• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Jember Prioritaskan Pertanian untuk Ketahanan Pangan

by SDGS Admin
10 April 2026
Jember Prioritaskan Pertanian untuk Ketahanan Pangan
18
SHARES
115
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jember, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Jember menempatkan sektor pertanian sebagai fokus utama pembangunan daerah guna mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah yang akan terus diperkuat hingga tahun 2026.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya untuk mengembalikan Jember sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Upaya tersebut juga diselaraskan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pangan di Indonesia.

BACA JUGA

Irigasi Rawa Semangga, Dukung Swasembada Pangan Papua Selatan

Irigasi Rawa Semangga, Dukung Swasembada Pangan Papua Selatan

10 Februari 2026
Program YESS Masuki Fase Keberlanjutan

Program YESS Masuki Fase Keberlanjutan

22 Desember 2025
Rektor Universitas Asahan Jalin Kerja Sama Industri Pertanian dengan PT Hijau Surya Biotechindo

Rektor Universitas Asahan Jalin Kerja Sama Industri Pertanian dengan PT Hijau Surya Biotechindo

27 Oktober 2025

Pada tahun 2025, sinergi antara anggaran pemerintah pusat dan daerah disebut mencapai titik tertinggi dalam sejarah sektor pertanian di Jember. Pemerintah daerah memastikan tren peningkatan anggaran tersebut akan terus berlanjut sebagai bagian dari program strategis.

“Ini adalah bentuk keberpihakan nyata pemerintahan Jember Baru kepada petani. Kami menghadirkan program konkret, bukan sekadar wacana,” ujar Fawait, Selasa (7/4/2026).

Salah satu program yang menjadi prioritas adalah Optimalisasi Lahan (Oplah) untuk meningkatkan produksi pertanian secara cepat dan terukur. Target luas lahan yang digarap melalui program ini juga mengalami peningkatan signifikan.

“Program Oplah lebih mendesak karena langsung berdampak pada hasil produksi petani dibandingkan pembangunan Jalan Usaha Tani,” kata Fawait.

Luas lahan yang sebelumnya mencapai 5.000 hektare kini diperluas menjadi 8.000 hektare. Dengan program ini, pemerintah berharap lahan yang sebelumnya hanya menghasilkan satu kali panen dalam setahun dapat meningkat menjadi dua hingga tiga kali panen.

Menurut Fawait, peningkatan produktivitas menjadi faktor utama dalam memperkuat sektor pertanian. Ia menilai pembangunan infrastruktur jalan pertanian tetap penting, namun harus didahulukan peningkatan hasil panen agar manfaatnya lebih maksimal.

“Kalau tidak ada hasil panen, jalan tani tidak punya fungsi. Maka prioritasnya Oplah terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain penguatan lahan, pemerintah daerah juga mendorong kemandirian kelompok tani dalam memproduksi pupuk organik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

“Kami ingin kelompok tani berdaya, sementara pemerintah fokus memastikan distribusi pupuk subsidi tepat sasaran,” pungkasnya.

Share7SendTweet5
Previous Post

BPSDMP Gandeng 10 Pemda, Perkuat SDM Transportasi Lewat Pembibitan Taruna Kemenhub

Next Post

Respons Aspirasi Masyarakat, Kementerian PU  Perbaiki Jalan Taan–Bela’–Kopeang di Mamuju

Next Post
Respons Aspirasi Masyarakat, Kementerian PU  Perbaiki Jalan Taan–Bela’–Kopeang di Mamuju

Respons Aspirasi Masyarakat, Kementerian PU  Perbaiki Jalan Taan–Bela’–Kopeang di Mamuju

Usaha Kue Rumahan Yulianti Tumbuh Berkat Ketekunan

Usaha Kue Rumahan Yulianti Tumbuh Berkat Ketekunan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026
ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

14 April 2026
IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.