• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pupuk Indonesia Maksimalkan Produksi demi Dukung Swasembada Pangan

by SDGS Admin
25 Maret 2025
Pupuk Indonesia Maksimalkan Produksi demi Dukung Swasembada Pangan
22
SHARES
138
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bali, Kabar SDGs – PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen sepenuhnya untuk mendukung program utama pemerintah dan Kementerian BUMN dalam upaya mencapai ketahanan pangan. Salah satu langkah konkret yang diambil oleh Pupuk Indonesia adalah melalui proyek besar pengembangan Kawasan Industri Pupuk di Fakfak, Papua Barat.

“Pupuk Indonesia berencana menginvestasikan Rp 116 triliun untuk mengembangkan kapasitas produksinya. Sebagian dari investasi ini akan kami gunakan untuk membangun kawasan industri pupuk baru di Fakfak, Papua Barat yang, Insya Allah, akan meningkatkan kapasitas produksi kami,” ungkap Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, di Jakarta, yang dikutip pada Jumat, (21/3/2025).

BACA JUGA

Pupuk Kaltim Awasi Distribusi Pupuk Hingga Kios

Pupuk Kaltim Awasi Distribusi Pupuk Hingga Kios

23 Mei 2026
Pupuk Kaltim Pastikan Stok Pupuk Gorontalo Aman

Pupuk Kaltim Pastikan Stok Pupuk Gorontalo Aman

23 Mei 2026
Pupuk Indonesia Raih Sejumlah Penghargaan dalam Anugerah BUMN 2026

Pupuk Indonesia Raih Sejumlah Penghargaan dalam Anugerah BUMN 2026

19 Maret 2026

Rahmad menyatakan bahwa peningkatan kapasitas produksi ini adalah langkah krusial untuk menjamin ketersediaan pupuk yang sangat diperlukan untuk mencapai ketahanan pangan. Dia menekankan bahwa pencapaian ketahanan pangan di suatu negara berkaitan erat dengan kondisi industri pupuk di negara tersebut. Menurutnya, Indonesia adalah contoh nyata suatu negara yang telah mencapai ketahanan pangan berkat fokus pada pengembangan industri pupuk.

Rahmad menceritakan bahwa Indonesia berhasil meraih ketahanan beras untuk pertama kalinya pada tahun 1984. Pencapaian ini, sebutnya, tidak terlepas dari perkembangan industri pupuk yang dimulai pada tahun 1959 di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri), hingga dilanjutkan dengan pembangunan PT Pabrik Iskandar Muda (PIM) di Aceh pada tahun 1982.

“Pada tahun 1984, Indonesia mencapai ketahanan pangan beras yang dimulai dari inisiatif pengembangan industri pupuk sejak tahun 1959 di Pusri,” tutur Rahmad.

“Sejak 1982 hingga saat ini, tidak ada pembangunan kawasan baru, sementara pada tahun 2045, jumlah penduduk Indonesia diperkirakan akan mencapai 324 juta, yang berarti kebutuhan beras nasional harus naik menjadi 37 ton, bertambah 6 juta ton,” jelas Rahmad.

Rahmad menegaskan bahwa pupuk memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Pupuk menyumbang sekitar 62% terhadap produktivitas sektor pertanian. Dengan demikian, mencapai ketahanan pangan akan sangat menantang tanpa adanya pasokan pupuk yang memadai.

“Jadi sangat signifikan. Oleh karena itu, salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian adalah memastikan ketersediaan dan harga pupuk yang terjangkau,” jelas Rahmad.

Di samping memastikan kapasitas produksi, Rahmad menambahkan bahwa Pupuk Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan dengan menjamin aksesibilitas pupuk bagi petani. Aksesibilitas pupuk ini, kata dia, salah satunya dicapai dengan memastikan distribusi pupuk bersubsidi yang efisien dan transparan. Untuk mewujudkannya, Pupuk Indonesia telah melakukan digitalisasi kios melalui i-Pubers yang mempermudah penebusan menggunakan KTP, serta melakukan pengawasan secara langsung melalui pusat kendali untuk memastikan penyaluran yang tepat.

“Jadi kami telah menerapkan digitalisasi di lebih dari 27 ribu kios. Melalui digitalisasi ini, kami dapat melacak setiap ‘butir’ pupuk yang dimuat di kapal—semua data dan visualnya terlihat, pergerakan kapal dapat dilacak melalui GPS, dan saat tiba di gudang dilengkapi CCTV, juga pelacakan truknya hingga ke kios,” kata dia.

Share9SendTweet6
Previous Post

Putri Koster Berikan Sambutan Positif atas Buku ‘Semua Karena Nirankara’

Next Post

H-7 Lebaran, 47 Ribu orang Pemudik dan 8.000 unit Kendaraan telah Menyeberang ke Sumatera

Next Post
H-7 Lebaran, 47 Ribu orang Pemudik dan 8.000 unit Kendaraan telah Menyeberang ke Sumatera

H-7 Lebaran, 47 Ribu orang Pemudik dan 8.000 unit Kendaraan telah Menyeberang ke Sumatera

Mahasiswa Diajak Terlibat dalam Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali

Mahasiswa Diajak Terlibat dalam Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

23 Oktober 2026
Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

23 Oktober 2026
Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

23 Oktober 2026
Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

23 Oktober 2026
BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

22 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3877 shares
    Share 1551 Tweet 969
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3328 shares
    Share 1331 Tweet 832
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3975 shares
    Share 1590 Tweet 994
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3938 shares
    Share 1575 Tweet 985
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.