• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos

by SDGS Admin
25 April 2026
Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos
21
SHARES
132
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi salah satu daerah kantong kemiskinan ekstrem di Kampung Bongol kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/4). Foto: Kemenko PMK

Cek Kampung Kumuh Bongol, Menko PMK Temukan Bansos Belum Tersalurkan

25 April 2022
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir meninjau penyaluran bansos di Kantor Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (16/4). Foto: Kemenko PMK

Jelang Idul Fitri, Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos

16 April 2022
Antisipasi Penyelewengan Bansos, Mensos Siapkan Mekanisme Baru

Mensos Risma Minta Bantuan Lapan

18 April 2021

Mojokerto, Kabar SDGs – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menanggapi berbagai keluhan masyarakat terkait distribusi bantuan sosial yang dinilai belum merata di wilayahnya. Ia mengungkapkan masih adanya warga yang seharusnya menerima bantuan namun belum terdata, sementara sebagian penerima lainnya justru tidak sesuai kriteria.

Persoalan tersebut, menurutnya, tidak sekadar kesalahan teknis, melainkan mencerminkan perlunya pembenahan sistem pendataan secara menyeluruh. Hal itu disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barra saat menghadiri sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kantor Kecamatan Dlanggu. “Kami sudah menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan. Hasilnya, memang masih ada ketidaktepatan dalam penyaluran bansos. Ini bukan sekadar kekeliruan data, tetapi menunjukkan bahwa sistem data kita harus diperbaiki secara serius,” kata Gus Barra dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Ia menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Ketidakakuratan data berpotensi memunculkan berbagai persoalan sosial, seperti lansia terlantar, anak putus sekolah, hingga warga yang tidak memperoleh layanan kesehatan. “Saya minta dilakukan pemutakhiran data DTSEN secara berkala, akurat, dan berbasis kondisi riil di lapangan. Kita tidak hanya mengejar jumlah penyaluran, tetapi juga ketepatan sasaran. Peran kecamatan dan desa sangat penting karena paling memahami kondisi masyarakat,” jelas Gus Barra.

Dalam penjelasannya, ia menyebut kelompok masyarakat pada desil 1 hingga desil 4 menjadi prioritas utama dalam skala kesejahteraan nasional, yang mencerminkan 10 hingga 40 persen masyarakat dengan kondisi ekonomi terendah berdasarkan puluhan variabel dari pemerintah pusat. Kelompok ini menjadi target utama program bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, sementara desil 5 dapat diusulkan untuk PBI-JK.

Ia menegaskan, dalam kondisi ideal, masyarakat pada kelompok desil terendah seharusnya telah mendapatkan perlindungan sosial secara menyeluruh. Karena itu, jika masih ada yang belum menerima bantuan, hal tersebut menjadi tanda adanya masalah dalam sistem yang harus segera ditangani. “Cermati masyarakat desil 1 sampai 4 yang belum menerima bansos. Jika layak, segera diusulkan. Jika tidak sesuai kondisi, lakukan pembaruan desil. Perhatikan juga masyarakat pada desil 6 hingga 10 yang secara riil membutuhkan bantuan. Ini harus ditindaklanjuti dengan pemutakhiran data. Kecamatan agar berperan sebagai penghubung administratif dan memantau desa dalam proses pembaruan data,” paparnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Try Raharjo Murdianto, menjelaskan bahwa DTSEN merupakan sistem data terpadu yang mengintegrasikan berbagai informasi sosial dan ekonomi masyarakat dari sejumlah instansi, termasuk Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik, Dukcapil, Bappenas, hingga pemerintah daerah. “Jika sebelumnya data tersebar di berbagai instansi dan kerap tidak sinkron, melalui DTSEN seluruh data akan disatukan menjadi satu acuan nasional. Ini merupakan bagian dari transisi tahun 2025 dari DTKS menuju DTSEN. Presiden menginginkan satu data terpadu yang dihimpun dari Regsosek, P3KE, dan DTKS,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa akurasi data masih perlu ditingkatkan sehingga proses pembaruan menjadi sangat penting. Ia juga menyoroti perlunya kerja sama antara pemerintah kecamatan dan desa, khususnya dalam pengelolaan data oleh operator, dengan tetap menjaga kerahasiaan informasi masyarakat. “Kendala di lapangan salah satunya adalah data berbasis by name dan by address. Kami telah berkoordinasi dengan pusat. Dinsos memiliki data desil 1 hingga 5 yang dapat diakses melalui mekanisme resmi. Namun, harus disertai perjanjian tanggung jawab kerahasiaan data,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, termasuk dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta para camat se-Kabupaten Mojokerto sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat akurasi data sosial di daerah.

 

Share8SendTweet5
Previous Post

KAI Services Imbau Penumpang Jaga Ketertiban di KRL

Next Post

Sektor Ekonomi Kreatif Relevan untuk Gen Z, Menteri Ekraf Spill 3 Jurus Bikin UMKM Naik Kelas

Next Post
Sektor Ekonomi Kreatif Relevan untuk Gen Z, Menteri Ekraf Spill 3 Jurus Bikin UMKM Naik Kelas

Sektor Ekonomi Kreatif Relevan untuk Gen Z, Menteri Ekraf Spill 3 Jurus Bikin UMKM Naik Kelas

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PLN Kaltimra Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

PLN Kaltimra Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

11 Juni 2026
Bali Jagadhita VII Dorong Pelestarian Budaya dan Pangan Lokal

Bali Jagadhita VII Dorong Pelestarian Budaya dan Pangan Lokal

11 Juni 2026
Bandara Ngurah Rai Hadirkan Website dan Aplikasi ExperIA

Bandara Ngurah Rai Hadirkan Website dan Aplikasi ExperIA

11 Juni 2026
Gotong Royong Bersihkan Eceng Gondok di Waduk Jangari

Gotong Royong Bersihkan Eceng Gondok di Waduk Jangari

11 Juni 2026
Pemko Batam Evaluasi Gotong Royong Usai Kebakaran Lahan

Pemko Batam Evaluasi Gotong Royong Usai Kebakaran Lahan

10 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    322 shares
    Share 129 Tweet 81

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.