• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

by SDGS Admin
14 Mei 2026
DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG
14
SHARES
90
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

PGN Bangun Titik Injeksi Biomethane di Pagardewa Dukung Transisi Energi Nasional

PGN Bangun Titik Injeksi Biomethane di Pagardewa Dukung Transisi Energi Nasional

9 November 2025
Pengolahan Sekam Padi Jadi Energi sebagai Komitmen Nestlé untuk Keberlanjutan

Pengolahan Sekam Padi Jadi Energi sebagai Komitmen Nestlé untuk Keberlanjutan

19 April 2025
Bapanas Catat 30 Persen Makanan di Indonesia Terbuang per Tahun

Bapanas Catat 30 Persen Makanan di Indonesia Terbuang per Tahun

24 September 2024

Tulang Bawang Barat, Kabar SDGs – Polemik dugaan pencemaran limbah dari aktivitas Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kagungan Ratu 2, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, terus menjadi sorotan publik setelah pihak pengelola mengakui cairan keruh yang mengalir ke area rawa berasal dari hasil kurasan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Kepala SPPG Dapur MBG Kagungan Ratu 2, Agus, menjelaskan limbah tersebut merupakan endapan lumpur dari tabung besar IPAL yang dikuras saat dapur tidak beroperasi.

“Memang itu hasil kurasan karena lumpurnya sudah banyak. Saat libur kita kuras supaya IPAL kembali bening. Yang dikuras tabung besar, sedangkan tabung kecil setiap hari dikuras. Semalam juga sudah kami taburi tawas,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Selasa 12 Mei 2026.

Pernyataan itu sekaligus mengonfirmasi bahwa aliran cairan keruh dan berminyak yang menuju area rawa memang berasal dari sistem pengolahan limbah dapur MBG. Namun, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan baru terkait efektivitas pengelolaan limbah yang diterapkan di lokasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, air limbah yang dialirkan keluar masih terlihat pekat dan berminyak. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi pencemaran lingkungan, terutama saat curah hujan meningkat.

Publik juga mempertanyakan alasan hasil kurasan IPAL masih dibuang langsung ke area terbuka apabila sistem pengolahan limbah telah berjalan sesuai standar. Sorotan turut mengarah pada kelengkapan fasilitas pengolahan limbah di dapur MBG, mulai dari grease trap, bio tank, tangki tanam, hingga sistem filtrasi akhir.

Kekhawatiran itu semakin menguat karena dugaan persoalan limbah dapur MBG sebelumnya juga ditemukan di sejumlah wilayah lain. Limbah dapur dalam jumlah besar dinilai berpotensi mencemari tanah, sumber air, hingga ekosistem di sekitar permukiman warga apabila tidak ditangani dengan benar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tulang Bawang Barat, Iwan Setiawan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas MBG dan segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

“Hasil koordinasi dengan Ketua Satgas MBG, besok tim akan turun ke lokasi SPPG dimaksud. Langkah-langkah yang akan diambil atau rekomendasi nantinya berdasarkan hasil temuan di lapangan,” tulis Iwan melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya, warga sekitar mengeluhkan aroma tidak sedap yang muncul terutama saat hujan turun. Limbah dari aktivitas dapur MBG disebut mengalir melalui pipa paralon menuju area genangan di dekat rawa.

Salah seorang warga bernama Kiki mengaku bau dari limbah tersebut kerap menyebar hingga ke rumahnya yang berada di belakang area dapur.

“Kalau hujan baunya ke mana-mana,” ujar Kiki.

 

Share6SendTweet4
Previous Post

Akses Tol Pattimura Dibangun untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

Next Post

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Next Post
Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

Jembatan Bailey Dirampungkan Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes

14 Mei 2026
DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

DLH Tubaba Tinjau Dugaan Limbah Dapur MBG

14 Mei 2026
Akses Tol Pattimura Dibangun untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

Akses Tol Pattimura Dibangun untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

14 Mei 2026
Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

Waspada! Penipuan Pencari Kerja Atas Nama KAI Services

14 Mei 2026
Pendapatan APBN Lampung Tertekan Pajak Perdagangan

Pendapatan APBN Lampung Tertekan Pajak Perdagangan

14 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Izin Bus ALS Berpotensi Dicabut Kemenhub

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.