• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan

by SDGS Admin
30 Mei 2026
Kutim Perluas Sawah demi Swasembada Pangan
16
SHARES
99
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kutai Timur, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai menunjukkan langkah serius menuju kemandirian pangan melalui program cetak sawah rakyat. Hingga akhir tahun lalu, sekitar 400 hektare sawah baru berhasil dibuka dari target awal 1.106 hektare yang dijalankan sejak tahun sebelumnya.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk mengejar swasembada beras sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar Kalimantan Timur.

BACA JUGA

Hortikultura Kutim Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

Hortikultura Kutim Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

28 Mei 2026
Pertanian Organik Mojokerto Jadi Strategi Hadapi Perubahan Iklim

Pertanian Organik Mojokerto Jadi Strategi Hadapi Perubahan Iklim

27 Mei 2026
Banyuasin Optimistis Lampaui Satu Juta Ton Padi

Banyuasin Optimistis Lampaui Satu Juta Ton Padi

21 Mei 2026

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kutai Timur melalui Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Bohari, mengatakan capaian tersebut menjadi dasar penting dalam pengembangan pertanian pangan di wilayah Kutim.

“Hingga akhir tahun lalu sudah tercetak kurang lebih 400 hektare. Memang ada beberapa kendala teknis di lapangan sehingga program dilanjutkan kembali tahun ini,” ujar Bohari, dalam pernyataan resmi dikutip Kamis (28/5/2026).

Saat ini, program cetak sawah kembali dilanjutkan dengan target tambahan hampir 600 hektare. Bohari menyebut kontrak pekerjaan telah ditandatangani sekitar dua pekan lalu dan kini memasuki tahap awal pelaksanaan atau MC 0.

“Yang dilanjutkan hampir 600 hektare. Kontraknya sekitar tiga bulan dan diusahakan selesai dalam waktu tersebut,” katanya.

Lahan sawah baru tersebut tersebar di sejumlah kawasan potensial pertanian seperti Bengalon, Busang, Sandaran, Susuk, Kaubun hingga Kombeng. Program ini mendapat dukungan pendanaan dari APBN dan skema tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, termasuk pendampingan lintas sektor bersama TNI.

Meski demikian, Bohari mengakui tidak seluruh target awal dapat direalisasikan karena sebagian lahan terkendala persoalan perizinan dan kondisi topografi yang kurang mendukung untuk dijadikan sawah produktif. Oleh sebab itu, setiap lokasi terlebih dahulu melalui tahapan survei investigasi dan desain sebelum pengerjaan dilakukan.

Selain melanjutkan program yang berjalan, DTPHP Kutim juga telah mengusulkan tambahan hampir 700 hektare sawah baru untuk tahun mendatang. Usulan tersebut kini telah memasuki tahap verifikasi.

Menurut Bohari, keberhasilan program cetak sawah menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, mengingat Kutai Timur selama ini masih sangat bergantung pada pasokan beras dari luar wilayah.

“Kalau program ini berjalan konsisten setiap tahun dan petani langsung menanam setelah lahan dibuka, maka perlahan target swasembada bisa dicapai,” ujarnya.

Di tengah maraknya alih fungsi lahan dan tingginya minat masyarakat terhadap sektor perkebunan sawit, pemerintah daerah tetap optimistis sektor pertanian pangan memiliki prospek yang menjanjikan.

Bohari menjelaskan produktivitas sawah di Kutim rata-rata mampu menghasilkan lebih dari 3,5 ton gabah per hektare dalam satu musim tanam. Bahkan di wilayah Kaubun, hasil panen pernah mendekati 6 ton per hektare.

Jika petani mampu melakukan dua kali musim tanam dalam setahun, maka satu hektare sawah diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 7 ton gabah. Dengan asumsi harga beras Rp12 ribu per kilogram, nilai ekonomi sektor pertanian dinilai masih cukup kompetitif dibandingkan perkebunan rakyat.

Namun menurutnya, tantangan terbesar pertanian padi tidak hanya terletak pada produksi, tetapi juga kepastian pasar dan penyerapan hasil panen petani.

“Kadang petani selesai panen, gabahnya belum tersalurkan. Ini yang harus kita kawal bersama agar petani tetap semangat menanam,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah mulai mendorong penguatan hilirisasi pangan melalui rencana pembangunan gudang atau fasilitas Bulog di Kutai Timur. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani lokal.

Seiring meningkatnya produksi pangan, beras lokal Kutim juga mulai menunjukkan perkembangan positif. Beras produksi Kaubun dan sejumlah desa lainnya kini mulai dipasarkan hingga ke luar daerah sebagai tanda mulai bangkitnya sektor pangan di Kutai Timur.

Share6SendTweet4
Previous Post

Kemenpar Gelar Famtrip Tingkatkan Kunjungan Wisman Malaysia ke Kepri

Next Post

Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

Next Post
Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

Sambut Long Weekend, Whoosh Hadirkan Beragam Promo Tiket

Sambut Long Weekend, Whoosh Hadirkan Beragam Promo Tiket

Discussion about this post

NEWS UPDATE

CSR Pertamina Balikpapan Raih Penghargaan Nasional

CSR Pertamina Balikpapan Raih Penghargaan Nasional

30 Mei 2026
Mocca Berry Jadi Menu Baru Aston Inn

Mocca Berry Jadi Menu Baru Aston Inn

30 Mei 2026
New York Siapkan Pameran Piala Dunia 2026

New York Siapkan Pameran Piala Dunia 2026

30 Mei 2026
Sambut Long Weekend, Whoosh Hadirkan Beragam Promo Tiket

Sambut Long Weekend, Whoosh Hadirkan Beragam Promo Tiket

30 Mei 2026
Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

30 Mei 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    91 shares
    Share 36 Tweet 23

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.