• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
28 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

28 Desa di Kabupaten Bogor Dilanda Kekeringan

by Editor
16 September 2020
28 Desa di Kabupaten Bogor Dilanda Kekeringan

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan bantuan air bersih ke beberapa titik di 9 Kecamatan secara bertahap, Rabu (16/9/2020). Foto: BNPB

30
SHARES
185
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Sebanyak 28 desa di 11 Kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat dilanda kekeringan. Laporan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor pada Selasa (15/9) pukul 14.30 WIB, menyebutkan bencana kekeringan itu juga berdampak pada 10.613 KK.

Desa dan wilayah yang terdampak kekeringan meliputi Desa Koleang, Desa Pamagersari, Desa Barengkok, Desa Situ, Desa Curug, Desa Kalong Sawah, Desa Tegal Wangi, Desa Sipak dan Desa Jugalajaya di Kecamatan Jasinga. Kemudian Desa Hambalang, Desa Sukahati dan Desa Tajur di Kecamatan Citeureup, Desa Tegal Panjang dan Desa Mekarwangi di Kecamatan Cariu, Desa Cigudeg di Kecamatan Cigudeg, Desa Leuwikaret dan Desa Nambo di Kecamatan Klapanunggal.

BACA JUGA

Distribusi Air Bersih di Bintan Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Distribusi Air Bersih di Bintan Bantu Warga Terdampak Kekeringan

28 Maret 2026
Disnaker Sarankan PT Samick Indonesia Libatkan Pemerintah dalam CSR

Disnaker Sarankan PT Samick Indonesia Libatkan Pemerintah dalam CSR

11 Oktober 2024
Pengamat Periklanan UMJ Puji Program CSR Mayora Group Berupa Pembangunan Foodcourt Gratis di Bogor

Pengamat Periklanan UMJ Puji Program CSR Mayora Group Berupa Pembangunan Foodcourt Gratis di Bogor

24 Juli 2023

Selanjutnya Desa Sukasirna, Desa Weninggalih, Desa Singga Jaya, Desa Nyangegeng, Desa Garung dan Desa Jonggol di Kecamatan Jonggol, Desa Antajaya dan Desa Sirnasari di Kecamatan Tanjungsari, Desa Batangsari di Kecamatan Rancabungur, Desa Kirapandak di Kecamatan Sukajaya, Desa Ciampea di Kecamatan Ciampea dan Desa Kalongliud di Kecamatan Nanggung.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor terus melakukan kaji cepat, berkoordinasi dengan instansi terkait dan telah mendistribusikan bantuan air bersih ke beberapa titik di 9 Kecamatan dan wilayah lain secara bertahap. Hingga laporan yang diterima, total air yang sudah didistribusikan sebanyak 280.000 liter,” jelas Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, di Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Sementara itu, ujarnya, menurut prakiraan cuaca dan musim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia masih dapat berlangsung hingga bulan Oktober, khususnya di sebagian besar Pulau Jawa.

“Sedangkan musim hujan di Indonesia akan dimulai secara bertahap di akhir bulan Oktober, terutama dimulai dari wilayah Indonesia Barat dan sebagian besar wilayah Indonesia,” kata Raditya.

Melihat adanya dampak dari bencana yang dipicu oleh faktor cuaca dan hasil prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar pemangku kebijakan di daerah dapat lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau terutama di wilayah yang rentan terhadap bencana kekeringan meteorologis.

Dia mengharapkan, para pemangku-kepentingan di daerah dapat lebih optimal melakukan penyimpanan air pada musim hujan ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan.

Share12SendTweet8
Previous Post

720 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Melawi

Next Post

Menristek/BRIN: 40 Juta Orang Sangat Bergantung ‘Biodiversitas’

Next Post
Menristek/BRIN: 40 Juta Orang Sangat Bergantung ‘Biodiversitas’

Menristek/BRIN: 40 Juta Orang Sangat Bergantung 'Biodiversitas'

Dua Tewas Akibat Tanah Longsor Kota Sorong

Dua Tewas Akibat Tanah Longsor Kota Sorong

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Polinela Kembangkan Brownies Mocaf untuk Perkuat UMKM

Polinela Kembangkan Brownies Mocaf untuk Perkuat UMKM

28 Juni 2026
Lhokseumawe Pulihkan Penyaluran Makan Bergizi Gratis Usai Banjir

Kemenkeu Bentuk Tim Pengawas Program Makan Bergizi Gratis

28 Juni 2026
Elnusa Perkuat Investasi Jasa Hulu Migas

Elnusa Perkuat Investasi Jasa Hulu Migas

27 Juni 2026
Disdikbud Kaltim Perpanjang Pendaftaran SPMB Tahap Pertama

Disdikbud Kaltim Perpanjang Pendaftaran SPMB Tahap Pertama

27 Juni 2026
Sebanyak 1200 UMKM Balikpapan Bergabung dalam Program Sapa UMKM

Sebanyak 1200 UMKM Balikpapan Bergabung dalam Program Sapa UMKM

27 Juni 2026

POPULAR

  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    579 shares
    Share 232 Tweet 145
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    581 shares
    Share 232 Tweet 145
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    611 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    570 shares
    Share 228 Tweet 143

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.