• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik

by SDGS Admin
10 November 2024
Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik
45
SHARES
280
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bantul, Kabar SDGs – Desa Kasongan di Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul terkenal dengan industri gerabah yang diekspor ke luar negeri. Mayoritas penduduk di wilayah Kasongan bekerja sebagai pembuat gerabah. Namun, Kasongan juga memiliki industri kerajinan yang menarik, seperti kipas dan topi lipat batik.

Di tangan Mursiyah dan Ponimin, bambu wulung diubah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomis. Pasangan suami istri telah memulai usaha Kipas Indah sejak tahun 1991.

BACA JUGA

Bantul Gelar Gerakan Tanam dan Panen Padi Demi Capai Swasembada Pangan

Bantul Gelar Gerakan Tanam dan Panen Padi Demi Capai Swasembada Pangan

13 Februari 2025
Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

12 Februari 2025
Pemkab Bantul Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka Dalam Wujudkan Tata Kelola Data yang Lebih Baik

Pemkab Bantul Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka Dalam Wujudkan Tata Kelola Data yang Lebih Baik

11 November 2024

Ketika bertemu dengan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bantul, Dwi Joko Purnomo, bersama Anggota Dekranasda Kabupaten Bantul, Ponimin menceritakan bahwa awalnya dia bekerja untuk orang lain di industri yang sama, hingga akhirnya dia dan istrinya memulai usaha sendiri. Ketika ditanya tentang keunikan usahanya, Ponimin mengatakan bahwa ia tidak hanya membuat kipas, tetapi juga topi dengan bahan baku yang sama.

“Dulu awalnya dari Pak Lik, membantu disana terus lama-lama bisa sendiri akhirnya buat usaha mandiri. Dulu kan awalnya hanya kipas, kemudian berkembang jadi topi. Kalau topi ini dulu ada orang Prancis yang memesan, dia bawa contohnya kemudian kita buat dan kembangkan sampai sekarang,” terang Ponimin.

Bambu wulung dipilih sebagai bahan baku utama daripada jenis bambu lain. Ini karena bambu wulung dianggap memiliki kualitas yang lebih baik. Ponimin mendapatkan bahan baku bambu wulung dari daerah Purworejo.

“Kalau dibuat lengkungnya, topi ini kalau bambu apus cepat kembali, tapi kalau bambu wulung tetap tahan ketika dibentuk, antijamur juga. Jadi lebih awet,” ungkapnya.

Ponimin dan istrinya bisa membuat 100 produk kipas atau topi batik dalam satu hari dengan ukuran yang bervariasi. Ukuran cincin mulai dari 19 cm, 23 cm, 25 cm, dan 28 cm memiliki jari-jari yang berbeda sesuai dengan ukurannya. Untuk memenuhi permintaan pasar, Ponimin dan istrinya dibantu oleh enam karyawan. Mereka dibagi-bagi tugas seperti membuat jari-jari, poros tangkai, tukang lem, dan tukang sablon kain. Kipas Indah menjual kipas mulai dari Rp 3000 dan topi batik mulai dari Rp 5000.

“Biasanya pesanan itu dari pelanggan lama, minimal order dua ratus nanti harganya bisa ecer tiga ribu untuk kipas dan lima ribu untuk topi,” ujar Ponimin.

Share18SendTweet11
Previous Post

Kemenparekraf Dukung Pelaksanaan Pusbatara Run 2024 di Legok, Tangerang

Next Post

Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Next Post
Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Layanan Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Alternatif Angkutan Laut

Layanan Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Alternatif Angkutan Laut

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Midtown Perkuat Kebersamaan Lewat Fun Match

Midtown Perkuat Kebersamaan Lewat Fun Match

14 Agustus 2026
CitraLand Ungkap Sumber Air untuk Area Hijau

CitraLand Ungkap Sumber Air untuk Area Hijau

14 Agustus 2026
KAI Siapkan 76 Perjalanan Saat Libur Panjang

KAI Siapkan 76 Perjalanan Saat Libur Panjang

14 Agustus 2026
PLN Tertibkan Aset Tanah Tapak Tower

PLN Tertibkan Aset Tanah Tapak Tower

14 Agustus 2026
Kubar Perketat Pencegahan Karhutla

Kubar Perketat Pencegahan Karhutla

13 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1699 shares
    Share 680 Tweet 425
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1733 shares
    Share 693 Tweet 433
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1703 shares
    Share 681 Tweet 426
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1702 shares
    Share 681 Tweet 426
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.