• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 Desember 2025
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Jasa Keuangan Tetap Stabil Terlepas Tantangan Ekonomi Global

by SDGS Admin
7 Maret 2025
Jasa Keuangan Tetap Stabil Terlepas Tantangan Ekonomi Global
22
SHARES
139
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa kelangsungan sektor jasa keuangan (SJK) tetap stabil, meskipun menghadapi tantangan dari ekonomi global dan perkembangan dalam negeri. Volatilitas pasar tetap tinggi di tengah ketidakpastian mengenai kebijakan ekonomi dan geopolitik yang terus berubah. “Kami menilai pertumbuhan ekonomi global relatif stagnan, dengan inflasi di beberapa negara maju mulai menunjukkan penurunan,” ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, di Jakarta, pada hari Selasa, (4/3/2025).

Mahendra menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat (AS) solid, didorong oleh aktivitas ekonomi yang berasal dari konsumsi domestik. Inflasi tercatat pada 3 persen pada Januari 2025, sementara core indeks harga konsumen atau CPI meningkat menjadi 3,3 persen, menunjukkan bahwa tekanan harga di luar komoditas energi dan pangan masih cukup tinggi. Pasar tenaga kerja tetap kuat, dan kebijakan moneter cenderung netral, dengan proyeksi bahwa Bank Sentral AS, The Fed, hanya akan menurunkan Fed Funds Rate (FFR) satu atau mungkin dua kali sepanjang tahun 2025.

BACA JUGA

OJK Bali Luncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan untuk Siswa SMA dan MA

OJK Bali Luncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan untuk Siswa SMA dan MA

15 Oktober 2025
OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya

23 September 2025
OJK Tolak Izin Usaha Bursa Kripto Indonesia

OJK Tolak Izin Usaha Bursa Kripto Indonesia

6 September 2025

Dalam aspek geopolitik, penyelesaian konflik Ukraina masih belum menemukan solusi meskipun telah ada berbagai pertemuan di tingkat internasional. “Pertemuan terakhir antara Presiden Amerika Serikat dan Presiden Ukraina tampak sangat jelas bahwa kesepakatan belum tercapai,” kata Mahendra. Selain itu, rencana penerapan tarif baru oleh Amerika Serikat terhadap negara-negara mitra dagangnya semakin tampak pasti. Ini tentu saja akan menambah ketidakpastian dalam ekonomi, terutama terkait perdagangan global.

Di Tiongkok, pertumbuhan ekonomi menunjukkan tanda-tanda bertahan dengan CPI yang tercatat rendah, yakni 0,5 persen, sementara indeks harga produsen terus mengalami penurunan. Meskipun PMI Manufaktur masih berada di zona ekspansi, angkanya menurun menjadi 50,1, jauh di bawah ekspektasi pasar. Di sisi lain, Bank Sentral Tiongkok mempertahankan suku bunga acuan yang menunjukkan sikap hati-hati dalam pelonggaran kebijakan moneter. Tiongkok juga memperketat regulasi terhadap ekspor barang rare earth, yang berpotensi berpengaruh pada perkembangan industri teknologi global.

Dari perspektif ekonomi nasional, inflasi cukup terjaga dengan catatan inflasi Januari 2025 berada di angka 0,76 persen year on year (yoy) dan inflasi inti sebesar 2,36 persen yoy, menunjukkan permintaan domestik masih cukup kuat. “Namun, perlu diperhatikan indikator-indikator permintaan domestik lainnya, termasuk penurunan berkelanjutan dalam penjualan kendaraan bermotor dan mobil, penurunan penjualan semen, serta perlambatan laju pertumbuhan harga dan penurunan volume penjualan rumah,” tambah Mahendra.

Pada aspek pasokan, indeks PMI Manufaktur untuk bulan Januari tahun ini meningkat menjadi 51,9 dari angka sebelumnya yang tercatat 51,2. Kinerja luar negeri tetap stabil meskipun ada perlambatan pada ekonomi global, yang terlihat melalui surplus neraca perdagangan yang terus berlanjut, dan pada Januari 2025, tercatat surplus sebesar 3,45 miliar dolar AS, meningkat 71 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selanjutnya, dalam konteks kebijakan, Mahendra menyampaikan bahwa OJK mendukung pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025. Dukungan dari OJK serta sektor keuangan terkait kebijakan ini telah disampaikan kepada dunia perbankan dan LPEI, terutama berkaitan dengan aspek kehati-hatian. “Selain itu, OJK juga meminta agar bank menegaskan kelengkapan dokumen jika akan menggunakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA),” ungkap Mahendra.

Di sisi lain, terkait kebijakan, OJK juga telah memberikan persetujuan untuk kegiatan usaha bullion yang dilakukan oleh Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Izin untuk kegiatan usaha bullion ini menjadi langkah awal dalam pengembangan ekosistem bullion yang terpadu dan diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya untuk industri tetapi juga untuk masyarakat secara keseluruhan.

Share9SendTweet6
Previous Post

Revisi UU 22/2009 Harus Mengatasi Darurat Keselamatan dan Krisis Komitmen Pemerintah terhadap Angkutan Jalan

Next Post

Desa Golo Loni Launching Wisata Flying Fox Pertama di Flores

Next Post
Desa Golo Loni Launching Wisata Flying Fox Pertama di Flores

Desa Golo Loni Launching Wisata Flying Fox Pertama di Flores

Negara Dihimbau Segera Bentuk Dewan Kesejahteraan Sosial Nasional

Negara Dihimbau Segera Bentuk Dewan Kesejahteraan Sosial Nasional

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

PMI Kirim 100 Ribu Telur Asin untuk Penyintas Banjir Sumatera dan Aceh

5 Desember 2025
Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Program MBG, Kementerian PU Siapkan Pembangunan SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

5 Desember 2025
Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

Sinkronisasi Infrastruktur Wilayah untuk Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat

5 Desember 2025
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Menhub Dudy Ajak Jajaran Kemenhub Jaga Kepercayaan Publik

5 Desember 2025
Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan pada Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

5 Desember 2025

POPULAR

  • Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    Longsor Putus Akses Jalan Nasional Sipirok

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Muara Enim Hadirkan Program Perlindungan dan Beasiswa S2 bagi Guru

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kementerian PU Tindak Lanjuti Usulan Jembatan Gantung di Nias Selatan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • WEGE Paparkan Tantangan Industri Dan Sesuaikan Dana IPO Untuk Jaga Likuiditas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.