• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Jenis Jamur Berbahaya Ini Bisa Menyebar Lebih Luas Saat Cuaca Panas

by SDGS Admin
17 Mei 2025
Jenis Jamur Berbahaya Ini Bisa Menyebar Lebih Luas Saat Cuaca Panas
30
SHARES
189
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Para peneliti kini tengah serius mempelajari perihal penyebaran jamur yang semakin meluas akibat perubahan iklim dan suhu global yang terus meningkat.

Terdapat tiga spesies jamur yang menjadi fokus perhatian: Aspergillus fumigatus, Aspergillus flavus, dan Aspergillus niger. Walaupun jamur-jamur ini tidak akan membuat seseorang menjadi zombie, tetapi mereka dapat menimbulkan masalah kesehatan yang signifikan. Bahkan, bisa berakibat fatal – tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi tumbuhan dan hewan.

BACA JUGA

UMKM Seroja Kampar Perkuat Budidaya Jamur Tiram Mandiri

UMKM Seroja Kampar Perkuat Budidaya Jamur Tiram Mandiri

25 Juni 2026
Aksi Peringatan Hari Kesehatan Nasional: Hentikan Kompromi dengan Korporasi Rokok

Aksi Peringatan Hari Kesehatan Nasional: Hentikan Kompromi dengan Korporasi Rokok

12 November 2025
Gapokin Gelar Pemeriksaan Mata Gratis Bagi Pelajar dan Guru di Tanjungpinang

Gapokin Gelar Pemeriksaan Mata Gratis Bagi Pelajar dan Guru di Tanjungpinang

23 September 2025

Sebuah studi terkini dari Inggris mengungkapkan bahwa ketiga spesies jamur ini dapat menyebar lebih jauh ke arah utara menjelang tahun 2100. Studi ini memang belum melalui peer review, tetapi temuan ini cukup membuat banyak orang khawatir. Para peneliti membuat model penyebaran jamur ini berdasarkan habitat saat ini dan proyeksi suhu global di masa depan.

“Perubahan dalam aspek lingkungan seperti kelembapan dan cuaca ekstrem akan mempengaruhi habitat serta mendorong adaptasi dan penyebaran jamur,” jelas Norman van Rhijn, seorang ahli mikologi lingkungan dari Universitas Manchester.

Dia juga mencatat bahwa jamur selama ini kurang diperhatikan jika dibandingkan dengan virus atau parasit.

“Tetapi peta yang kami buat menunjukkan bahwa patogen jamur mungkin akan berimplikasi pada hampir seluruh dunia di masa mendatang,” tambahnya.

Dalam skenario perubahan iklim yang paling buruk, penyebaran A. fumigatus di Eropa dapat meningkat hingga 77,5 persen dalam 15 tahun ke depan. Ini berarti sekitar 9 juta individu berisiko terjangkit infeksi. Sedangkan untuk A. flavus yang lebih menyukai iklim panas, penyebarannya berpotensi naik 16 persen, menambah 1 juta orang ke dalam kategori risiko. Sementara A. niger tampaknya tetap cukup stabil.

Namun ada aspek menarik yang perlu dicatat. Ketika jamur-jamur ini mulai berkembang ke wilayah yang sebelumnya terlalu dingin, mereka juga dapat meninggalkan area yang kini terlalu panas. Secara keseluruhan, kemungkinan jumlah orang yang terpapar mungkin berkurang pada tahun 2100, tetapi penyebaran ke daerah baru tetap menjadi perhatian utama – terutama bagi mereka yang memiliki sistem imun lemah.

Yang lebih rumit lagi, jamur ini juga dapat berdampak negatif bagi hasil pertanian. Bayangkan jika jamur mengganggu panen, akan semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan pangan global yang sudah berat karena perubahan iklim.

Para peneliti juga memberikan peringatan tentang peningkatan potensi infeksi pada manusia di Asia dan Eropa, sementara beberapa wilayah di Afrika dan Amerika Selatan justru dapat mengalami penurunan. Ini jelas akan mengubah tantangan kesehatan dan ketahanan pangan di masa depan.

Jamur lain yang juga menjadi perhatian adalah Candida auris, yang sudah mulai menyebar di berbagai lokasi sebagai dampak dari pemanasan global. Dan ada kemungkinan spesies jamur lainnya akan mengikuti jejaknya.

Menariknya, van Rhijn juga mengingatkan bahwa jamur memiliki peran yang signifikan dalam ekosistem, seperti dalam proses daur ulang karbon dan nutrisi. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan dengan baik sebelum mengambil tindakan.

“Yang terpenting saat ini adalah meningkatkan kesadaran dan mengembangkan strategi yang efektif untuk menghadapi patogen jamur ini,” tegasnya.

Share12SendTweet8
Previous Post

Bagian Bawah Jembatan Siak IV Disiapkan Jadi Sentra Kuliner dan UMKM Malam Hari

Next Post

Kabel FO Semrawut Ditertibkan Kota Pekanbaru dan Siapkan Sistem Ducting

Next Post
Kabel FO Semrawut Ditertibkan Kota Pekanbaru dan Siapkan Sistem Ducting

Kabel FO Semrawut Ditertibkan Kota Pekanbaru dan Siapkan Sistem Ducting

Pemkab Natuna Siapkan Lahan Bagi 57 Unit Rumah Warga Batu Kapal

Pemkab Natuna Siapkan Lahan Bagi 57 Unit Rumah Warga Batu Kapal

Discussion about this post

NEWS UPDATE

AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

26 Juli 2026
Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting 2026

Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting 2026

26 Juli 2026
ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 Dorong Jurnalisme Transportasi Berkualitas

ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 Dorong Jurnalisme Transportasi Berkualitas

26 Juli 2026
Aceh Siapkan Sistem Resi Gudang untuk Nilam

Aceh Siapkan Sistem Resi Gudang untuk Nilam

26 Juli 2026
Program MTN Mengajar 2026, PT Marga Trans Nusantara Tanamkan Budaya Keselamatan

Program MTN Mengajar 2026, PT Marga Trans Nusantara Tanamkan Budaya Keselamatan

26 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1455 shares
    Share 582 Tweet 364
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1206 shares
    Share 482 Tweet 302
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1174 shares
    Share 470 Tweet 294

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.