• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Kreasi Manik Yang ‘Ciamik’

by Fiani Sukarta
5 Juli 2020
kerajinan manik

aneka kerajinan manik (FIFIA A HIMAWAN|KABARSDGS.COM)

253
SHARES
1.6k
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs- Anak-anak SD N 03 Rambutan, Jakarta Timur sangat menyukai gantungan kunci yang dibuat dari manik-manik. Kura-kura, ikan mas koki, strawberi, pisang, nanas, tas Barbie, dan sandal merupakan bentuk-bentuk gantungan kunci yang kerap mereka pilih.

Sementara bagi orangtua, mereka lebih memilih kreasi manik-manik yang sudah dibentuk menjadi dompet ataupun tas. Hal itu disampaikan Pemilik Lestariacraft Eka Apriyanti kepada KabarSDGs.

BACA JUGA

Warga Pesawahan Ubah Sampah Kulit Buah Jadi Sabun Disinfektan Ramah Lingkungan

Warga Pesawahan Ubah Sampah Kulit Buah Jadi Sabun Disinfektan Ramah Lingkungan

4 Oktober 2025
Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik

Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik

10 November 2024
Atasi Masalah Sampah Plastik yang Cemari Lingkungan, BRIN Lakukan Kerja Sama Riset

Atasi Masalah Sampah Plastik yang Cemari Lingkungan, BRIN Lakukan Kerja Sama Riset

3 Agustus 2023

“Untuk suvenir pernikahan, biasanya banyak yang pesan bros bunga,” kata dia. Bros bunga dari manik kerap menjadi aksesori ciamik (bagus, keren-red) bagi perempuan pengguna hijab.

Beberapa tahun lalu, Eka memang kerap mengenalkan kerajinan manik kepada siswa/i di sekolah tempat anaknya belajar. Sambil menunggu sang buah hati, dia bisanya mengerjakan beberapa pesanan. Terkadang, ada saja siswa/i yang ingin belajar kerajinan itu kepadanya.

Tidak hanya anak SD yang gemar dengan manik buatan Eka, orangtua siswa/i kerap memesan dan belajar membuat manik dengannya. Terdapat juga siswa/i sekolah menengah kejuruan (SMK) yang rutin berlatih membuat prakarya. Pelatihan diberikan Eka secara gratis alias tanpa biaya.

“Mereka bisa merangkai manik saya sudah senang. Saya tidak khawatir ladang usaha saya diambil dengan orang yang belajar dengan saya. Saya justru senang sudah membantu dia membuka usaha,” tuturnya.

kerajinan manik
Tas dan dompet terbuat dari manik-manik (FIFIA A HIMAWAN|KABARSDGS.COM)

Eka menuturkan, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bunga dari manik yaitu benang kenur, manik bunga seperti kelopak, putik sari, daun dan kelopak bawah, serta kawat bunga. Proses pembuatannya, potong kenur sepanjang 15 centimeter, masukkan dua kelopak dengan cara kelopak bagian belakang saling berhadapan. Lalu, masukkan kenur yang ada di sisi kanan melalui bagian depan kelopak di sisi kiri. Rapikan lalu sejajarkan.

Kemudian, tambahkan satu kelopak lagi dijajarkan dengan rapi, lalu masukkan kelopak ke empat, rapikan lalu jajarkan. Benang kenur yang ada di bagian atas kemudian dimasukkan ke lubang kenur yang ada di samping sehingga tembus ke belakang.

Proses selanjutnya, atur kelopak-kelopak lalu ikat benang kenurnya jangan terlalu rapat. “Buat seperti ini sekali lagi, sehingga kelopak bunga ada dua,” kata dia. Lalu ambil manik untuk putik sarinya, dan masukkan kawat. Pelintir sedikit kawat bagian ujungnya, ambil kawat untuk batang, tekuk sedikit ujungnya. Lalu, lilitkan kencang dan kuat kawat bunga pada batang supaya tidak mudah lepas. “Masukan kedua kelopak bunga yang sudah jadi, tambahkan juga kelopak bawah warna hijau.”

Lilitkan pita kawat pada batang. Siapkan daun dan pita kawat sedikit. Kemudian, masukan pita kawat ke dalam lubang dan plintir pita kawat. Sedangkan untuk membuat dua buah daun, lilitkan kembali pita kawat pada batang dan tambahkan daun, dan tambahkan lagi daun yang satunya lagi dan lilitkan terus sampai ke bawah. Jadilah ini setangkai bunga dengan dua daun di sisinya. Jika ingin membuat bros, maka penggunaan kawat tidak diperlukan namun cukup ditambahkan peniti saja.

Kerajinan Manik
Bunga dari manik-manik (FIFIA A HIMAWAN|KABARSDGS.COM)

Pesanan bunga dari manik-manik akrilik dan juga sarung toples makanan camilan juga kerap dipesan pelanggan. Eka memiliki beragam desain untuk hasil karya buatan tangannya. Tempat tisu baik kotak maupun bulat, tempat botol air, gantungan ponsel, juga cincin dan gelang model Syahrini adalah beberapa di antaranya.

Memulai usaha sejak 2001, Eka mengaku tidak bosan, bahkan ia terus mengembangkannya. “Alhamdulillah tetap ada yang beli meskipun penjualannya pasang surut,” ujarnya. Agar desain tidak monoton dan sama dengan desain lainnya, ia juga kerap membuat desain-desain yang berbeda, terutama untuk bros dan juga tas.

Kerajinan plastik
Kerajinan tas dari bahan daur ulang plastik (FIFIA A HIMAWAN|KABARSDGS.COM)

Eka juga mengembangkan usahanya dengan membuat kerajinan dari bahan daur ulang. Dompet dan tas adalah favorit pelanggannya. Selain menggunakan bahan dasar plastik bekas, dia juga membuat berbagai kerajinan dari kain perca. Kreasinya yang ciamik, kerap dipesan untuk suvenir-suvenir di berbagai acara.

Lestariacraft dikenal dari mulut ke mulut. Produk hasil karyanya kerap dijual kawan-kawannya di luar daerah Jakarta. “Biasanya teman pesan lalu dibawa entah itu ke Klaten, Pekalongan, dan lain sebagainya,” kata dia.

Cara Merawat Kerajinan Manik
– Cukup dicuci dengan air dan diterjen cair, lalu dikeringkan.
– Untuk merawat tas manik, puring bisa dicopot terlebih dahulu, kemudian baik puring maupun manik dicuci, setelah kering, puring dan manik dijahit menggunakan teknik som agar kuat.
– Simpan tas manik di dalam plastik dan masukkan ke lemari jika tidak digunakan untuk menghindari debu.

Share101SendTweet63
Previous Post

Pernak Pernik Kaca Berlukiskan Khas Jakarta

Next Post

Tanpa Penonton di Venue, Dream Concert Tetap Digelar

Next Post
Dream Concert

Tanpa Penonton di Venue, Dream Concert Tetap Digelar

Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro (dokumentasi Kemenristek/BRIN)

Menristek: Teknologi Alat Kesehatan Indonesia Bangkit

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

Pelindo Gelar Kampung Siap Kerja untuk Warga Surabaya

25 Mei 2026
Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

Dolar, Wakaf, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peluang di Tengah Krisis

25 Mei 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di 23 Daerah

25 Mei 2026
Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

Waspada Kemacetan di Tol Jakarta-Tangerang! Ada Pemeliharaan Jalan oleh Jasa Marga

25 Mei 2026
Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

Rumah Hunian Aceh Tamiang, Dipastikan Nyamanan untuk Masyarakat

25 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    33 shares
    Share 13 Tweet 8

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.