• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
29 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Kenali Sejumlah Kondisi Risiko Tinggi Penularan Covid-19

by Editor
16 Desember 2020
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, saat update penanganan Covid-19 di Kantor Presiden (27/8/2020). Foto: Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, saat update penanganan Covid-19 di Kantor Presiden (27/8/2020). Foto: Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden

26
SHARES
160
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Tingginya mobilitas masyarakat di masa pandemi Covid-19 berisiko tinggi terhadap penularan. Kondisi tersebut perlu antisipasi menjelang libur panjang akhir tahun yang sudah dekat. Karena kerap dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian baik untuk silaturahmi maupun tujuan berwisata.

“Saya mengimbau masyarakat, jika perjalanan tidak mendesak, diharapkan tidak melakukannya,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Rabu (16/12/2020).

BACA JUGA

Ini Alasan Vaksin Booster Masih Digunakan Pemerintah RI

Ini Alasan Vaksin Booster Masih Digunakan Pemerintah RI

19 September 2022
Permintaan Melonjak, KAI Tambah Perjalanan KA Lebaran

Vaksin Booster Jadi Syarat Wajib Perjalanan

6 Juli 2022
Pemda Diminta Antisipasi Naiknya Jumlah Zona Kuning

Satgas Minta Pemda Karantina Pemudik Nekat

12 Mei 2021

Dia juga meminta masyarakat perlu mengenali dengan baik risiko jenis mobilitas dan kegiatan yang dilakukan. Seperti kondisi dengan risiko terendah, yaitu beraktivitas di rumah dan hanya berinteraksi dengan keluarga inti dan melakukan perjalanan singkat dengan kendaraan pribadi dengan keluarga tanpa melakukan pemberhentian selama perjalanan.

“Kondisi lebih berisiko, yaitu perjalanan dengan kendaraan pribadi bersama keluarga tanpa melakukan permberhentian selama perjalanan. Selain itu, melakukan interaksi dengan bukan anggota keluarga inti di ruang terbuka dengan mematuhi 3M atau memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tanga,” katanya.

Kondisi lebih tinggi berisiko, paparnya yaitu perjalanan dengan kendaraan pribadi bersama bukan anggota keluarga, perjalanan kereta atau bus jarak jauh. Lalu, berinteraksi dengan beberapa orang yang bukan keluarga inti di ruang tertutup dengan sebagian besar mematuhu 3M.

Kondisi risiko tertinggi, yaitu penerbangan dengan transit, perjalanan dengan kapal atau perahu, dan berinteraksi dengan orang dari beragam sumber di ruangan tertutup dengan ventilasi buruk dengan sebagian kecil mematuhi 3M.

Untuk itu, terkait mitigasi risiko mobilitas, pemerintah sedang memfinalisasi kebijakan terkait pelaku perjalanan antarkota yang meliputi persyaratan sampai mekanisme perjalanan dan kembali ke tempat asalnya.

“Pengambilan kebijakan terkait pelaku perjalanan dilakukan karena selalu ada tren kenaikan kasus setiap adanya masa liburan panjang,” ujarnya.

Wiku mengingatkan kembali, berdasarkan studi Mu et Al tahun 2020, mengenai dampak mobilitas libur panjang Imlek di China tahun ini, ditemukan kota yang letaknya lebih dekat dengan pusat epidemik Covid-19, sekaligus dekat dengan daerah perkotaan padat penduduk akan memilki risiko kemunculan kasus baru yang lebih tinggi.

“Pembatasan mobilitas antarkota, dapat menekan peluang risiko penularan sebesar 70%. Dan pembatasan mobilitas dalam kota sebesar 40% harus diikuti monitoring dan evaluasi yang baik,” ujar dia.

Sementara dari studi Chun Chang et al 2020, menenai damoak wabah di Taiwan, ditemukan bahwa waktu, durasi dan tingkat pembatasan perjalanan memiliki andil dalam menentukan besar jumlah kasus.

“Selain itu, sudah jelas berdasarkan data, kita sudah sama-sama mempelajari, bahwa setiap liburan yang meningkatkan mobilitas penduduk akan mengakibatkan lonjakan kasus pada 2 hingga 4 minggu setelahnya,” jelas Wiku.

Share10SendTweet7
Previous Post

Satgas: Siapapun Halangi Petugas Harus Ditindak Tegas

Next Post

Bromo, Sunrise, dan Pandemi

Next Post
Bromo, Sunrise, dan Pandemi

Bromo, Sunrise, dan Pandemi

Diluncurkan, Mobile Lab BSL-2 Percepat 3T di Daerah

Diluncurkan, Mobile Lab BSL-2 Percepat 3T di Daerah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

JFC 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

JFC 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

29 Juli 2026
Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas

Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas

29 Juli 2026
Kementerian PU Terus Perkuat Infrastruktur KSPEAN Wanam Merauke

Kementerian PU Terus Perkuat Infrastruktur KSPEAN Wanam Merauke

29 Juli 2026
GMTD Edukasi Siswa Cegah Bullying pada Hari Anak Nasional

GMTD Edukasi Siswa Cegah Bullying pada Hari Anak Nasional

29 Juli 2026
KAI Services Resmikan Pop Up Store Loko Cafe di RS. Pertamina Jaya Jakarta

KAI Services Resmikan Pop Up Store Loko Cafe di RS. Pertamina Jaya Jakarta

29 Juli 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1508 shares
    Share 603 Tweet 377
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1260 shares
    Share 504 Tweet 315

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.