• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
2 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM lewat STARt x GENMATIC

by Riski Yanti
29 April 2026
Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM lewat STARt x GENMATIC
26
SHARES
160
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjalin kolaborasi bersama TikTok Shop dan Tokopedia dalam mendorong percepatan transformasi digital pelaku usaha melalui program Waktunya STARt x GENMATIC: Generasi Melek Teknologi. Kegiatan ini dihadiri 1.200 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya menegaskan, kolaborasi dengan platform digital seperti TikTok dan Tokopedia sejalan dengan misi pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi kreatif yang inklusif dan merata.

BACA JUGA

Creativillage di Kawasan SCBD, Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global

Creativillage di Kawasan SCBD, Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global

27 Oktober 2026
WCCE Weekland 2026 Ditutup dengan Doa Bersama dan Aksi Peduli Karhutla Kalimantan

WCCE Weekland 2026 Ditutup dengan Doa Bersama dan Aksi Peduli Karhutla Kalimantan

27 Oktober 2026
KemenEkraf & UN DESA Petakan Tantangan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang Inklusif

KemenEkraf & UN DESA Petakan Tantangan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang Inklusif

26 Oktober 2026

“Misi dari TikTok dan Tokopedia selaras dengan yang selama ini kita perjuangkan. Kita ingin memastikan ekonomi kreatif menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah, tidak hanya berpusat di kota besar,” ujar Menteri Ekraf di Jakarta, Selasa (28/4).

Teuku Riefky menambahkan, program ini menjadi komitmen pemerintah dalam memperluas akses, meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif melalui pemanfaatan teknologi digital dan ekosistem _social commerce_. Pendekatan ini juga mendorong ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.

“Kita tidak hanya memikirkan kota besar, tetapi bagaimana kreator, afiliator, dan pelaku usaha di berbagai daerah bisa tumbuh bersama melalui orkestrasi yang merata, termasuk di luar Jawa,” tegasnya.

Kerja sama dengan platform digital juga mampu mempercepat proses dari penemuan hingga pembelian produk, sekaligus meningkatkan visibilitas dan daya saing produk lokal di pasar digital.

Senior Director Tokopedia (TikTok Shop), Vonny Susamto, menjelaskan bahwa kolaborasi ini berangkat dari tantangan nyata yang dihadapi pelaku usaha lokal.

“Local Business Empowerment hadir untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari kesenjangan literasi digital, keterbatasan kapasitas bisnis, hingga akses pasar. Kami berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi membangun ekosistem yang berkelanjutan,” ungkap Vonny.

Melalui inisiatif Local Business Empowerment (LBE), TikTok dan Tokopedia mengimplementasikan tiga pilar utama. Pilar pertama, Waktunya STARt, difokuskan pada penguatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan bagi UMKM dan kreator.

Program ini telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, hingga Sulawesi Selatan, dengan dukungan 12 pemerintah daerah.

Secara agregat, kolaborasi ini menghasilkan eksposur luas dengan lebih dari 200 publikasi media nasional dan regional, sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kemitraan mampu memperluas akses ekonomi digital secara inklusif.

Selain capaian tersebut, secara nasional program pelatihan dalam pilar Waktunya STARt juga telah menjangkau lebih dari 3.500 UMKM dan afiliator, serta sekitar 3.000 pelajar dan mahasiswa. Lebih dari 100 trainer tersertifikasi turut berkontribusi dalam mengedukasi hingga 45.000 penjual dalam ekosistem digital.

Pilar kedua, Beli Lokal, diarahkan untuk memperkuat eksposur dan daya saing produk dalam negeri melalui kurasi dan kampanye berkelanjutan. Hingga saat ini, lebih dari 20.221 toko telah tergabung dalam program ini, dengan peningkatan penjualan mencapai 58%.

Sementara itu, pilar ketiga, Lokal Mendunia, difokuskan pada akselerasi ekspansi brand Indonesia ke pasar global. Lebih dari 50 brand telah masuk dalam pipeline pengembangan internasional, dengan sejumlah brand mulai menembus pasar Asia Tenggara sebagai langkah awal menuju pasar global.

Head of Public Policy & Government Relations TikTok & Tokopedia–TikTok Shop, Hilmi Adrianto, menekankan kekuatan ekosistem digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Dengan lebih dari 160 juta pengguna TikTok di Indonesia serta tingginya volume konten yang diproduksi setiap menit, platform kami menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha untuk mengakselerasi promosi sekaligus transaksi. Integrasi konten dan commerce terbukti mendorong engagement dan keputusan pembelian secara signifikan,” jelas Hilmi.

Pertemuan tersebut juga membahas penguatan inovasi layanan, termasuk pengembangan TikTok Shop sebagai discovery e-commerce dan TikTok Go yang memperluas konektivitas dengan bisnis lokal di sektor jasa dan pariwisata.

Turut mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif dalam audiensi tersebut Deputi Bidang Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himan, Direktur Konten Digital, Yuana Rochma Astuti, dan Tenaga Ahli Bidang Isu Media dan Opini Publik Hasbil Mustaqim Lubis.

Share10SendTweet7
Previous Post

Bali Perkuat Pengawasan Imigrasi Lewat Penandatanganan MoU

Next Post

Evakuasi Sarana Krl Masih Berlangsung di Bekasi Timur

Next Post
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

Evakuasi Sarana Krl Masih Berlangsung di Bekasi Timur

Harga TBS Sawit Aceh Turun Petani Keluhkan Ketidaksamaan Pembelian

Harga TBS Sawit Aceh Turun Petani Keluhkan Ketidaksamaan Pembelian

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Fadli Zon Dorong Konservasi Geopark Maros-Pangkep

Fadli Zon Dorong Konservasi Geopark Maros-Pangkep

1 November 2026
Pendapatan Bisnis AI Indosat Tembus USD50 Juta pada 2026

Pendapatan Bisnis AI Indosat Tembus USD50 Juta pada 2026

1 November 2026
BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Permudah Transaksi Bisnis

1 November 2026
Pullman Bali Legian Beach Hadirkan Pameran Seni Symphony of Elements

Pullman Bali Legian Beach Hadirkan Pameran Seni Symphony of Elements

1 November 2026
Fadli Zon Dorong Leang Bulu Sipong 4 Jadi Cagar Budaya Nasional

Fadli Zon Dorong Leang Bulu Sipong 4 Jadi Cagar Budaya Nasional

1 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4467 shares
    Share 1787 Tweet 1117
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4141 shares
    Share 1656 Tweet 1035
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4178 shares
    Share 1671 Tweet 1045
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4168 shares
    Share 1667 Tweet 1042
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4115 shares
    Share 1646 Tweet 1029

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.