• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home OPINION

KNPI Anggap Penting Pembentukan Dewan Keamanan Nasional, Ini Alasannya

by SDGS Admin
4 September 2022
KNPI Anggap Penting Pembentukan Dewan Keamanan Nasional, Ini Alasannya
67
SHARES
420
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, Kabar SDGs – Pemerintah RI berencana membentuk Dewan Keamanan Nasional (DKN), akan tetapi muncul pro dan kontra terkait wacana tersebut. Bagi yang pro, DKN dianggap penting.

Ketua Bidang Intelijen dan Sandi Negara DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Yayat Dinar menerangkan, pihak yang menolak banyak yang salah kaprah tentang pembentukan Dewan Keamanan Nasional.

BACA JUGA

Menteri Dody Apresiasi Dukungan Danantara dan TNI untuk Percepatan Sekolah Rakyat

29 Mei 2026
TNI Kawal Translokasi Badak Jawa Mustofa sebagai Upaya Penyelamatan Satwa Langka

TNI Kawal Translokasi Badak Jawa Mustofa sebagai Upaya Penyelamatan Satwa Langka

26 November 2025
Kemkomdigi-TNI Kolaborasi Kawal Infrastruktur Digital di Daerah 3T

Kemkomdigi-TNI Kolaborasi Kawal Infrastruktur Digital di Daerah 3T

14 Agustus 2025

“Akibat salah kaprah segelintir pihak yang direalisasikan jalan narasi pemberitaan tentang (Dewan Keamanan Nasional), seakan mengarahkan publik untuk semakin terseret dalam bayang-bayang ketakutan masa lalu atau era Orde Baru,” ujarnya dalam siaran tertulisnya pada Minggu, 4 September 2022.

Yayat melanjutkan, jadi sesungguhnya, narasi DKN bakal kembali mengaktifkan Dwifungsi ABRI era orde, yakni ABRI tidak hanya menjalankan peran sebagai kekuatan pertahanan saja, namun juga menjalankan peran sebagai pengatur negara adalah salah kaprah.

Menurutnya, jadi wajar jika rencana pembentukan DKN banyak dikritik publik. Sebab, mayoritas masyarakat tidak memahami soal tugas dan fungsi DKN bagi Bangsa Indonesia ke depan.

“Penolakan itu wajar. Tapi kalau sudah pada tahu fungsinya dan orang-orang di DKN terdiri dari semua unsur termasuk Polri, maka bisa saya yakin padradigma publik bisa berubah menjadi dukungan penuh ke rencana pembentukan DKN ,” tandas Yayat.

Terkait rencana pembentukan DKN tersebut, ia beranggapan, digencarkan lantaran Wantannas tidak memiliki tugas dan wewenang secara khusus menyusun kebijakan dan strategi keamanan nasional.

“Padahal Indonesia telah memasuki era globalisasi, yang secara otomatis baik positif dan negatif globalisasi bisa menghipnotis tatanan kehidupan yang ada. Sehingga perlu merevitalisasi Wantannas menjadi Dewan Keamanan Nasional,” jelas Yayat.

Ia menjabarkan, Struktur DKN pun bakal digawangi Presiden sebagai Ketua, Sekjen DKN anggota tetap Menkopolhukam, Menko Perekonomian, Menko Bidang Pembangunan Manusia, Menko Maritim dan Investasi, Mendagri, Menteri Luar Negeri, Menkominfo, Menteri Keuangan, Menteri Pertahanan, Mempan RB, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BIN. Lalu anggota tidak tetap disesuaikan dengan kebutuhan.

“Ruang lingkup DKN terkait dengan pertahanan dalam negara maupun luar negara, keamanan publik soal keamanan masyarakat. Lalu keamanan manusia seperti ekonomi, kesehatan, individu, komunitas, dan politik. Lalu keamanan siber dan ruang angkasa,” ungkap Yayat.

Fungsi Penting DKN

Yayat menjelaskan, banyak yang belum memahami fungsi penting DKN dalam menjaga eksistensi bangsa ini ke depan lewat pertimbangan dan rekomendasi kepada presiden.

Di antaranya seperti penetapan kebijakan dan strategi keamanan nasional baik dalam bidang diplomasi intelijen, informasi siber, dan militer.

Lanjut dia, setelah itu memperkokoh kekuatan nasional bidang hukum, HAM dan kamtibnas. Seperti bidang iptek, ekonomi infrastruktur, sumber daya manusia, dan lingkungan hidup. Lalu memberikan pertimbangan dan rekomendasi penetapan kebijakan dan strategi pencegahan serta penanggulangan krisis nasional.

“Jadi DKN ini harus dicermati dulu urgensinya. Jangan karena minim sosialiasasi, lalu sengaja ditarik ke arah negatif dan menakutkan rakyat. Padahal DKN ini sangat dibutuhkan Bangsa Indonesia ke depan,” terang Yayat.

Share27SendTweet17
Previous Post

Pelaku Perjalanan Luar Negeri dari dan ke Indonesia, Wajib Vaksin Booster

Next Post

Ganjar Pranowo Berharap Perguruan Tinggi Swasta Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Next Post
Ganjar Pranowo Berharap Perguruan Tinggi Swasta Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Ganjar Pranowo Berharap Perguruan Tinggi Swasta Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Istana Presiden Jadi Salah Satu Garda Terdepan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Istana Presiden Jadi Salah Satu Garda Terdepan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

15 Juni 2026
D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

15 Juni 2026
Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

15 Juni 2026
Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

14 Juni 2026
BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    374 shares
    Share 150 Tweet 94
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    378 shares
    Share 151 Tweet 95
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    653 shares
    Share 261 Tweet 163

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.