• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
30 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

by SDGS Admin
14 Mei 2026
DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG
19
SHARES
120
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Pemkot Surabaya Tindak Pembuang Limbah Kurban

Pemkot Surabaya Tindak Pembuang Limbah Kurban

29 Mei 2026
PGN Bangun Titik Injeksi Biomethane di Pagardewa Dukung Transisi Energi Nasional

PGN Bangun Titik Injeksi Biomethane di Pagardewa Dukung Transisi Energi Nasional

9 November 2025
Pengolahan Sekam Padi Jadi Energi sebagai Komitmen Nestlé untuk Keberlanjutan

Pengolahan Sekam Padi Jadi Energi sebagai Komitmen Nestlé untuk Keberlanjutan

19 April 2025

Tulang Bawang Barat, Kabar SDGs – Polemik dugaan pencemaran limbah dari aktivitas Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kagungan Ratu 2, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, terus menjadi sorotan publik setelah pihak pengelola mengakui cairan keruh yang mengalir ke area rawa berasal dari hasil kurasan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Kepala SPPG Dapur MBG Kagungan Ratu 2, Agus, menjelaskan limbah tersebut merupakan endapan lumpur dari tabung besar IPAL yang dikuras saat dapur tidak beroperasi.

“Memang itu hasil kurasan karena lumpurnya sudah banyak. Saat libur kita kuras supaya IPAL kembali bening. Yang dikuras tabung besar, sedangkan tabung kecil setiap hari dikuras. Semalam juga sudah kami taburi tawas,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Selasa 12 Mei 2026.

Pernyataan itu sekaligus mengonfirmasi bahwa aliran cairan keruh dan berminyak yang menuju area rawa memang berasal dari sistem pengolahan limbah dapur MBG. Namun, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan baru terkait efektivitas pengelolaan limbah yang diterapkan di lokasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, air limbah yang dialirkan keluar masih terlihat pekat dan berminyak. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi pencemaran lingkungan, terutama saat curah hujan meningkat.

Publik juga mempertanyakan alasan hasil kurasan IPAL masih dibuang langsung ke area terbuka apabila sistem pengolahan limbah telah berjalan sesuai standar. Sorotan turut mengarah pada kelengkapan fasilitas pengolahan limbah di dapur MBG, mulai dari grease trap, bio tank, tangki tanam, hingga sistem filtrasi akhir.

Kekhawatiran itu semakin menguat karena dugaan persoalan limbah dapur MBG sebelumnya juga ditemukan di sejumlah wilayah lain. Limbah dapur dalam jumlah besar dinilai berpotensi mencemari tanah, sumber air, hingga ekosistem di sekitar permukiman warga apabila tidak ditangani dengan benar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tulang Bawang Barat, Iwan Setiawan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas MBG dan segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

“Hasil koordinasi dengan Ketua Satgas MBG, besok tim akan turun ke lokasi SPPG dimaksud. Langkah-langkah yang akan diambil atau rekomendasi nantinya berdasarkan hasil temuan di lapangan,” tulis Iwan melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya, warga sekitar mengeluhkan aroma tidak sedap yang muncul terutama saat hujan turun. Limbah dari aktivitas dapur MBG disebut mengalir melalui pipa paralon menuju area genangan di dekat rawa.

Salah seorang warga bernama Kiki mengaku bau dari limbah tersebut kerap menyebar hingga ke rumahnya yang berada di belakang area dapur.

“Kalau hujan baunya ke mana-mana,” ujar Kiki.

 

Share8SendTweet5
Previous Post

Akses Tol Pattimura Dibangun untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

Next Post

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Next Post
Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kementerian PU Jamin Pasokan Air Lahan Pertanian Merata di Bogor

Kementerian PU Jamin Pasokan Air Lahan Pertanian Merata di Bogor

30 Juni 2026
TPK Ternate Perkuat Layanan untuk Dukung Distribusi Barang

TPK Ternate Perkuat Layanan untuk Dukung Distribusi Barang

30 Juni 2026
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Direvitalisasi

Jembatan Bailey Kutablang Aceh Direvitalisasi

30 Juni 2026
Menteri Dody Siapkan Aksi, Perkuat Agenda Air Global Menuju World Water Forum ke-11

Menteri Dody Siapkan Aksi, Perkuat Agenda Air Global Menuju World Water Forum ke-11

30 Juni 2026
Sekolah Rakyat Indramayu Punya Lapangan Sepak Bola

Sekolah Rakyat Indramayu Punya Lapangan Sepak Bola

30 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    619 shares
    Share 248 Tweet 155
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    622 shares
    Share 249 Tweet 156
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    652 shares
    Share 261 Tweet 163

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.