• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
13 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Lemah Terapkan Prokes, Kasus Covid-19 10 Provinsi Meroket

by Editor
11 Desember 2020
Lemah Terapkan Prokes, Kasus Covid-19 10 Provinsi Meroket

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Jumat (11/12/2020). Foto: BNPB

20
SHARES
124
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Dinilai lemah menerapkan protokol kesehatan (prokes) menyebabkan kasus Covid-19 di 10 provinsi meroket. Kenaikan tertinggi terjadi di Jawa Barat mencapai 3.785 kasus atau 102% (3.712 ke 7.497).

“Urutan kedua, Papua pekan ini mencatatkan kenaikan sebesar 1.813 kasus atau 752,2% (250 ke 2.063). Perlu diingat, tingginya kenaikan kasus ini,

BACA JUGA

Hadapi Cuaca Ekstrem, Kemenhub Siapkan Langkah Antisipatif

Hadapi Cuaca Ekstrem, Kemenhub Siapkan Langkah Antisipatif

31 Januari 2026
35 Ribu Armada Transportasi Siap Layani Masyarakat Selama Masa Nataru 2025/2026

35 Ribu Armada Transportasi Siap Layani Masyarakat Selama Masa Nataru 2025/2026

9 Desember 2025
Kemenhub Ajak Masyarakat Kolaborasi Bangun Kebijakan Transportasi Berbasis Data dan Ilmu Pengetahuan

Kemenhub Ajak Masyarakat Kolaborasi Bangun Kebijakan Transportasi Berbasis Data dan Ilmu Pengetahuan

17 November 2025

disebabkan oleh masih terjadinya penularan di masyarakat yang disebabkan karena ketidakdisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Jumat (11/12/2020).

Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur naik 725 kasus, Sulawesi Selatan naik 367 kasus, Kalimantan Timur naik 291 kasus, Bali naik 278 kasus, DIY naik 249 kasus, Jambi naik 178 kasus, Sulawesi Utara naik 147 dan Kalimantan Selatan naik 133 kasus.

“Saya meminta kepada pimpinan daerah, agar melakukan evaluasi terhadap protokol kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.

Pemda juga diminta mempetakan permasalahan utama yang menyebabkan masyarakat tidak patuh terhadap protokol kesehatan dan segera perbaiki.

Tingkatkan juga penegakan disiplin kepada masyarakat yang tidak disiplin protokol kesehatan. “Berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku bagi anggota masyarakat yang tidak disiplin untuk memberikan efek jera,” tegas Wiku.

Disamping itu, katanya, Satgas Covid-19 juga mengapresiasi 10 provinsi yang mengalami penurunan kasus tertinggi. Diantaranya Jawa Tengah turun 2.100 kasus, DKI Jakarta turun 399 kasus, Sumatera Barat 332 kasus, Maluku 226 kasus, Papua Barat turun 127 kasus, Riau turun 98 kasus, Kepulauan Riau turun 92 kasus, Banten turun 89 kasus, Lampung turun 81 kasus dan Nusa Tenggara Timur turun 58 kasus.

Menurunnya penambahan kasus mingguan, jelas Wiku, seharusnya menjadi momentum untuk fokus kembali pada treatment atau upaya perawatan pasien Covid-19. Agar segera dapat sembuh dan menurunkan kasus aktif dan kematian. Untuk itu keseriusan pimpinan daerah dalam penanganan Covid-19 dituntut penuh. Agar angka kenaikan kasus dapat ditekan.

“Ingat, keberhasilan daerah dalam menekan peningkatan kasus merupakan kontribusi dalam pengendalian Covid-19 di tingkat nasional,” tegas Wiku.

Dia menjelaskan, jumlah kasus aktif pada tingkat nasional terlihat mengalami peningkatan. Data per 6 Desember 2020, persentase kasus aktif nasional berada di angka 14,46% atau naik 1,05% dibandingkan Minggu sebelumnya. Hal ini kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, bukanlah kabar yang baik.

“Peningkatan kasus aktif di tingkat nasional ini, menunjukkan bahwa masih banyaknya pasien Covid-19 yang saat ini masih dirawat maupun yang menjalani isolasi mandiri belum sembuh dari penyakitnya,” ujarnya.

Menurutnya, lonjakan kasus aktif ini diperkirakan karena upaya treatment (perawatan) pasien Covid-19, belum berjalan dengan maksimal. Sehingga para penderita Covid-19 masih harus dirawat. Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah bekerja keras dalam memberikan penanganan yang baik dan sesuai standar sehingga pada pasien dapat segera sembuh.

“Jika pemda mengalami kendala dalam memberikan layanan kesehatan kepada pasien Covid-19, dapat segera menghubungi pemerintah pusat. Kendala tersebut dapat saja berupa dalam ketersediaan sarana dan prasarana dalam penanganan Covid-19 di daerahnya,” katanya.

Wiku juga meminta, agar kita semuanya tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan. Ingat, seluruh tahapan pengobatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan, merupakan upaya untuk memastikan kesembuhan pasien dari Covid-19.

Share8SendTweet5
Previous Post

KontraS: Jokowi Belum Tuntaskan Pelanggaran HAM Masa Lalu

Next Post

Pemerintah Komitmen Beri Bantuan kepada Siswa Keluarga tak Mampu

Next Post
Pemerintah Komitmen Beri Bantuan kepada Siswa Keluarga tak Mampu

Pemerintah Komitmen Beri Bantuan kepada Siswa Keluarga tak Mampu

Dukung Belajar dari Rumah, Kemendikbud Luncurkan ‘Akun Pembelajaran’

Dukung Belajar dari Rumah, Kemendikbud Luncurkan ‘Akun Pembelajaran’

Discussion about this post

NEWS UPDATE

TPS Catat Arus Peti Kemas Internasional 120.725 TEUs pada September 2026

TPS Catat Arus Peti Kemas Internasional 120.725 TEUs pada September 2026

12 Oktober 2026
Kaltim Revisi RTRW untuk Perkuat Klaster Industri dan Ekonomi Berkelanjutan

Kaltim Revisi RTRW untuk Perkuat Klaster Industri dan Ekonomi Berkelanjutan

12 Oktober 2026
Sambut MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintasan Padangbai–Lembar

Sambut MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintasan Padangbai–Lembar

12 Oktober 2026
Indonesia Logistics Awards 2026, SCI Tekankan Penguatan Rantai Pasok dan Ketahanan Energi Hadari 2027

Indonesia Logistics Awards 2026, SCI Tekankan Penguatan Rantai Pasok dan Ketahanan Energi Hadari 2027

12 Oktober 2026
Kemenhaj Imbau WNI di Arab Saudi Tingkatkan Kewaspadaan

Kemenhaj Imbau WNI di Arab Saudi Tingkatkan Kewaspadaan

12 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3731 shares
    Share 1492 Tweet 933
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3723 shares
    Share 1489 Tweet 931
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3669 shares
    Share 1468 Tweet 917
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3696 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4018 shares
    Share 1607 Tweet 1005

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.