• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

by SDGS Admin
20 April 2026
Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik
28
SHARES
178
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Pemerintah mulai mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai dapat memengaruhi stabilitas sektor transportasi. Risiko gangguan pasokan serta fluktuasi harga mendorong upaya penguatan transportasi publik sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan terhadap BBM.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Muiz Thohir, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.

BACA JUGA

Pelajar Pekanbaru Digratiskan Naik Bus TMP

Pelajar Pekanbaru Digratiskan Naik Bus TMP

13 Maret 2025
Overcapacity Jadi Kendala Pengguna Transportasi Publik

Overcapacity Jadi Kendala Pengguna Transportasi Publik

18 September 2023

“Pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara. Tapi kembali lagi, insentif itu ada yang kalau betul-betul terpaksa, ada yang terbatas juga,” ujar Muiz di Jakarta, Rabu (14/4/2026).

Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui program Buy The Service (BTS) guna memperluas jangkauan layanan transportasi umum di berbagai daerah. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan transportasi bagi pelajar sebagai upaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sejak usia dini.

Kebijakan ini dinilai penting untuk menekan konsumsi BBM di sektor transportasi yang selama ini masih didominasi kendaraan pribadi. Dengan meningkatnya penggunaan transportasi publik, efisiensi energi diharapkan dapat tercapai secara lebih optimal.

Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pembangunan infrastruktur transportasi massal serta koordinasi dengan pemerintah daerah. Sejumlah proyek Bus Rapid Transit (BRT) di berbagai kota, misalnya, masih berjalan secara bertahap.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik sebagai alternatif pengganti BBM. Meski demikian, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap teknologi ini masih menjadi tantangan.

Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas, menyebut kendaraan listrik masih dipandang sebagai teknologi baru sehingga memunculkan keraguan di kalangan pengguna.

“Banyak pertanyaan seperti baterainya 10 tahun lagi bagaimana, kalau sudah 8 tahun apakah akan langsung mati. Itu yang membuat user masih ragu untuk berpindah,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut mirip dengan masa awal peralihan dari ponsel konvensional ke smartphone, di mana masyarakat membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan teknologi baru.

Untuk menjawab keraguan tersebut, pihaknya bersama sejumlah mitra telah melakukan berbagai uji coba operasional sepanjang 2025, mulai dari sektor transportasi publik, layanan shuttle, hingga logistik. Salah satu pengujian dilakukan pada rute Jakarta–Yogyakarta dengan jarak tempuh sekitar 527 kilometer, yang menunjukkan kendaraan listrik mampu beroperasi secara optimal tanpa mengganggu pola operasional yang ada.

Melalui penguatan transportasi publik serta percepatan penggunaan kendaraan listrik, pemerintah berharap ketergantungan terhadap BBM dapat dikurangi secara bertahap sekaligus mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

Share11SendTweet7
Previous Post

ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif

Next Post

Ini 3 Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal

Next Post
Ini 3 Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal

Ini 3 Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal

Gubernur Aceh Tekankan Digitalisasi dan Dukungan UMKM

Gubernur Aceh Tekankan Digitalisasi dan Dukungan UMKM

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

Teh Ong Diolah jadi Minuman Kekinian Bali

9 Agustus 2026
Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

Wamena Punya Potensi Besar jadi Destinasi Wisata Unggulan

9 Agustus 2026
2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

2000 Pelari Ramaikan QRIS Summer Run Bali 2026

9 Agustus 2026
Bank Bengkulu Perkuat Perlindungan Sosial bagi Atlet

Bank Bengkulu Perkuat Perlindungan Sosial bagi Atlet

8 Agustus 2026
BRI Mulai Program BRIncubator 2026 untuk Perkuat UMKM

BRI Mulai Program BRIncubator 2026 untuk Perkuat UMKM

8 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1495 shares
    Share 598 Tweet 374
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1502 shares
    Share 601 Tweet 376
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1481 shares
    Share 592 Tweet 370
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1781 shares
    Share 712 Tweet 445
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1502 shares
    Share 601 Tweet 376

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.