• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Arus Balik Libur Panjang, Okupansi Whoosh Whoosh Capai di Atas 80%

by Riski Yanti
13 Mei 2025
Arus Balik Libur Panjang, Okupansi Whoosh Whoosh Capai di Atas 80%
24
SHARES
149
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Arus balik libur panjang Hari Raya Waisak pada layanan Whoosh terlihat pada Selasa, 13 Mei 2025.

Sejak siang hingga sore hari, okupansi kereta dari arah Padalarang dan Tegalluar Summarecon menuju Stasiun Halim tercatat berada di atas 80%.

BACA JUGA

Seluruh Sensor Deteksi Kondisi Bahaya Berfungsi Normal

KCIC Tegaskan Keamanan Infrastruktur Tidak Bisa Ditawar

9 April 2026
Seluruh Sensor Deteksi Kondisi Bahaya Berfungsi Normal

Seluruh Sensor Deteksi Kondisi Bahaya Berfungsi Normal

5 April 2026
Kinerja Angkutan Lebaran Whoosh Meningkat, Penumpang Naik 11 Persen dari 2025

Kinerja Angkutan Lebaran Whoosh Meningkat, Penumpang Naik 11 Persen dari 2025

27 Maret 2026

Hingga pukul 12.00 WIB, sebanyak 14 ribu tiket telah terjual, dan jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 20 ribu tiket hingga keberangkatan terakhir malam ini.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengimbau para penumpang untuk mempersiapkan perjalanan dengan lebih cermat, terutama dalam memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun.

“Kami mengingatkan penumpang untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan kondisi lalu lintas menuju stasiun. Keterlambatan tiba di stasiun dapat berisiko tertinggal kereta,” ujar Eva.

Agar perjalanan lebih nyaman dan terjamin, penumpang juga disarankan untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi atau website resmi KCIC.

Dengan membeli tiket secara daring, penumpang telah memiliki kepastian tempat duduk dan tidak perlu antre saat tiba di stasiun.

KCIC juga mendorong pemanfaatan akses transportasi antarmoda yang telah disediakan, salah satunya adalah KA Feeder dari arah Bandung dan Cimahi.

Moda ini bebas hambatan lalu lintas dan memiliki jadwal yang terintegrasi langsung dengan keberangkatan Whoosh, sehingga menjadi pilihan efisien bagi para penumpang.

Penumpang diimbau sudah berada di stasiun minimal 30 menit sebelum waktu keberangkatan.

Hal tersebut dikarenakan gate boarding menuju peron akan ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan, dan kedatangan terlambat dapat menyebabkan penumpang tertinggal kereta.

Dalam periode libur panjang ini, KCIC tetap mengoperasikan 62 perjalanan Whoosh setiap harinya.

Jadwal Jakarta–Bandung tersedia setiap 30 menit, sedangkan Karawang–Bandung/Jakarta hadir setiap satu jam sekali, untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat secara merata.

Dari sisi keamanan, KCIC menyiagakan lebih dari 500 personel di seluruh stasiun dan jalur operasional. Selain itu, sebanyak 1.377 unit CCTV dipasang di area publik dan fasilitas KCIC guna memastikan pengawasan ketat dan keamanan perjalanan tetap terjaga sepanjang waktu.

“KCIC berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pengguna Whoosh. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih Whoosh sebagai moda transportasi pilihan selama masa libur panjang ini,” tutup Eva.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta melalui DM dan reply Instagram @keretacepat_id.

Info Lebih Lanjut
*Manager Corporate Communication KCIC*
Emir Monti
Email: emir.monti@kcic.co.id.

Share10SendTweet6
Previous Post

Arus Balik Waisak, KAI Catat Okupansi Tembus 104%

Next Post

Eceng Gondok di Pekalongan Jadi Kompos untuk ‘Urban Farming’

Next Post
Eceng Gondok di Pekalongan Jadi Kompos untuk ‘Urban Farming’

Eceng Gondok di Pekalongan Jadi Kompos untuk ‘Urban Farming’

Alpukat Diva Berpotensi Jadi Ikon Pertanian Pekalongan

Alpukat Diva Berpotensi Jadi Ikon Pertanian Pekalongan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026
Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

20 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.