Probolinggo, Kabar SDGs – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Utama Surabaya Kusuma Bangsa menyalurkan bantuan pembangunan sumur bor di Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Program ini menjadi bagian dari BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digagas BKKBN.
Pencanangan program dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan BKKBN Jawa Timur. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, H. Ugas Irwanto, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma, serta Sekretaris BKKBN Jawa Timur, Ghana Reynaldi Pasca Surya. Dari pihak BRI, hadir Pinca BRI Kusuma Bangsa, Yanri Eka Putra, dan Pinca BRI Probolinggo, Arya Agusta.
Sekretaris BKKBN Jawa Timur, Ghana Reynaldi, menyebut angka stunting di Kabupaten Probolinggo masih cukup tinggi. “Secara nasional prevalensi stunting tercatat 19,8 persen, sementara di Jawa Timur 14,7 persen. Namun di Kabupaten Probolinggo masih mencapai 26,3 persen,” ujarnya, Senin (6/10/2025).
Ia menegaskan, pencegahan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan banyak pihak. Melalui program GENTING, perhatian difokuskan pada keluarga berisiko stunting, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Air yang tidak layak konsumsi bisa menyebabkan diare dan infeksi. Kondisi ini menghambat penyerapan gizi yang berisiko menimbulkan kekurangan gizi kronis. Dengan adanya penyediaan air bersih, kesehatan keluarga terutama ibu dan anak diharapkan lebih terjamin,” jelas Ghana.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Surabaya Kusuma Bangsa, Yanri Eka Putra, mengatakan bahwa pembangunan sumur bor di Probolinggo merupakan proyek pertama dari lima rencana bantuan serupa di wilayah tersebut. “Lewat CSR, BRI hadir menyediakan sumur bor dan sarana air bersih di Kabupaten Probolinggo. Ini tindak lanjut komunikasi kami dengan BKKBN sejak April 2025,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama lintas sektor seperti ini penting untuk membangun generasi masa depan yang sehat dan kuat. “Semoga langkah bersama ini bisa melahirkan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tutup Yanri.
Program penyediaan sumur bor tersebut diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan akses air bersih dan menekan angka stunting di Kabupaten Probolinggo.












Discussion about this post