• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pemulihan Ekonomi Butuh Solusi Konkret

Pandemi tidak hanya mengancam agenda pembangunan berkelanjutan 2030 tertunda, tapi juga menjadi tantangan mengembalikan kemajuan yang sudah dibuat.

by Editor
3 Juli 2020
Suasana sepi toko pakaian di Pasar Baru saat pandemi COVID-19 beberapa waktu lalu. (KabarSDGs.com|Aulia Rachman)

Suasana sepi toko pakaian di Pasar Baru saat pandemi COVID-19 beberapa waktu lalu. (KabarSDGs.com|Aulia Rachman)

37
SHARES
231
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menilai, solusi berani dan kreatif diperlukan untuk mengembalikan ekonomi pascapandemi virus corona baru (COVID-19). Dengan begitu, tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) terpenuhi pada 2030.

“Kami membutuhkan solusi konkret, radikal, dan dapat diterapkan,” katanya seperti dilansir laman resmi PBB, Rabu (1/7).

BACA JUGA

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

3 Juni 2025
COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

26 Mei 2025
Jaga Ekosistem Laut, ASDP Tanam 30 Media Terumbu Karang di Surga Bawah Laut Labuan Bajo

Jaga Ekosistem Laut, ASDP Tanam 30 Media Terumbu Karang di Surga Bawah Laut Labuan Bajo

23 Mei 2025

Guterres menilai, pandemi tidak hanya mengancam agenda pembangunan berkelanjutan 2030 tertunda, tapi juga menjadi tantangan mengembalikan kemajuan yang sudah dibuat. Pandemi mengakibatkan krisis global. Kemiskinan dan kelaparan ekstrem meningkat drastis. Banyak sistem perawatan kesehatan telah mencapai puncak. Seluruh generasi anak-anak bahkan terancam kehilangan pendidikan.

Menghadapi situasi itu, Guterres mengumpulkan para pemimpin dunia dan organisasi internasional. Pertemuan ini untuk mempertajam dan mempercepat respons global terhadap dampak COVID-19. Mereka fokus pada mengidentifikasi cara pemulihan dan membangun kembali dengan lebih baik.

Semua anggota PBB, lembaga keuangan, dan kreditor sektor swasta sepakat mengatasi tantangan utama, mulai dari likuiditas global dan kerentanan utang hingga mengikis aliran keuangan ilegal. Guterres menilai, negara-negara berkembang menghadapi tuntutan lebih besar. Selain mengatur pengeluaran publik, mereka juga harus memperbaiki pendapatan ekspor dan pajak, investasi, serta remittance yang anjlok.

“Ketika kami menyusun respons yang komprehensif, tindakan pada keuangan harus menjadi pusat. Jika negara-negara kekurangan sarana finansial untuk memerangi pandemi dan berinvestasi dalam pemulihan, kita menghadapi bencana kesehatan dan pemulihan global yang sangat lambat,” ujarnya.

Dunia, lanjut Guterres, berada di puncak krisis utang. Banyak negara dihadapkan pilihan sulit, antara melunasi utang atau melindungi komunitas mereka yang rentan dan memerangi pandemi.

Banyak negara tidak memiliki akses pasar keuangan yang memungkinkan mereka membayar utang. Padahal, kegagalan membayar utang memiliki konsekuensi sosial yang menghancurkan.

“Untuk pemulihan dan mewujudkan SDGs, solusi jangka panjang pada utang harus dipertimbangkan untuk menciptakan ruang fiskal untuk investestasi,” tutur Guterres.

Share15SendTweet9
Previous Post

Mendagri: Dana Desa Bisa Dipakai Cegah Karhutla

Next Post

New Normal, Dafam Hotels Terapkan Protokol Kesehatan

Next Post
Hotel Dafam

New Normal, Dafam Hotels Terapkan Protokol Kesehatan

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional. (Dokumentasi|Kemenkes)

Menkes: Pengobatan Tradisional Jateng Menjadi Destinasi Wisata Medis

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

23 Oktober 2026
Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

23 Oktober 2026
Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

23 Oktober 2026
Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

23 Oktober 2026
BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

22 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3872 shares
    Share 1549 Tweet 968
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3322 shares
    Share 1329 Tweet 831
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3970 shares
    Share 1588 Tweet 993
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3932 shares
    Share 1573 Tweet 983
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3906 shares
    Share 1562 Tweet 977

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.