• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Harga Plastik Naik Tekan UMKM Ini Penyebab dan Dampaknya

by SDGS Admin
4 April 2026
Harga Plastik Naik Tekan UMKM Ini Penyebab dan Dampaknya
30
SHARES
189
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Lonjakan biaya kemasan menjadi salah satu faktor yang menekan margin usaha, terutama bagi bisnis makanan dan produk kebutuhan harian yang sangat bergantung pada penggunaan plastik sebagai bahan utama kemasan.

Fenomena ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Secara fundamental, bahan baku utama plastik konvensional berasal dari minyak bumi dan gas alam. Ketergantungan tinggi terhadap energi fosil membuat harga plastik sangat sensitif terhadap fluktuasi harga minyak dunia serta gangguan rantai pasok global. Lebih dari 99 persen plastik konvensional diproduksi dari bahan fosil, sehingga ketika harga minyak mentah naik, biaya produksi plastik ikut terdorong.

BACA JUGA

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Pelatihan Anyaman Rotan Dorong Ekonomi Kreatif IKN

Pelatihan Anyaman Rotan Dorong Ekonomi Kreatif IKN

15 April 2026
Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali

Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali

12 April 2026

Dampaknya menjalar dari sektor hulu hingga ke pelaku usaha di tingkat hilir. Proses pembentukan plastik dimulai dari ekstraksi minyak mentah dan gas alam, kemudian melalui proses distilasi untuk menghasilkan nafta sebagai bahan dasar. Nafta selanjutnya diolah menjadi monomer seperti etilena dan propilena, sebelum diproses melalui polimerisasi menjadi biji plastik atau resin.

Biji plastik inilah yang menjadi bahan baku utama industri kemasan. Material tersebut kemudian dilelehkan dan dibentuk menjadi berbagai produk seperti kantong plastik dan botol melalui teknik manufaktur seperti injection molding dan ekstrusi. Karena posisinya sebagai bahan dasar, harga resin sangat menentukan harga produk akhir.

Ketika harga resin meningkat, produsen kemasan akan menyesuaikan harga jual, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap biaya operasional UMKM. Di pasaran, terdapat dua jenis biji plastik yang umum digunakan, yaitu biji plastik virgin yang berasal langsung dari minyak bumi dengan kualitas tinggi, serta biji plastik daur ulang yang lebih terjangkau namun memiliki kualitas yang bervariasi.

Kenaikan harga plastik menciptakan efek domino yang dimulai dari kenaikan harga minyak, berlanjut pada peningkatan biaya produksi resin, hingga akhirnya mendorong kenaikan harga kemasan. Kondisi ini membuat biaya operasional UMKM semakin besar, terutama bagi usaha dengan volume produksi tinggi.

Sebagai alternatif, bioplastik mulai dilirik sebagai solusi jangka panjang. Material ini berasal dari bahan nabati seperti jagung, singkong, dan tebu, serta dinilai lebih ramah lingkungan dan terbarukan. Namun, hingga saat ini harga bioplastik masih relatif lebih tinggi dibandingkan plastik konvensional.

Secara keseluruhan, kenaikan harga plastik mencerminkan struktur industri yang masih bergantung pada energi fosil. Selama ketergantungan ini belum berkurang, fluktuasi harga diperkirakan akan terus terjadi. Bagi pelaku UMKM, memahami rantai produksi plastik menjadi langkah penting dalam menyusun strategi adaptasi, mulai dari efisiensi penggunaan kemasan hingga inovasi desain yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.

Share12SendTweet8
Previous Post

JW Marriott Surabaya Hadirkan Cita Rasa Hungaria Lewat Flavors Beyond Borders

Next Post

SATU Indonesia Awards 2026 Dorong Aksi Generasi Muda

Next Post
SATU Indonesia Awards 2026 Dorong Aksi Generasi Muda

SATU Indonesia Awards 2026 Dorong Aksi Generasi Muda

PBMB Dirikan Posko Layanan Kendaraan di Besakih

PBMB Dirikan Posko Layanan Kendaraan di Besakih

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026
Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

20 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.