• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

Ini Tips dari Wamenkraf agar Desa Wisata Berkembang dan Maju

by SDGS Admin
4 Juni 2023
Ini Tips dari Wamenkraf agar Desa Wisata Berkembang dan Maju
32
SHARES
203
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

SURABAYA, KabarSDGs – Dalam acara “The 4th Kampoeng Kreasi 2023” yang diadakan di Royal Plaza Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (3/6/2023), Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan pandangannya mengenai pengembangan desa wisata.

Angela menyoroti tiga aspek penting yang harus diperhatikan dan dipersiapkan oleh pengelola desa wisata agar desa tersebut dapat berkembang dan maju, sehingga dapat meningkatkan tingkat kunjungan, pengeluaran wisatawan, serta kesejahteraan masyarakat setempat.

BACA JUGA

Karawang Kembangkan Desa Wisata untuk Dorong Ekonomi Warga

Karawang Kembangkan Desa Wisata untuk Dorong Ekonomi Warga

5 Agustus 2026
Desa Adat Penatih Puri Salurkan Dana Motivasi Pendidikan dan Buka Pasraman Alit-alit 2026

Desa Adat Penatih Puri Salurkan Dana Motivasi Pendidikan dan Buka Pasraman Alit-alit 2026

6 Juli 2026
Potensi Besar Desa Pesisir Malang Selatan Hadapi Tantangan Lingkungan

Potensi Besar Desa Pesisir Malang Selatan Hadapi Tantangan Lingkungan

24 Mei 2026

Pertama, Angela menekankan pentingnya memposisikan desa wisata sebagai tujuan wisata yang menarik.

“Pengembangan desa tersebut harus memperhatikan fungsinya sebagai tempat yang dapat dikunjungi oleh wisatawan untuk tinggal atau menginap, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang adat istiadat masyarakat setempat,” ujarnya dalam siaran tertulisnya.

Sebagai contoh, Angela mengacu pada Desa Wisata Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur. Meskipun akses ke desa Wae Rebo memerlukan perjalanan darat selama empat hingga enam jam dan pendakian selama dua jam, hal ini tidak mengurangi minat wisatawan untuk mengunjunginya dan menyaksikan langsung adat istiadat yang masih dijaga oleh masyarakat desa tersebut. Menurutnya, banyak wisatawan juga memilih untuk menginap di “Mbaru Niang,” yaitu rumah adat berbentuk kerucut di Desa Wae Rebo.

“Ini adalah contoh desa wisata yang berhasil menjadi destinasi. Tidak semua desa dapat mencapai keunikan semacam ini, oleh karena itu setiap desa harus memiliki daya tarik yang eksklusif dan tak tertandingi,” jelasnya.

Selanjutnya, Angela menyoroti pentingnya keberadaan berbagai aktivitas ekonomi kreatif di desa wisata. Sebagai contoh, Desa Giriloyo di Yogyakarta dikenal sebagai desa batik, di mana wisatawan dapat berpartisipasi dalam kegiatan membatik yang memberikan pengalaman baru.

“Ketika saya mengunjungi Desa Giriloyo di Yogyakarta, saya belajar membatik di sana. Meskipun saya hanya menghabiskan beberapa jam, karya saya masih jauh dari sempurna. Namun, jika kita menghabiskan beberapa hari di sana, kita akan bisa langsung mempraktikkan dan membawa pulang karya batik yang telah kita buat,” terangnya.

Terakhir, Angela menekankan peran desa wisata sebagai pemasok dalam rantai industri pariwisata. Desa wisata yang menekankan kegiatan agrowisata sebagai daya tarik utama dapat menjalin kerja sama dengan hotel dan restoran untuk memenuhi kebutuhan mereka, mulai dari pasokan telur, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga produk-produk camilan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Ini adalah peluang yang sangat baik. Desa wisata dapat menciptakan lapangan kerja dan memungkinkan generasi muda untuk tetap tinggal dan berkontribusi dalam membangun desa. Oleh karena itu, kita harus memberikan banyak peluang dan potensi baru kepada generasi muda agar mereka dapat berkreasi dan mengembangkan desa,” ungkapnya.

Akan tetapi, Angela juga mengingatkan bahwa tantangan bagi desa sebagai pemasok dalam rantai industri pariwisata adalah menjaga konsistensi, kualitas, dan kuantitas produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, pengelola desa wisata harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan kualitas yang telah dibangun dan mampu memenuhi kebutuhan dari pihak hotel dan restoran.

“Dalam hal kelembagaan, kita harus memastikan bahwa ada standar tertentu yang terjaga. Diperlukan adanya penyalur dan konsep yang dapat menjamin kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan,” pungkas Angela.

Share13SendTweet8
Previous Post

Kepala BNPB: Perubahan Iklim Meningkatkan Potensi Kejadian Bencana

Next Post

Aldi Satya Mahendra Juara 1 Ajang R3 bLU cRU European Championship 2023 di Italia

Next Post
Aldi Satya Mahendra Juara 1 Ajang R3 bLU cRU European Championship 2023 di Italia

Aldi Satya Mahendra Juara 1 Ajang R3 bLU cRU European Championship 2023 di Italia

Kajian Produk Tembakau Alternatif Perlu Kolaborasi Multidisiplin

Kajian Produk Tembakau Alternatif Perlu Kolaborasi Multidisiplin

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Operasional Transportasi Wilayah Kalimantan Berjalan Normal

Operasional Transportasi Wilayah Kalimantan Berjalan Normal

25 Agustus 2026
Pelintasan Sebidang 183 Rangkasbitung Ditutup Permanen

Pelintasan Sebidang 183 Rangkasbitung Ditutup Permanen

25 Agustus 2026
Masyarakat Diimbau Gunakan Kendaraan Berizin dan Laik Jalan

Masyarakat Diimbau Gunakan Kendaraan Berizin dan Laik Jalan

25 Agustus 2026
Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

25 Agustus 2026
Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

25 Agustus 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2010 shares
    Share 804 Tweet 503
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2318 shares
    Share 927 Tweet 580
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2017 shares
    Share 807 Tweet 504
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2023 shares
    Share 809 Tweet 506
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2058 shares
    Share 823 Tweet 515

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.