• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Peningkatan Layanan Commuter Line Lintas Rangkasbitung, Picu Pergerakan Perekonomian Masyarakat

by Riski Yanti
9 Mei 2024
Peningkatan Layanan Commuter Line Lintas Rangkasbitung, Picu Pergerakan Perekonomian Masyarakat
35
SHARES
217
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

KAI Commuter Terus Kembangkan Sistem Integrasi

Jakarta, KabarSDGs – Jalur Hijau, sebutan untuk rute Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang, sudah menjadi potret perubahan di dunia transportasi tanah air.

BACA JUGA

Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

28 April 2026
KAI Services Imbau Penumpang Jaga Ketertiban di KRL

KAI Services Imbau Penumpang Jaga Ketertiban di KRL

25 April 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pengelolaan Keuangan Negara Harus Bersih dan Berpihak pada Rakyat

Kereta Petani dan Pedagang Wujud Keadilan Ekonomi dari Pemerintahan Prabowo

8 November 2025

Penumpang lebih leluasa mengakses berbagai destinasi dari pusat kegiatan ekonomi masyarakat seperti Pasar Tanah Abang, Pasar Kebayoran Lama, Bintaro Jaya Xchange Mall, hingga tempat wisata di sepanjang jalur ini, berkat integrasi antarmoda.

Tak ayal ini membawa dampak langsung terhadap kegiatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini tak lepas dari pengembangan yang terus dilakukan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Sebelum tahun 2013, Jalur Hijau hanya melayani sampai Stasiun Serpong, namun dengan pengembangan dilakukan hingga April 2013, layanan Commuter Line sampai ke Stasiun Maja.

Ada delapan stasiun dioperasikan bersamaan yakni Stasiun Cisauk, Cicayur, Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Stasiun Tigaraksa, hingga Stasiun Cikoya.

Pertumbuhan pengguna dan perkembangan pemukiman di Lintas Hijau ini juga mengalami perkembangan signifikan.

Volume pengguna Commuter Line lintas Tanah Abang – Rangkasbitung mengalami tren kenaikan setiap tahunnya. Di tahun 2015 silam, tercatat sebanyak 45,07 juta lebih pengguna.

Sedangkan pada tahun 2017 setelah dioperasikannya Stasiun Rangkasbitung, terjadi peningkatan volume pengguna sebanyak 43% atau sebanyak 64,43 juta pengguna.

Sempat mengalami penurunan jumlah pengguna pada masa pandemi, mulai tahun 2023 total volume pengguna Commuter line pada lintas tersebut meningkat kembali hingga mencapai 64.899.516 pengguna.

Peningkatan volume pengguna per stasiun pada lintas Tanah Abang – Rangkasbitung juga semakin terlihat. Stasiun Cisauk, salah satunya.

Di awal pengoperasian stasiun ini, rata-rata penggunanya sebanyak 3.100 orang per harinya. Pada akhir 2017, volume pengguna di Stasiun Cisauk tercatat sebanyak 5.000 orang per hari.

Kini volume pengguna di stasiun ini terus meningkat dan tercatat sebanyak 9.000 orang per harinya, tiga kali lebih banyak dari awal pengoperasian Stasiun Cisauk.

Selain itu Stasiun Maja, pada awal pengoperasian rata-rata penggunanya sebanyak 1.300 orang per harinya. Kini volume pengguna di stasiun ini tercatat sebanyak 3.400 orang per harinya, atau 144% lebih banyak dari awal pengoperasian Stasiun Maja.

Tak ketinggalan juga Stasiun Tenjo yang turut menorehkan tren kenaikan volume pengguna. Di awal beroperasi tercatat rata-rata pengguna sebanyak 1.400 orang per hari, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 3.400 orang per harinya.

KAI Commuter juga terus menambah jadwal perjalanan pada lintas Stasiun Tanah Abang – Stasiun Rangkasbitung. Pada awal tahun 2015 jumlah perjalanan Commuter Line pada lintas tersebut sebanyak 148 perjalanan tiap harinya.

Tahun 2017, setelah Stasiun Rangkasbitung dioperasikan untuk layanan Commuter Line jumlah perjalanan bertambah menjadi 197 perjalanan per hari.

Sedangkan saat ini jadwal perjalanan Commuter Line Rangkasbitung sudah melayani sebanyak 205 perjalanan setiap harinya.

