• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
17 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali

by SDGS Admin
12 April 2026
Onboarding UMKM Rahayu Dorong Digitalisasi Usaha Bali
31
SHARES
191
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bali, Kabar SDGs – Bank Indonesia Provinsi Bali menggelar kegiatan Onboarding UMKM Rahayu pada 9–10 April 2026 di Meru Sanur sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.

Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Bali, Roland D Parluhutan, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pendampingan intensif selama satu tahun bagi UMKM terpilih agar menjadi binaan Bank Indonesia dengan fokus pada penguatan digitalisasi. “Rahayu” sendiri merupakan singkatan dari Rintis, Akselerasi, dan Hebatkan Daya Saing UMKM yang juga bermakna sejahtera.

BACA JUGA

UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

16 Oktober 2026
Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

5 Oktober 2026
50 Produk UMKM Pekanbaru Dikurasi Indomaret

50 Produk UMKM Pekanbaru Dikurasi Indomaret

20 September 2026

Ia menyebut kegiatan ini sebagai rangkaian terstruktur yang bertujuan mendorong UMKM untuk bertransformasi ke arah digital, mulai dari memahami hingga mengadopsi teknologi guna meningkatkan penjualan secara daring. “Kami menghadirkan narasumber professional dan juga dari enterpreneur akademi. Kami harap UMKM bisa menggali lebih dalam dari narasumber. Selain mendapatkan ilmu, juga pengalaman,” ujarnya.

Selain mendorong digitalisasi, program ini juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan UMKM menembus pasar ekspor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju agenda Bali Jagadhita 2026 yang akan digelar pada Juni mendatang, dengan mengusung tiga pilar utama yakni perdagangan, pariwisata, dan investasi sebagai fondasi penguatan ekonomi daerah.

Dari sisi kebijakan nasional, Dirjen Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengungkapkan bahwa jumlah UMKM di Indonesia telah mencapai 56 juta unit dan terbukti mampu bertahan bahkan saat pandemi Covid-19. Kontribusinya terhadap perekonomian nasional pun signifikan, dengan sumbangan 60,5 persen terhadap PDB, penyerapan tenaga kerja mencapai 97 persen, serta kontribusi ekspor sebesar 15,7 persen. “Jika dibandingkan dengan Thailand, UMKM Indonesia 18 kali lebih banyak. DIbandingkan Malaysia, 50 kali lebih banyak. Bahkan dengan Vietnam 80 kali lebih banyak,” kata Riza.

Namun demikian, ia mengakui berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari tingginya biaya produksi hingga keterbatasan akses pasar, kemitraan, produktivitas, dan teknologi. “Biaya produksi yang tinggi, terbatas pemasaran, pasar, kemitraan, termasuk produktivitas dan teknologi,” imbuhnya.

Menurutnya, transformasi ekosistem UMKM terus didorong secara terintegrasi, termasuk melalui legalisasi dan sertifikasi usaha untuk membuka akses pasar yang lebih luas, serta dukungan pembiayaan sebagai faktor kunci pengembangan usaha. “Legalisasi dan sertifikasi usaha, bukan lagi soal kepatuhan, tapi cara mendapatkan akses pasar lebih luas,” kata Riza.

Ia juga memaparkan bahwa hingga 8 April 2026, penyaluran pembiayaan kepada UMKM di Bali telah mencapai Rp2,96 triliun, dengan 65,8 persen di antaranya mengalir ke sektor produksi. Hal ini dinilai berdampak positif dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Transformasi UMKM, lanjutnya, turut diperkuat melalui keterlibatan dalam rantai pasok, digitalisasi pemasaran, serta pendampingan berkelanjutan. “Transformasi ini juga mendorong terciptakan wirausaha unggulan yang mampu menghasilkan produk yang inovatif, kreatif, dan memberikan nilai tambah,” kata Riza.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Bali, Luh Aryani, menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 448 ribu UMKM di Bali yang masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan literasi, akses pembiayaan yang belum optimal, standar kualitas, hingga akses pasar ekspor.

Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM yang terlibat, terutama dalam meningkatkan literasi digital dan kemampuan bersaing di pasar global. “Saya berharap, kegiatan ini memberikan pengetahuan bagi UMKM yang hadir, bisa mendorong literasi, go online, go ekpor, termasuk berkolaborasi. UMKM yang hadir adalah yang sudah pra onboarding. Artinya, UMKM ini sudah terpilih,” kata Aryani.

Dengan adanya pendampingan berkelanjutan, pelatihan, serta kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, ia optimistis UMKM Bali dapat berkembang menjadi lebih tangguh dan kompetitif. “Pelatihan dna pendampingan ini mendorong UMKM Bali untuk maju dan naik kelas,” kata Aryani.

Share12SendTweet8
Previous Post

Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

Next Post

Grace Simon Tampil Hangat di Panggung Intimate Denpasar

Next Post
Grace Simon Tampil Hangat di Panggung Intimate Denpasar

Grace Simon Tampil Hangat di Panggung Intimate Denpasar

Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya Capai 45 Persen, Ditargetkan Selesai Juni 2026

Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya Capai 45 Persen, Ditargetkan Selesai Juni 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pertamina Tingkatkan Layanan BBM Untuk Percepat Pemulihan Di Bali

Pertamina Tingkatkan Layanan BBM Untuk Percepat Pemulihan Di Bali

17 Oktober 2026
Rumah Sakit Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi

Rumah Sakit Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi

16 Oktober 2026
Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

Pesta Adat Nondoi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif PPU

16 Oktober 2026
UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

UMKM Binaan EMP Pamerkan Produk Unggulan di Helat Pelalawan 2026

16 Oktober 2026
Mahasiswa UIN Suska Riau Pelajari Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program CSR PHR

Mahasiswa UIN Suska Riau Pelajari Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program CSR PHR

16 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3819 shares
    Share 1528 Tweet 955
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4109 shares
    Share 1644 Tweet 1027
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3811 shares
    Share 1524 Tweet 953
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3756 shares
    Share 1502 Tweet 939
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3720 shares
    Share 1488 Tweet 930

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.