• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik

by SDGS Admin
10 November 2024
Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik
41
SHARES
259
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bantul, Kabar SDGs – Desa Kasongan di Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul terkenal dengan industri gerabah yang diekspor ke luar negeri. Mayoritas penduduk di wilayah Kasongan bekerja sebagai pembuat gerabah. Namun, Kasongan juga memiliki industri kerajinan yang menarik, seperti kipas dan topi lipat batik.

Di tangan Mursiyah dan Ponimin, bambu wulung diubah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomis. Pasangan suami istri telah memulai usaha Kipas Indah sejak tahun 1991.

BACA JUGA

Bantul Gelar Gerakan Tanam dan Panen Padi Demi Capai Swasembada Pangan

Bantul Gelar Gerakan Tanam dan Panen Padi Demi Capai Swasembada Pangan

13 Februari 2025
Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

12 Februari 2025
Pemkab Bantul Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka Dalam Wujudkan Tata Kelola Data yang Lebih Baik

Pemkab Bantul Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka Dalam Wujudkan Tata Kelola Data yang Lebih Baik

11 November 2024

Ketika bertemu dengan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bantul, Dwi Joko Purnomo, bersama Anggota Dekranasda Kabupaten Bantul, Ponimin menceritakan bahwa awalnya dia bekerja untuk orang lain di industri yang sama, hingga akhirnya dia dan istrinya memulai usaha sendiri. Ketika ditanya tentang keunikan usahanya, Ponimin mengatakan bahwa ia tidak hanya membuat kipas, tetapi juga topi dengan bahan baku yang sama.

“Dulu awalnya dari Pak Lik, membantu disana terus lama-lama bisa sendiri akhirnya buat usaha mandiri. Dulu kan awalnya hanya kipas, kemudian berkembang jadi topi. Kalau topi ini dulu ada orang Prancis yang memesan, dia bawa contohnya kemudian kita buat dan kembangkan sampai sekarang,” terang Ponimin.

Bambu wulung dipilih sebagai bahan baku utama daripada jenis bambu lain. Ini karena bambu wulung dianggap memiliki kualitas yang lebih baik. Ponimin mendapatkan bahan baku bambu wulung dari daerah Purworejo.

“Kalau dibuat lengkungnya, topi ini kalau bambu apus cepat kembali, tapi kalau bambu wulung tetap tahan ketika dibentuk, antijamur juga. Jadi lebih awet,” ungkapnya.

Ponimin dan istrinya bisa membuat 100 produk kipas atau topi batik dalam satu hari dengan ukuran yang bervariasi. Ukuran cincin mulai dari 19 cm, 23 cm, 25 cm, dan 28 cm memiliki jari-jari yang berbeda sesuai dengan ukurannya. Untuk memenuhi permintaan pasar, Ponimin dan istrinya dibantu oleh enam karyawan. Mereka dibagi-bagi tugas seperti membuat jari-jari, poros tangkai, tukang lem, dan tukang sablon kain. Kipas Indah menjual kipas mulai dari Rp 3000 dan topi batik mulai dari Rp 5000.

“Biasanya pesanan itu dari pelanggan lama, minimal order dua ratus nanti harganya bisa ecer tiga ribu untuk kipas dan lima ribu untuk topi,” ujar Ponimin.

Share16SendTweet10
Previous Post

Kemenparekraf Dukung Pelaksanaan Pusbatara Run 2024 di Legok, Tangerang

Next Post

Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Next Post
Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Layanan Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Alternatif Angkutan Laut

Layanan Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Alternatif Angkutan Laut

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Pemerintah Deportasi 25 Fotografer Ilegal

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Pemerintah Deportasi 25 Fotografer Ilegal

12 Juni 2026
Gelar Karya SMP Labschool Unesa Tampilkan Inovasi Siswa

Gelar Karya SMP Labschool Unesa Tampilkan Inovasi Siswa

12 Juni 2026
Security LRT Jabodebek Dibina, KAI Services Tingkatkan Profesionalisme Kerja

Security LRT Jabodebek Dibina, KAI Services Tingkatkan Profesionalisme Kerja

12 Juni 2026
ASDP Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Warisan Budaya Bali, Beri Bantuan Rp1 Miliar

ASDP Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Warisan Budaya Bali, Beri Bantuan Rp1 Miliar

12 Juni 2026
PLN Kaltimra Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

PLN Kaltimra Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

11 Juni 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    607 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    327 shares
    Share 131 Tweet 82

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.