• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

Ini Tips dari Wamenkraf agar Desa Wisata Berkembang dan Maju

by SDGS Admin
4 Juni 2023
Ini Tips dari Wamenkraf agar Desa Wisata Berkembang dan Maju
31
SHARES
194
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

SURABAYA, KabarSDGs – Dalam acara “The 4th Kampoeng Kreasi 2023” yang diadakan di Royal Plaza Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (3/6/2023), Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan pandangannya mengenai pengembangan desa wisata.

Angela menyoroti tiga aspek penting yang harus diperhatikan dan dipersiapkan oleh pengelola desa wisata agar desa tersebut dapat berkembang dan maju, sehingga dapat meningkatkan tingkat kunjungan, pengeluaran wisatawan, serta kesejahteraan masyarakat setempat.

BACA JUGA

Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya Capai 45 Persen, Ditargetkan Selesai Juni 2026

Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya Capai 45 Persen, Ditargetkan Selesai Juni 2026

12 April 2026
Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur, Menteri Dody: Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran

Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur, Menteri Dody: Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran

2 Maret 2026
Surabaya Tekan Biaya Sampah Lewat Rumah Kompos Tantangan Timbulan Masih Tinggi

Surabaya Tekan Biaya Sampah Lewat Rumah Kompos Tantangan Timbulan Masih Tinggi

17 Januari 2026

Pertama, Angela menekankan pentingnya memposisikan desa wisata sebagai tujuan wisata yang menarik.

“Pengembangan desa tersebut harus memperhatikan fungsinya sebagai tempat yang dapat dikunjungi oleh wisatawan untuk tinggal atau menginap, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang adat istiadat masyarakat setempat,” ujarnya dalam siaran tertulisnya.

Sebagai contoh, Angela mengacu pada Desa Wisata Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur. Meskipun akses ke desa Wae Rebo memerlukan perjalanan darat selama empat hingga enam jam dan pendakian selama dua jam, hal ini tidak mengurangi minat wisatawan untuk mengunjunginya dan menyaksikan langsung adat istiadat yang masih dijaga oleh masyarakat desa tersebut. Menurutnya, banyak wisatawan juga memilih untuk menginap di “Mbaru Niang,” yaitu rumah adat berbentuk kerucut di Desa Wae Rebo.

“Ini adalah contoh desa wisata yang berhasil menjadi destinasi. Tidak semua desa dapat mencapai keunikan semacam ini, oleh karena itu setiap desa harus memiliki daya tarik yang eksklusif dan tak tertandingi,” jelasnya.

Selanjutnya, Angela menyoroti pentingnya keberadaan berbagai aktivitas ekonomi kreatif di desa wisata. Sebagai contoh, Desa Giriloyo di Yogyakarta dikenal sebagai desa batik, di mana wisatawan dapat berpartisipasi dalam kegiatan membatik yang memberikan pengalaman baru.

“Ketika saya mengunjungi Desa Giriloyo di Yogyakarta, saya belajar membatik di sana. Meskipun saya hanya menghabiskan beberapa jam, karya saya masih jauh dari sempurna. Namun, jika kita menghabiskan beberapa hari di sana, kita akan bisa langsung mempraktikkan dan membawa pulang karya batik yang telah kita buat,” terangnya.

Terakhir, Angela menekankan peran desa wisata sebagai pemasok dalam rantai industri pariwisata. Desa wisata yang menekankan kegiatan agrowisata sebagai daya tarik utama dapat menjalin kerja sama dengan hotel dan restoran untuk memenuhi kebutuhan mereka, mulai dari pasokan telur, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga produk-produk camilan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Ini adalah peluang yang sangat baik. Desa wisata dapat menciptakan lapangan kerja dan memungkinkan generasi muda untuk tetap tinggal dan berkontribusi dalam membangun desa. Oleh karena itu, kita harus memberikan banyak peluang dan potensi baru kepada generasi muda agar mereka dapat berkreasi dan mengembangkan desa,” ungkapnya.

Akan tetapi, Angela juga mengingatkan bahwa tantangan bagi desa sebagai pemasok dalam rantai industri pariwisata adalah menjaga konsistensi, kualitas, dan kuantitas produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, pengelola desa wisata harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan kualitas yang telah dibangun dan mampu memenuhi kebutuhan dari pihak hotel dan restoran.

“Dalam hal kelembagaan, kita harus memastikan bahwa ada standar tertentu yang terjaga. Diperlukan adanya penyalur dan konsep yang dapat menjamin kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan,” pungkas Angela.

Share12SendTweet8
Previous Post

Kepala BNPB: Perubahan Iklim Meningkatkan Potensi Kejadian Bencana

Next Post

Aldi Satya Mahendra Juara 1 Ajang R3 bLU cRU European Championship 2023 di Italia

Next Post
Aldi Satya Mahendra Juara 1 Ajang R3 bLU cRU European Championship 2023 di Italia

Aldi Satya Mahendra Juara 1 Ajang R3 bLU cRU European Championship 2023 di Italia

Kajian Produk Tembakau Alternatif Perlu Kolaborasi Multidisiplin

Kajian Produk Tembakau Alternatif Perlu Kolaborasi Multidisiplin

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

30 April 2026
Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

29 April 2026
Taufiq Ismail Berbagi Inspirasi Sastra Kepada Pelajar Aceh

Taufiq Ismail Berbagi Inspirasi Sastra Kepada Pelajar Aceh

29 April 2026
Menhub Sidak Pul Taksi Green SM

Menhub Sidak Pul Taksi Green SM

29 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Relaksasi Pelaporan SPT Pajak Diberlakukan Hingga Akhir April

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.