• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Bekas Tempat Pembuangan Sampah, Disulap jadi Destinasi Ekowisata Batam

by Riski Yanti
1 Juni 2022
Bekas Tempat Pembuangan Sampah, Disulap jadi Destinasi Ekowisata Batam
35
SHARES
221
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BATAM, KabarSDGs – Pernah melancong ke Batam? Jangan lupa kunjungi Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip. Destinasi ekowisata ini masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 dan menjadi destinasi terbaik di Batam, Kepulauan Riau.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip memiliki potensi wisata alam yang kuat, karena memiliki ekowisata hutan bakau Pandang Tak Jemu.

BACA JUGA

Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

14 April 2026
Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

10 April 2026
Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

1 April 2026

Desa wisata ini juga memiliki kekayaan tradisi budaya dan sektor ekonomi kreatif yang beraneka ragam. Seperti kerajinan tangan dari kerang dan eceng gondok, juga kuliner khas seperti olahan gonggong.

Credit by Kemenparekraf/Bapaekraf

Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip ini juga memiliki keunggulan karena jarak yang cukup dekat dari Bandara Internasional Hang Nadim, sekitar 14,2 kilometer. Dengan keunggulan itu, Kampung Tua Bakau Serip bisa menjadi destinasi studi banding bagi siswa sekolah dari Singapura.

“Anak-anak sekolah yang libur di Singapura bisa mengunjungi Kampung Tua Bakau Serip dan belajar tentang konservasi, edukasi tentang ekonomi kreatif, budaya, dan lain sebagainya,” kata Menparekraf Sandiaga dalam kunjungannya ke Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Selasa (31/5).

Konsep ekowisata ramah lingkungan di Kampung Tua Bakau Serip ini sejalan dengan upaya pengembangan pariwisata nasional pascapandemi COVID-19 yang berkelanjutan lingkungan dan berbasis komunitas.

Credit by Kemenparekraf/Bapaekraf

Sehingga nantinya desa wisata bisa menjadi garda terdepan dari pariwisata berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia.

“Pariwisata kita ke depan adalah pariwisata yang berbasis kualitas dan berkelanjutan. Jadi ini sesuai dengan apa yang akan kami sampaikan di rangkaian kegiatan G20 bahwa pariwisata Indonesia adalah pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, berbasis komunitas,” ujar Sandiaga.

Perwakilan pengelola Kampung Tua Bakau Serip, Gery mengatakan, awalnya kawasan ini merupakan tempat pembuangan sampah yang kemudian dengan pendekatan ekowisata dapat dimaksimalkan menjadi desa wisata pada tahun 2018.

Credit by Kemenparekraf/Bapaekraf

“Dulunya desa ini adalah tempat pembuangan sampah. Namun akhirnya kami mengubah desa ini menjadi desa wisata karena berawal dari hati bagaimana kami sebagai warga Kampung Tua Bakau Serip menjaga dan melestarikan mangrove di pesisir Kota Batam ini,” kata Gery.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menambahkan pihaknya kini tengah mendorong program green energy di kampung-kampung dan destinasi wisata.

Nantinya destinasi-destinasi ini akan menjadi destinasi yang ramah lingkungan, dengan memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan serta menggunakan transportasi listrik.

Credit by Kemenparekraf/Bapaekraf

“Jadi kendaraannya ke depan akan memanfaatkan kendaraan listrik,” kata Ansar.

Share14SendTweet9
Previous Post

Panitia Nasional Tribute WR Supratman Adakan Ziarah Kebangsaan di 2 Makam Imogiri

Next Post

Pagelaran Tari Lengger di Banyumas yang Melampaui Gender Biner

Next Post
Pagelaran Tari Lengger di Banyumas yang Melampaui Gender Biner

Pagelaran Tari Lengger di Banyumas yang Melampaui Gender Biner

PHRI Bike Tour 2022 Diharapkan Bantu Pemulihan Industri Pariwisata

PHRI Bike Tour 2022 Diharapkan Bantu Pemulihan Industri Pariwisata

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026
Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

20 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.