertas yang dapat didaur ulang, mengurangi kontribusi sampah plastik yang selama ini digunakan oleh pelanggan kereta api,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Seiring dengan semakin banyaknya pihak yang menyadari pentingnya pengelolaan sampah plastik, KAI tidak hanya fokus pada penggantian waste bag.

Perusahaan juga meluncurkan fasilitas Water Station di stasiun-stasiun kereta, yang memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mengisi ulang air minum menggunakan tumbler pribadi.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada botol plastik sekali pakai yang selama ini banyak digunakan oleh pelanggan.

Dengan adanya fasilitas Water Station ini, pelanggan dapat lebih mudah mendapatkan air minum tanpa harus membeli botol plastik.

“Kami berharap pelanggan kami semakin terbiasa membawa tumbler pribadi, karena ini merupakan bagian dari gaya hidup ramah lingkungan. Dengan Water Station di stasiun, kami berusaha mengurangi ketergantungan pada botol plastik sekali pakai, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang sampah plastik,” tambah Anne.

Untuk mendukung keberlanjutan, KAI juga memperluas jangkauan Water Station di lebih banyak stasiun.

Hingga saat ini, sudah terdapat 102 unit Water Station yang tersebar di 54 titik lokasi pada 39 stasiun di seluruh wilayah operasional Divisi Regional dan Daerah Operasi.

Stasiun-stasiun tersebut mencakup berbagai titik di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, hingga Tanjungkarang.

Dengan terus berkembangnya fasilitas ini, KAI berharap dapat lebih banyak melibatkan pelanggan dalam upaya mengurangi sampah plastik dan membangun kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan.

Tak hanya inisiatif ramah lingkungan, KAI juga memberikan kontribusi besar terhadap pemulihan ekonomi nasional melalui program diskon tiket 30% bagi pelanggan selama libur sekolah.

Program yang dimulai sejak 5 Juni 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan memberikan kemudahan akses perjalanan yang lebih terjangkau.

Hingga 2 Juli 2025, program diskon ini telah terjual sebanyak 2.071.134 tiket dari total kapasitas 3.529.612 tempat duduk yang disediakan, dengan tingkat penjualan mencapai 59% dari total kapasitas.

“Program diskon ini tidak hanya memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan kereta api dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga merupakan bagian dari pemenuhan Asta Cita pemerintah. Kami berharap ini dapat memberikan dorongan yang lebih besar bagi pemulihan ekonomi nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor transportasi publik dan turunannya,” tukas Anne.

Selain diskon tiket, KAI juga terus menerapkan berbagai inovasi yang mendukung keberlanjutan dan efisiensi.

Salah satunya adalah penggunaan teknologi Face Recognition Boarding, yang sudah diterapkan di beberapa stasiun untuk mempermudah proses boarding dan mengurangi penggunaan kertas cetak tiket.

Ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mengurangi penggunaan kertas dan menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi pelanggan.

Di sektor layanan makanan, KAI juga menggantikan penggunaan plastik sekali pakai dengan wooden cutlery untuk mengurangi limbah plastik yang dihasilkan selama perjalanan.

Langkah-langkah ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

“Dengan langkah-langkah ramah lingkungan ini, KAI berkomitmen untuk terus berkontribusi pada kelestarian lingkungan dan pemulihan ekonomi nasional. Inisiatif Water Station, penggantian waste bag, diskon tiket, dan berbagai program ramah lingkungan lainnya adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan transportasi yang tidak hanya efisien dan nyaman, tetapi juga berkelanjutan dan relevan dengan tren global menuju transportasi yang lebih hijau,” tutup Anne.

Share12SendTweet8
Previous Post

ASDP Gandeng Pelindo Luncurkan Vending Machine “UMK” di Pelabuhan Ajibata

Next Post

Jembatan Way Batu Ampar Resmi Dibuka untuk Tingkatkan Akses Warga

Next Post
Jembatan Way Batu Ampar Resmi Dibuka untuk Tingkatkan Akses Warga

Jembatan Way Batu Ampar Resmi Dibuka untuk Tingkatkan Akses Warga

5,4 Juta Pelanggan Gunakan Face Recognition, KAI Hemat 12.953 Rol Kertas

5,4 Juta Pelanggan Gunakan Face Recognition, KAI Hemat 12.953 Rol Kertas

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

Monolog 3431 Hadirkan Semangat Teater di Cerenti

8 Mei 2026
Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Ekosistem Seni

Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Ekosistem Seni

8 Mei 2026
Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

Kemenhub Siapkan Langkah Cepat Atasi Truk ODOL

8 Mei 2026
Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Wamenaker Dorong Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja Baru

8 Mei 2026
Keselamatan Penerbangan Helikopter Harus Ditingkatkan

Keselamatan Penerbangan Helikopter Harus Ditingkatkan

8 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sidoarjo Percepat Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Olahan Singkong Sigmafood Mojokerto Tembus Pasar Nasional

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • USK Kukuhkan Lima Profesor Teknik Dorong Inovasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.