Balikpapan, Kabar SDGs – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan memperkuat berbagai program pelestarian lingkungan yang melibatkan seluruh pegawai. Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Sejumlah program yang dijalankan mencakup penggunaan transportasi rendah emisi melalui gerakan Clean Energy Day, pengelolaan sampah plastik lewat Bottle Up Challenge, hingga aksi bersih-bersih di berbagai fasilitas umum. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendorong perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan di lingkungan kerja maupun masyarakat.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momen penting untuk memperkuat kesadaran dan keterlibatan pegawai dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Salah satu program yang terus dijalankan secara konsisten adalah Clean Energy Day, yaitu gerakan penggunaan moda transportasi rendah emisi yang dilaksanakan setiap hari Jumat,” ungkapnya pada Selasa, 9 Juni 2026.
Melalui program tersebut, pegawai didorong untuk memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, menggunakan kendaraan listrik, maupun memanfaatkan transportasi umum. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon yang berasal dari aktivitas transportasi sehari-hari.
Hingga 5 Juni 2026, program Clean Energy Day tercatat telah memberikan kontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sebesar 2,2 ton CO₂. Selain itu, program tersebut juga menghasilkan penghematan bahan bakar minyak lebih dari 1.175 liter.
“Melalui Clean Energy Day, kami mengajak seluruh insan PLN untuk menjadi bagian dari perubahan. Langkah sederhana seperti memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan merupakan kontribusi nyata dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih,” ujar Chaliq.
Selain fokus pada pengurangan emisi, PLN UID Kaltimra juga melanjutkan program Bottle Up Challenge yang telah berjalan sejak 2025. Program ini mengajak pegawai untuk mengumpulkan botol plastik bekas melalui fasilitas drop box yang tersedia di berbagai unit kerja.
Hingga saat ini, sebanyak 92,23 kilogram botol plastik berhasil dikumpulkan dan disalurkan kepada mitra pengelola sampah, SPI Balikpapan. Selanjutnya, sampah plastik tersebut diolah kembali menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna melalui proses daur ulang.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan prinsip ekonomi sirkular yang menekankan pemanfaatan kembali material agar tidak berakhir sebagai limbah. Di sisi lain, kegiatan ini juga bertujuan membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab di lingkungan kerja.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN UID Kaltimra turut menggelar kegiatan bersih-bersih di sejumlah fasilitas umum. Dalam kegiatan itu, para pegawai terlibat langsung membersihkan area publik sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Menurut Chaliq, menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Ia menilai perubahan kecil yang dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi kualitas lingkungan di masa depan.
“Melalui beberapa aksi nyata ini, kami ingin membangun budaya peduli lingkungan yang tumbuh dari kesadaran setiap insan PLN. Kami percaya bahwa kolaborasi dan perubahan perilaku yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak positif yang besar bagi terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Chaliq.










Discussion about this post