• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Terbukti Turunkan Kasus Covid-19, PPKM Diperluas di 15 Provinsi

by Editor
24 Maret 2021
Terbukti Turunkan Kasus Covid-19, PPKM Diperluas di 15 Provinsi

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (23/3/2021) Foto: Humas BNPB

23
SHARES
144
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Tren perkembangan penanganan Covid-19 pasca penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat tingkat kelurahan atau desa (PPKM Mikro) yang sudah memasuki tahap 4 secara umum positif. Karena itu, PPKM diperluas hingga 15 provinsi.

Dari hasil pemantauan yang menunjukkan tren perkembangan positif ini, mendasari perpanjangan kebijakan PPKM tahap 4 dengan perluasan hingga 15 provinsi. Yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

BACA JUGA

Ini Alasan Pencabutan PPKM di Seluruh Indonesia oleh Presiden Jokowi

Ini Alasan Pencabutan PPKM di Seluruh Indonesia oleh Presiden Jokowi

31 Desember 2022
Ini Alasan Vaksin Booster Masih Digunakan Pemerintah RI

Ini Alasan Vaksin Booster Masih Digunakan Pemerintah RI

19 September 2022
Satgas Bertekad Menekan Penyebaran PMK

Satgas Bertekad Menekan Penyebaran PMK

10 Juli 2022

“Jika dilihat secara umum, 6 provinsi (Jawa – Bali) yang melaksanakan PPKM, sejak tingkat kabupaten/kota mengalami tren penurunan selama 4 minggu terakhir,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (23/3/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Melihat perkembangan tren penurunan per provinsi Jawa – Bali terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang konsisten menunjukkan penurunan selama 4 minggu berturut-turut. Sedangkan Banten, meski sempat mengalami peningkatan pada minggu ketiga pemantauan, namun menurun kembali pada minggu terakhir pemantauan.

“Untuk DKI Jakarta, Satgas menberi catatan. Karena setelah mengalami penurunan selama 3 minggu pertama pemantauan, persentase kasus aktif di minggu ke 4 mengalami peningkatan kembali,” jelas Wiku.

Perkembangan baik secara umum di provinsi-provinsi Jawa – Bali mendasari perluasan PPKM Mikro. PPKM Mikro tahap 4, akan dimulai pada 23 Maret – 5 April 2021. Ada 5 provinsi baru yang turut menerapkan kebijakan ini diantaranya Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, NTT dan NTB. Melihat tren kasus aktif pada 5 provinsi tersebut, cenderung fluktuasi selama 4 minggu pemantauan oleh Satgas Covid-19.

Lebih rinci, Kalimantan Selatan menunjukkan kenaikan pada 2 minggu pemantauan namun persentasenya mengalami penurunan pada 2 minggu terakhir. Kalimantan Tengah menunjukkan tren kenaikan yang konsisten selama 4 minggu. Sulawesi Utara trennya konsisten mengalami penurunan selama 4 minggu.

Untuk NTT, trennya sempat mengalami penurunan pada minggu kedua, dan selanjutnya bertahan di angka yang sama selama 3 minggu berturut-turut. Sedangkan NTB, tren kasus menunjukkan peningkatan tajam pada minggu keempat pemantauan.

“Pemerintah berharap, dengan intevensi kebijakan hingga tingkat terkecil, dengan pendekatan kearifan lokal, pelaksaanaan PPKM Mikro pada 5 provinsi tambahan ini dapat membantu meningkatkan kualitas penanganan Covid-19, dan dapat signifikan menurunkan kasus aktif masing-masing wilayah tersebut,” ujar Wiku.

Share9SendTweet6
Previous Post

Menristek Usulkan Menko Perekonomian Ajak Industri Gunakan GeNose C19

Next Post

Pemerintah Berupaya Lindungi Calhaj Dari Paparan Covid-19

Next Post
Pemerintah Berupaya Lindungi Calhaj Dari Paparan Covid-19

Pemerintah Berupaya Lindungi Calhaj Dari Paparan Covid-19

Kepala BNPB Beri Apresiasi Tenaga Kesehatan RSDC Wisma Atlet

Kepala BNPB Beri Apresiasi Tenaga Kesehatan RSDC Wisma Atlet

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

25 April 2026
Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos

Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos

25 April 2026
Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

Apresiasi Kartini Hotel Surabaya Bagikan Jamu Tradisional

25 April 2026
Festival Layanan UMKM Permudah Perizinan Usaha

Festival Layanan UMKM Permudah Perizinan Usaha

25 April 2026
Peluang Kerja IKN Dorong Perempuan Balikpapan Tingkatkan Keterampilan

Peluang Kerja IKN Dorong Perempuan Balikpapan Tingkatkan Keterampilan

25 April 2026

POPULAR

  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gunadarma Mulai Kuliah Perdana di IKN

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.