Tentunya dengan penambahan jadwal perjalanan, pembangunan sistem persinyalan dari manual menjadi persinyalan elektrik juga dilakukan oleh pemerintah melalui DJKA. Ini dilakukan untuk menjaga headway perjalanan Commuter Line pada lintas tersebut.

Penambahan jalur ganda hingga pembangunan prasarana stasiun juga dilakukan. Kini, panjang total lintas Tanah Abang – Rangkasbitung sepanjang 145,538 KM. Ini merupakan lintas terpanjang layanan Commuter Line.

Tentunya perkembangan layanan Commuter Line ini berbanding lurus dengan pertumbuhan perekonomian yang salah satunya ditandai dengan bertambahnya pembangunan pemukiman di sekitar stasiun.

Pembangunan Kawasan pemukiman berorientasi transit oriented development (TOD) juga dilakukan di Stasiun Rawabuntu.

Selain itu, pemukiman-pemukiman yang berada disekitar Stasiun Maja, Stasiun Tigaraksa, Stasiun Tenjo, Stasiun Cilejit dan Stasiun Daru juga bertambah dan mulai muncul pemukiman-pemukiman baru di sekitar stasiun lainnya.

KAI Commuter bersama DJKA dan pihak swasta juga terus berkolaborasi agar dapat meningkatkan fasilitas layanan untuk pengguna Commuter Line.

Salah satunya dengan pembangunan Tunnel Jurangmangu untuk akses dari Stasiun Jurangmangu ke arah Bintaro Jaya Xchange dan JPO Pondok Ranji menuju Apartemen Bintaro.

Di Stasiun Cisauk juga dibangun akses untuk menuju perumahan Bumi Serpong Damai.

Pengembangan integrasi juga terus dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan Commuter Line.

Stasiun Tanah Abang, Stasiun Palmerah, dan Stasiun Kebayoran dilengkapi dengan akses integrasi antar moda yaitu TransJakarta dan angkutan perkotaan.

Pemerintah juga menggandeng pihak swasta untuk membangun Stasiun Jatake yang berlokasi antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parung Panjang yang nantinya untuk layanan naik dan turun pengguna Commuter Line.

Di samping juga adanya proyek pembangunan Stasiun Baru Tanah Abang untuk meningkatkan kapasitas volume pengguna menjadi tiga kali lipat, dari 100 ribu penumpang menjadi 300 ribu pengguna per hari.

Dengan terus meningkatnya layanan perjalanan Commuter Line di berbagai wilayah diharapkan bisa menjadi pilihan utama transportasi dalam melakukan mobilisasi serta diharapkan menjadi penggerak perekonomian daerah di sekitar stasiun yang dilayaninya.

Share14SendTweet9
Previous Post

AI Jadi Alat Bantu, Kemendikbud Dorong Siswa Belajar Efisien dan Efektif

Next Post

Surati KemenPUPR, Apindo Banten Keluhkan Kemacetan Perbaikan Jalan di Tangerang

Next Post
Surati KemenPUPR, Apindo Banten Keluhkan Kemacetan Perbaikan Jalan di Tangerang

Surati KemenPUPR, Apindo Banten Keluhkan Kemacetan Perbaikan Jalan di Tangerang

Tanggapi Kampanye Negatif Industri Kelapa Sawit, PPI Dunia Bongkar Fakta Sebenarnya

Tanggapi Kampanye Negatif Industri Kelapa Sawit, PPI Dunia Bongkar Fakta Sebenarnya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

16 September 2026
Warga Lamongan Protes Dugaan Polusi Debu Dolomit

Warga Lamongan Protes Dugaan Polusi Debu Dolomit

15 September 2026
Dinkes Batu Gencarkan Temuan Kasus TBC

Dinkes Batu Gencarkan Temuan Kasus TBC

15 September 2026
DPR Usulkan MBG Kembali ke Dapur Sekolah

DPR Usulkan MBG Kembali ke Dapur Sekolah

15 September 2026
Infrastruktur Pengendalian Banjir Banjarmasin Diperkuat

Infrastruktur Pengendalian Banjir Banjarmasin Diperkuat

15 September 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2653 shares
    Share 1061 Tweet 663
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2971 shares
    Share 1188 Tweet 743
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2647 shares
    Share 1059 Tweet 662
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2620 shares
    Share 1048 Tweet 655
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2662 shares
    Share 1065 Tweet 666

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.