• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Jenis Jamur Berbahaya Ini Bisa Menyebar Lebih Luas Saat Cuaca Panas

by SDGS Admin
17 Mei 2025
Jenis Jamur Berbahaya Ini Bisa Menyebar Lebih Luas Saat Cuaca Panas
24
SHARES
149
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Para peneliti kini tengah serius mempelajari perihal penyebaran jamur yang semakin meluas akibat perubahan iklim dan suhu global yang terus meningkat.

Terdapat tiga spesies jamur yang menjadi fokus perhatian: Aspergillus fumigatus, Aspergillus flavus, dan Aspergillus niger. Walaupun jamur-jamur ini tidak akan membuat seseorang menjadi zombie, tetapi mereka dapat menimbulkan masalah kesehatan yang signifikan. Bahkan, bisa berakibat fatal – tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi tumbuhan dan hewan.

BACA JUGA

Aksi Peringatan Hari Kesehatan Nasional: Hentikan Kompromi dengan Korporasi Rokok

Aksi Peringatan Hari Kesehatan Nasional: Hentikan Kompromi dengan Korporasi Rokok

12 November 2025
Gapokin Gelar Pemeriksaan Mata Gratis Bagi Pelajar dan Guru di Tanjungpinang

Gapokin Gelar Pemeriksaan Mata Gratis Bagi Pelajar dan Guru di Tanjungpinang

23 September 2025
Kaos kesehatan Relive mulai dipasarkan di Indonesia

Kaos kesehatan Relive mulai dipasarkan di Indonesia

20 Agustus 2025

Sebuah studi terkini dari Inggris mengungkapkan bahwa ketiga spesies jamur ini dapat menyebar lebih jauh ke arah utara menjelang tahun 2100. Studi ini memang belum melalui peer review, tetapi temuan ini cukup membuat banyak orang khawatir. Para peneliti membuat model penyebaran jamur ini berdasarkan habitat saat ini dan proyeksi suhu global di masa depan.

“Perubahan dalam aspek lingkungan seperti kelembapan dan cuaca ekstrem akan mempengaruhi habitat serta mendorong adaptasi dan penyebaran jamur,” jelas Norman van Rhijn, seorang ahli mikologi lingkungan dari Universitas Manchester.

Dia juga mencatat bahwa jamur selama ini kurang diperhatikan jika dibandingkan dengan virus atau parasit.

“Tetapi peta yang kami buat menunjukkan bahwa patogen jamur mungkin akan berimplikasi pada hampir seluruh dunia di masa mendatang,” tambahnya.

Dalam skenario perubahan iklim yang paling buruk, penyebaran A. fumigatus di Eropa dapat meningkat hingga 77,5 persen dalam 15 tahun ke depan. Ini berarti sekitar 9 juta individu berisiko terjangkit infeksi. Sedangkan untuk A. flavus yang lebih menyukai iklim panas, penyebarannya berpotensi naik 16 persen, menambah 1 juta orang ke dalam kategori risiko. Sementara A. niger tampaknya tetap cukup stabil.

Namun ada aspek menarik yang perlu dicatat. Ketika jamur-jamur ini mulai berkembang ke wilayah yang sebelumnya terlalu dingin, mereka juga dapat meninggalkan area yang kini terlalu panas. Secara keseluruhan, kemungkinan jumlah orang yang terpapar mungkin berkurang pada tahun 2100, tetapi penyebaran ke daerah baru tetap menjadi perhatian utama – terutama bagi mereka yang memiliki sistem imun lemah.

Yang lebih rumit lagi, jamur ini juga dapat berdampak negatif bagi hasil pertanian. Bayangkan jika jamur mengganggu panen, akan semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan pangan global yang sudah berat karena perubahan iklim.

Para peneliti juga memberikan peringatan tentang peningkatan potensi infeksi pada manusia di Asia dan Eropa, sementara beberapa wilayah di Afrika dan Amerika Selatan justru dapat mengalami penurunan. Ini jelas akan mengubah tantangan kesehatan dan ketahanan pangan di masa depan.

Jamur lain yang juga menjadi perhatian adalah Candida auris, yang sudah mulai menyebar di berbagai lokasi sebagai dampak dari pemanasan global. Dan ada kemungkinan spesies jamur lainnya akan mengikuti jejaknya.

Menariknya, van Rhijn juga mengingatkan bahwa jamur memiliki peran yang signifikan dalam ekosistem, seperti dalam proses daur ulang karbon dan nutrisi. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan dengan baik sebelum mengambil tindakan.

“Yang terpenting saat ini adalah meningkatkan kesadaran dan mengembangkan strategi yang efektif untuk menghadapi patogen jamur ini,” tegasnya.

Share10SendTweet6
Previous Post

Bagian Bawah Jembatan Siak IV Disiapkan Jadi Sentra Kuliner dan UMKM Malam Hari

Next Post

Kabel FO Semrawut Ditertibkan Kota Pekanbaru dan Siapkan Sistem Ducting

Next Post
Kabel FO Semrawut Ditertibkan Kota Pekanbaru dan Siapkan Sistem Ducting

Kabel FO Semrawut Ditertibkan Kota Pekanbaru dan Siapkan Sistem Ducting

Pemkab Natuna Siapkan Lahan Bagi 57 Unit Rumah Warga Batu Kapal

Pemkab Natuna Siapkan Lahan Bagi 57 Unit Rumah Warga Batu Kapal

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

15 Januari 2026
Perpusnas Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Dukungan Perpustakaan

Perpusnas Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Dukungan Perpustakaan

15 Januari 2026
Pariwisata Aceh Terpukul Banjir Longsor 225 Destinasi Rusak

Pariwisata Aceh Terpukul Banjir Longsor 225 Destinasi Rusak

15 Januari 2026
Manasik Haji Aceh Hadirkan Mock Up Pesawat untuk Simulasi Nyata Jemaah

Manasik Haji Aceh Hadirkan Mock Up Pesawat untuk Simulasi Nyata Jemaah

15 Januari 2026
Tiga Bandara InJourney Airports Terapkan Aplikasi All Indonesia

Penumpang Garuda Indonesia saat Nataru Capai 1,5 Juta Orang

15 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Poco Umumkan Peluncuran Poco M8 Dengan Layar Lengkung 3D Tahan Ekstrem

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Clicks Communicator Hadirkan Sensasi Mengetik ala BlackBerry dalam Balutan Android Modern

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Banjir Rusak Ribuan Hektare Sawah di Kota Langsa

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.