• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Alpukat Diva Berpotensi Jadi Ikon Pertanian Pekalongan

by SDGS Admin
14 Mei 2025
Alpukat Diva Berpotensi Jadi Ikon Pertanian Pekalongan
36
SHARES
227
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Pekalongan, Kabar SDGs – Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap buah alpukat mendorong para praktisi dan konsultan pertanian untuk mengembangkan budi daya alpukat secara lebih luas di Kabupaten Pekalongan.

Salah satu varietas lokal yang tengah dikembangkan dan dinilai berpotensi menjadi ikon pertanian Kabupaten Pekalongan adalah Alpukat Diva. Hal tersebut disampaikan oleh Handono Warih, konsultan pertanian swadaya dari Deruci Agrikultur.

BACA JUGA

Dengan Padi Tabela Pertanian Modern Diterapkan di Cianjur

Dengan Padi Tabela Pertanian Modern Diterapkan di Cianjur

10 September 2026
Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

2 September 2026
Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

30 Mei 2026

“Melihat besarnya minat masyarakat sebagai konsumen alpukat dan prospek bisnisnya yang menjanjikan, kami berharap budi daya alpukat dapat diperluas di Pekalongan,” kata Handono saat ditemui dalam kunjungan pertanian di Desa Legok Kalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (10/5/2025).

“Kami akan terus mengampanyekan manfaat alpukat, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi,” sambungnya.

Menurutnya, alpukat merupakan buah yang tidak mengenal musim, dapat langsung dikonsumsi, dan memiliki rendemen yang tinggi. Ia menyebut Alpukat Diva sebagai varietas yang ideal untuk wilayah Pekalongan karena kemampuannya tumbuh di berbagai ketinggian, mulai dari dataran rendah hingga lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.

“Varietas Diva ini merupakan hasil pengembangan putra daerah, Mas Hartanto. Kami berharap Diva dapat menjadi primadona dan maskot pertanian Pekalongan, bahkan berpotensi menarik wisatawan untuk agrowisata dan edukasi dari luar daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Hartanto, petani alpukat dari Desa Legok Kalong, mengatakan dirinya telah menggeluti budi daya alpukat sejak tahun 2018. Ia fokus pada pengembangan varietas lokal, terutama Alpukat Diva, meskipun juga menanam varietas unggulan lainnya seperti Yellow Vietnam.

“Saya sudah delapan tahun menanam alpukat. Menurut saya, alpukat sangat menguntungkan secara ekonomi dan memiliki manfaat kesehatan yang besar,” tuturnya.

Menurut Hartono, budi daya alpukat relatif mudah asalkan petani memahami karakteristik pohon dan teknik penanamannya. Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur atau lahan dengan kendala irigasi.

“Varietas sekarang lebih tahan terhadap hama seperti ulat, dan kita dapat mengatasinya dengan teknik budi daya yang tepat. Hasilnya sangat membantu, baik untuk meningkatkan gizi maupun perekonomian,” terangnya.

Hartanto menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh, mulai dari perawatan hingga pascapanen.

“Jangan sampai kebingungan setelah panen. Harus direncanakan apakah akan dijual atau diolah. Saya pribadi siap menampung hasil panen dari petani binaan saya, mengingat kebutuhan alpukat di wilayah kita sendiri masih sangat tinggi,” pungkasnya.

Share14SendTweet9
Previous Post

Eceng Gondok di Pekalongan Jadi Kompos untuk ‘Urban Farming’

Next Post

Pegiat Ekonomi Kreatif Yogyakarta Berpeluang Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Next Post
Pegiat Ekonomi Kreatif Yogyakarta Berpeluang Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Pegiat Ekonomi Kreatif Yogyakarta Berpeluang Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Regional Nusantara Layani 800.000 Lebih Kendaraan Selama Libur Panjang Waisak

Regional Nusantara Layani 800.000 Lebih Kendaraan Selama Libur Panjang Waisak

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan Diproyeksikan Tumbuh 7,69 Persen

Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan Diproyeksikan Tumbuh 7,69 Persen

22 September 2026
KSOP Gresik Isi Harhubnas dengan Aksi Sosial

KSOP Gresik Isi Harhubnas dengan Aksi Sosial

22 September 2026
ASDP Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, Latih Personel Sertifikasi Damkar 

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, Latih Personel Sertifikasi Damkar 

22 September 2026
Ratusan Pendonor Darah Sidoarjo Dapat Apresiasi

Ratusan Pendonor Darah Sidoarjo Dapat Apresiasi

22 September 2026
SBY Gelar Pameran Lukisan di Surabaya

SBY Gelar Pameran Lukisan di Surabaya

21 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2906 shares
    Share 1162 Tweet 727
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3230 shares
    Share 1292 Tweet 808
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2918 shares
    Share 1167 Tweet 730
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2907 shares
    Share 1163 Tweet 727
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2873 shares
    Share 1149 Tweet 718

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.