• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
31 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

AI Jadi Alat Bantu, Kemendikbud Dorong Siswa Belajar Efisien dan Efektif

by Riski Yanti
7 Mei 2024
AI Jadi Alat Bantu, Kemendikbud Dorong Siswa Belajar Efisien dan Efektif
44
SHARES
278
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Dalam era digital seperti saat ini pemanfaatan teknologi telah menjadi suatu keharusan dalam berbagai lini kehidupan, termasuk dunia pendidikan.

Menyadari potensi besar yang dimiliki oleh teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) terus mendorong pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.

BACA JUGA

Kemkomdigi Perketat Pengawasan Konten Mini Drama AI

Kemkomdigi Perketat Pengawasan Konten Mini Drama AI

29 Oktober 2026
OpenAI Gugat Apple Terkait Dugaan Pencurian Rahasia AI

OpenAI Gugat Apple Terkait Dugaan Pencurian Rahasia AI

17 Oktober 2026
CapCut Bawa Talenta Kreatif Indonesia ke Layar Lebar

CapCut Bawa Talenta Kreatif Indonesia ke Layar Lebar

16 September 2026

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbud Ristek, Anindito Aditomo mengatakan, penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran memiliki dampak yang signifikan terutama dalam efisiensi waktu.

Menurutnya jika AI dipelajari dan dimanfaatkan dengan baik maka proses pembelajaran dapat menjadi lebih efisien dan efektif.

“Semalam saja saya juga pakai AI untuk keperluan riset. Kita sedang membuat kajian pentingnya memperluas wajib belajar. Tanpa pakai AI, ini akan butuh waktu yang panjang. Tapi jika menggunakan AI, asalkan kita tahu cara menggunakannya maka jadi lebih efisien,” ujarnya dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema “Literasi Digital Hadapi Artificial Intelligence”, Senin (6/5/2024).

Salah satu upaya yang dilakukan Kemendikbud Ristek untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan menghidupkan kembali pelajaran Teknologi Informatika yang sempat dihapus pada 2013 silam.

Anindito menekankan, hal itu karena kebutuhan akan literasi digital semakin penting dalam era digital seperti saat ini.

“Di kurikulum kita menghidupkan kembali mata pelajaran Teknologi Informatika yang sempat dihapus. Di zaman yang seperti ini, pelajaran soal teknologi harus ada. Kita wajibkan mulai SMP,” ujarnya.

Dalam konteks penggunaan teknologi AI, Anindito menyoroti pentingnya integrasi AI dalam pembelajaran. Dia menekankan bahwa pendidikan harus memandu siswa dalam memanfaatkan teknologi dengan baik, bukan sekadar memberikan tugas yang dapat diselesaikan dengan bantuan AI.

“Kita tak bisa menghindari AI. Kita perlu mengintegrasikan AI dalam pembelajaran. Murid perlu dipandu. Jangan kasih tugas yang dapat diselesaikan dengan AI,” tegasnya.

Anindito mencontohkan penggunaan AI dalam proses menulis esai. Menurutnya, AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses brainstorming menulis artikel seperti membuat struktur atau kerangka tulisan, hingga mencari data atau informasi tambahan melalui riset.

“Namun penting bagi guru untuk memandu siswa dalam mengevaluasi hasilnya sehingga mencerminkan gaya penulisan siswa itu sendiri,” jelasnya.

Karenanya, dia menegaskan, penting bagi guru untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi. Anindito menilai pengajar harus lebih fasih dalam menggunakan teknologi dibanding siswanya.

“Kita sediakan banyak program pembelajaran untuk guru. Justru lebih challenging di pemakaian teknologi itu di guru, kita kenalkan lewat pusdiklat literasi digital. Ada chatbot tentang training kurikulum yang baru untuk semua mata pelajaran dan jenjang. Ini jadi semacam asisten guru,” jelasnya.

Melalui langkah-langkah ini, Kemendikbud Ristek terus berupaya untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman dengan memanfaatkan potensi teknologi, termasuk kecerdasan buatan, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran.

Dengan demikian, diharapkan generasi muda Indonesia dapat siap menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks dengan kemampuan dan pengetahuan yang memadai.

“Kuncinya pada guru, kalau akhirnya tidak dimanfaatkan dengan baik untuk belajar terlebih dahulu soal literasi digital maka resource dan infrastruktur kita jadi percuma. Maka ayo kita sama-sama belajar, terlebih dahulu pendidiknya. Karena kemauan dan kemampuan belajar sepanjang hayat adalah kunci menghadapai AI karena AI adalah keniscayaan,” tutupnya.

Share18SendTweet11
Previous Post

Keamanan Digital, Kunci Menuju Masyarakat Digital yang Cerdas

Next Post

Peningkatan Layanan Commuter Line Lintas Rangkasbitung, Picu Pergerakan Perekonomian Masyarakat

Next Post
Peningkatan Layanan Commuter Line Lintas Rangkasbitung, Picu Pergerakan Perekonomian Masyarakat

Peningkatan Layanan Commuter Line Lintas Rangkasbitung, Picu Pergerakan Perekonomian Masyarakat

Surati KemenPUPR, Apindo Banten Keluhkan Kemacetan Perbaikan Jalan di Tangerang

Surati KemenPUPR, Apindo Banten Keluhkan Kemacetan Perbaikan Jalan di Tangerang

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kaltim Larang Peredaran Benih Tanaman Pangan Tanpa Sertifikasi

Kaltim Larang Peredaran Benih Tanaman Pangan Tanpa Sertifikasi

31 Oktober 2026
BPJS Kesehatan Salurkan Rp5,1 Triliun untuk Pembayaran Klaim Faskes

BPJS Kesehatan Salurkan Rp5,1 Triliun untuk Pembayaran Klaim Faskes

31 Oktober 2026
Kementerian Kebudayaan Gelar Konferensi Musik Indonesia 2026 di Makassar

Kementerian Kebudayaan Gelar Konferensi Musik Indonesia 2026 di Makassar

31 Oktober 2026
Fadli Zon Resmikan Pekan Seni Media Rupakala 2026 di Bogor

Fadli Zon Resmikan Pekan Seni Media Rupakala 2026 di Bogor

30 Oktober 2026
PLN Lampung Perluas SPKLU Lewat Kemitraan Hotel dan Pariwisata

PLN Lampung Perluas SPKLU Lewat Kemitraan Hotel dan Pariwisata

30 Oktober 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4104 shares
    Share 1642 Tweet 1026
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4141 shares
    Share 1656 Tweet 1035
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4078 shares
    Share 1631 Tweet 1020
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4132 shares
    Share 1653 Tweet 1033
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    4042 shares
    Share 1617 Tweet 1011

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.