• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
28 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Kepala BNPB: Perubahan Iklim Meningkatkan Potensi Kejadian Bencana

by SDGS Admin
3 Juni 2023
Kepala BNPB: Perubahan Iklim Meningkatkan Potensi Kejadian Bencana
30
SHARES
187
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, perubahan iklim secara nyata telah meningkatkan potensi kejadian bencana. Dalam pidatonya pada Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), Suharyanto menjelaskan, perubahan iklim meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana dengan drastis.

“Data menunjukkan bahwa peningkatan suhu rata-rata global sejalan dengan peningkatan frekuensi kejadian bencana secara global sejak tahun 1961. Hal yang sama terjadi di Indonesia, di mana jumlah kejadian bencana alam meningkat sebesar 82% dari tahun 2010 hingga 2022,” ujarnya dalam siaran tertulisnya.

BACA JUGA

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

10 Mei 2026
Gubernur Bali Serahkan Bantuan Rp1 Miliar Perbaikan Pura Rusak Diterjang Angin

Gubernur Bali Serahkan Bantuan Rp1 Miliar Perbaikan Pura Rusak Diterjang Angin

3 April 2026
Pesawat Bantuan BNPB Tiba di Riau untuk Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

Pesawat Bantuan BNPB Tiba di Riau untuk Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

20 Februari 2026

Suharyanto menerangkan, kenaikan suhu rata-rata global, baik secara nasional maupun global, berkontribusi pada peningkatan frekuensi kejadian bencana, terutama bencana hidrometeorologi.

Dalam lima bulan pertama tahun 2023, BNPB mencatat 1.675 kejadian bencana, yang sebagian besar adalah bencana hidrometeorologi. Lebih dari 99% kejadian tersebut terkait dengan bencana hidrometeorologi, dengan 92,5% adalah bencana hidrometeorologi basah dan 6,6% adalah bencana hidrometeorologi kering.

“Masalah utama yang menyebabkan bencana hidrometeorologi basah adalah urbanisasi yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan, yang mengurangi kapasitas daya serap air dan karbon dari hulu hingga hilir,” ungkap Suharyanto.

Ia menjelaskan, urbanisasi juga berkontribusi pada peningkatan emisi gas rumah kaca, seperti asap kendaraan dan pabrik, yang mengurangi kualitas udara. Menurutnya, alih fungsi lahan menyebabkan pengurangan vegetasi, yang mengurangi kemampuan alam dalam menyerap karbon dan meningkatkan risiko banjir dan longsor.

“Perubahan iklim juga berdampak pada peningkatan tinggi muka laut, yang menyebabkan peningkatan frekuensi banjir rob. BNPB mencatat peningkatan 46% dalam kejadian banjir rob dalam tiga tahun terakhir, dari 35 kejadian pada tahun 2020 menjadi 75 kejadian pada tahun 2022, yang diperparah oleh kerusakan ekosistem pesisir,” ungkap Suharyanto.

Ia melanjutkan, selain bencana hidrometeorologi basah, bencana hidrometeorologi kering juga mulai terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

“Kebakaran hutan meningkat dalam frekuensi, dan beberapa daerah telah menetapkan status siaga darurat,” ungkap Suharyanto.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa luas lahan yang terdampak kebakaran hutan, terutama lahan gambut, berhubungan langsung dengan emisi karbon yang dilepaskan. Contohnya, pada tahun 2019, 1,64 juta hektar lahan terbakar, melepaskan 624 juta ton emisi karbon ke udara.

Suharyanto juga mengimbau, seluruh masyarakat untuk bekerja sama dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Ia mengajak semua elemen pentahelix untuk bertanggung jawab dalam memutus lingkaran proses ini dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Dalam penutupannya, Suharyanto mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen pentahelix dalam penanggulangan bencana. Dia menyatakan bahwa penanggulangan dampak perubahan iklim membutuhkan dukungan dari semua elemen bangsa, termasuk LPBI NU sebagai komunitas penanggulangan bencana.

“Nota kesepahaman antara BNPB dan LPBI NU juga ditandatangani untuk memperkuat kerjasama yang telah berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Share12SendTweet8
Previous Post

Bangun Ekonomi Umat Lewat Entrepreneurship, Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta Didukung MenKopUKM

Next Post

Ini Tips dari Wamenkraf agar Desa Wisata Berkembang dan Maju

Next Post
Ini Tips dari Wamenkraf agar Desa Wisata Berkembang dan Maju

Ini Tips dari Wamenkraf agar Desa Wisata Berkembang dan Maju

Aldi Satya Mahendra Juara 1 Ajang R3 bLU cRU European Championship 2023 di Italia

Aldi Satya Mahendra Juara 1 Ajang R3 bLU cRU European Championship 2023 di Italia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PLN Dukung Percepatan Penurunan Stunting di Samarinda

PLN Dukung Percepatan Penurunan Stunting di Samarinda

27 Juli 2026
Sinar Mas Land Kembangkan Township Perdana di Samarinda

Sinar Mas Land Kembangkan Township Perdana di Samarinda

27 Juli 2026
SR Terintegrasi 1 Sragen, Komitmen Pemerintah Fasilitasi Pendidikan Keluarga Prasejahtera

SR Terintegrasi 1 Sragen, Komitmen Pemerintah Fasilitasi Pendidikan Keluarga Prasejahtera

27 Juli 2026
Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

Kutai Barat Salurkan Freezer untuk Dukung Usaha Perikanan

27 Juli 2026
Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

27 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1197 shares
    Share 479 Tweet 299
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1188 shares
    Share 475 Tweet 297
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1195 shares
    Share 478 Tweet 299

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.